Thursday, 8 December 2016

Gala Premiere Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (with Movie Review)



Assalaamualaikum, 

Hari sabtu lalu saya mendapatkan undangan ke Gala Premiere Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (BTDLA 2) dari Indonesia Hijab Blogger. Acaranya berlangsung di XXI Plaza Indonesia pukul 18.30.

BTDLA 2 ini adalah sekuel dari film sebelumnya, Bulat Terbelah di Langit Amerika, dan diangkat dari novel berjudul sama karya Hanum Rais dan Rangga Almahendra. Karena sebelumnya saya sudah pernah membaca novelnya dan nonton BTDLA 1, saya jadinya cukup penasaran dengan alur cerita dari sekuel yang kedua ini. 


Press Conference bersama para pemain dari film BTDLA 2.

Jika BTDLA 1 membahas tentang pertanyaan "Would the world be better without Islam?",  dan bagaimana Hanum (Acha Septriasa) dan Rangga (Abimana Aryasatya) menyusuri kota New York demi menggali kisah serta meluruskan persepsi yang kurang baik mengenai Islam setelah 9/11, maka BTDLA 2 ini sedikit menggali kisah yang lain.

Diceritakan bahwa Hanum dan Rangga pergi ke San Fransisco untuk program hamil. Tidak itu saja, kali ini Hanum punya misi baru dari Gertrude, bosnya di media massa tempatnya bekerja, untuk menelusuri pertanyaan baru; "Apakah muslim penemu Amerika?".

Pertanyaan ini yang pada akhirnya membawanya kepada Peter Cheng (Boy William) seorang penadah barang curian. Dari sini Hanum mulai terlibat dengan sekumpulan orang cina yang menguak cerita baru mengenai penemuan Amerika sebelum Christopher Columbus. Hanum juga mengalami dilema antara bonus yang diberikan oleh bosnya dan idealismenya sebagai seorang muslim. 

Sebagaimana BTDLA 1, BTDLA 2 juga tidak hanya berpusar di sekitar tokoh Hanum dan Rangga saja, tapi juga ada cerita lanjutan mengenai hubungan Stephan (Nino Fernandez) dan Jasmine (Hannah Al Rashid). Saya sih suka banget tiap Stephan dan Jasmine muncul, soalnya aktingnya lucu banget. Menurut saya Nino Fernandez akting bagus di sini. Tiap muncul seisi bioskop dibikin ketawa. 

Oiya, di sekuel ini kita juga bertemu kembali dengan Azima atau Julia Collins (Rianti Cartwright) dan anaknya Sarah Collins. Bedanya, dulu Azima dan Sarah berusaha mencari jawaban apakah suaminya seorang teroris. Sementara kali ini Azima dan Sarah berusaha memperbaiki hubungan dengan sang ibu (Ira Wibowo) yang membencinya setelah kejadian 9/11.

Bagaimana sih cerita Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 ini berakhir? Ah, saya nggak mau spoiler. Tonton aja yah,  mulai Kamis 8 Desember 2016. di bioskop-bioskop kesayangan :D. 





Dapet goodiebag dari Mustika Ratu.

Bersama Witha dan Yeye.
Poto dulu sama bocil.
Maacih ya Bebe uda nemenin Mama :*.
Jam 22 Bocil uda ngantuk kecapean xD.

Wassalaamualaikum.

Friday, 11 November 2016

Jalan-Jalan ke IPB Dramaga



Assalaamualaikum,

Hari ini saya mau cerita jalan-jalan enggak sengaja beberapa waktu lalu ke Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga. Kenapa enggak sengaja? Karena sebenernya ini bukan acara jalan-jalan, tapi nemenin adek tes masuk universitas. Hahahaha. Si adek mau lanjutin sekolah, tes di IPB dan UI Depok. Ternyata keterima di UI. Alhamdulillah deket banget dari rumah kan. Kalo di IPB mungkin kudu ngekos anaknya.

Jadi ceritanya pagi itu kita berangkat jam 5.30 dari Depok karena ngejar waktu ujian yang dimulai pagi. Nyampe sini jadi inget masa-masa kuliah. Yah, kalo maen ke UI juga sama sih inget masa kuliah. Hahahaha. 

Tapi IPB ini emang rindang. Soalnya pas nyampe sana si Bebe kan masih bobo. Pas kebangun dia lihat banyak pepohonan. Dia nanya kita lagi di mana. Kita jawab kita lagi di jungle. Eh, dia mikirnya kita lagi main ke Taman Safari xD. Rindangnya sama ya. Adem. 

Hari masih pagi. Si Aunty udah masuk ruangan ujian dan kita mutusin keliling kampus lalu parkir dan jalan-jalan. Enak deh jalan-jalan pagi gini, sejuk.


Karena masih sepi, asyik juga main kejar-kejaran. Atau lebih tepatnya, bocilnya doang yang lari, Emaknya males karena pake sendal 5cm xD.






Beranjak agak siangan, mulai capek juga kita jalan. Perut juga mulai krucuk-krucuk belum sarapan. Akhirnya kita jalan keluar kampus nyari makanan. Berhubung masih pagi, jadi banyak tempat yang belum buka. Akhirnya kita iseng belok di Yogya Dept. Store Dramaga. Tokonya masih sepi karena baru buka.

Naik ke lantai dua, ternyata ada tempat makan yang interiornya kece banget! Pencahayaannya juga bagus banget buat foto-foto. Ga nahan kan jadinya pengen foto. Hihihi.





Tempatnya enak banget dan bersih. Selain itu makanannya juga murah meriah. Cireng bumbu rujak ini, harganya cuma Rp 15.000,-. Murah banget yah. Padahal kalau beli cireng ini mentahnya aja 15 ribu. Hihihihi.

Cireng hangat. 
Kami juga pesan seblak pedas. Porsinya besar, harganya pun sama murah. Kalau tidak salah Rp 12-15 ribu.

Seblaknya pedess...
Enggak nyangka juga sebenernya ada tempat bersih, kece, dan makanannya murah begini. 

Waktu udah menunjukkan pukul 11.30, jadi udah waktunya jemput si Aunty yang selesai tes jam 12.00. Pulangnya kami makan siang di Warung SS Dramaga. Tapi udah ga sempat foto lagi karena cape dan kelaparan. Maklum jalanan di Dramaga ini ternyata macet juga kalo siangan. Hahahaha. Kapan-kapan kalo main ke dramaga boleh kayaknya makan di sini lagi :D.


Wassalaamualaikum.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...