Sunday, 14 May 2017

Weekend Project: (DIY) Bikin Monster Kardus bersama Dancow Advanced Excelnutri+




Assalaamualaikum,

Enggak terasa, si Bebe sekarang sudah menginjak usia 6 tahun. Rasanya baru kemarin masuk sekolah TK. Eh, sekarang sudah mau SD. Banyak perkembangannya yang meningkat di usia ini. Sudah bisa membedakan dua bahasa (Indonesia dan Inggris), sudah bisa mengungkapkan pendapat dengan lebih runtut, berani tampil di depan umum, lebih mandiri saat makan, tidur atau membersihkan diri, belajar menghapal surat-surat Al-Quran di juz 30, bisa membaca, menari, menulis surat dan juga menggambar. 

Alhamdulillah banyak perkembangan baik yang saya lihat. Meski tentu saja, masih banyak pekerjaan rumah sebagai orang tua yang harus dilakukan. Di usia ini anak juga cepat bosan dan sering mencari tantangan yang lebih tinggi yang dia bisa taklukkan. Sebagai orang tua kita juga harus lebih pandai menstimulasi perkembangan motorik halus dan motorik kasarnya. Termasuk memberikannya nutrisi yang cukup selama pertumbuhannya agar ia berkembang optimal. 

Nah, kebetulan beberapa waktu lalu saya menerima paket dari Dancow. Paketnya cukup besar dan berisi dua kotak hitam dengan pita kuning emas yang cantik.




Di paket pertama, ada satu kotak susu Dancow Advanced Excelnutri+,  sebuah Diary perkembangan si kecil, beserta informasi mengenai susu pertumbuhan dan perkembangan anak dari tahun ke tahun. Wah, berguna banget nih informasinya. Saya share di sini ya,

Usia Pertumbuhan 1-3 Tahun : Si kecil mulai aktif bergerak dan berjalan. Ukuran otaknya mencapai 80% di awal kehidupan hingga usia 2 tahun. Dancow 1+ dengan Lactobacillus Rhamnosus, serat pangan inulin, dan minyak ikan. Lindungi si kecil agar bebas bereksplorasi supaya tumbuh kembangnya optimal. 

Usia Pertumbuhan 3-5 tahun   : Si kecil mulai merespon serta bisa menentukan pilihan. Ukuran otaknya mencapai 90% di usia 6 tahun. Stimulasi si kecil agar ia dapat belajar bersosialisasi dan berkreasi dengan optimal. Dancow3+ 3-5 tahun dengan minyak ikan sumber DHA serta LA-ALA. 

Usia Pertumbuhan 5-12 tahun   : Si kecil mulai bereksplorasi dan berkegiatan di luar ruangan. Pertumbuhannya pun cepat di masa ini. Dukung proses belajar si kecil memasuki dunia sekolah. Dancow 5-12 tahun dengan protein dan kalsium.

Di dalam diary, kita bisa menemukan halaman-halaman yang kita isi mengenai pertumbuhan anak kita dari tahun ke tahun lho. This is so exciting!



Di kotak ke dua, ada jaket kuning yang cukup tebal dari Dancow. Cocok banget untuk beraktivitas di luar seperti jalan pagi atau trekking.












Ternyata, Dancow Advanced Excelnutri+ ini merupakan susu pertumbuhan inovasi baru dari Dancow. Dengan lebih dari 3X Lactobacillus Rhamnosus,  bakteri baik yang dapat mendukung daya tahan tubuh si kecil di dalam saluran cernanya. 

Nah, kalau nutrisinya baik dan dapat mendukung daya tahan tubuh anak, rasanya cocok banget untuk anak-anak usia si Bebe yang sedang senang-senangnya mengeksplorasi motorik halus dan motorik kasarnya. Karena kadang kita suka takut anak kita saat eksplorasi kena hujan, kena panas, atau enggak sengaja nelan sesuatu yang harusnya enggak boleh dimakan. Yah, namanya juga anak-anak kan ya. 


Ngomong-ngomong soal melatih motorik anak, Si Bebe dua tahun terakhir ini senang banget menggambar. Melatih motorik anak itu tentu lebih menyenangkan jika sesuai dengan apa yang diminatinya. Awalnya sih dia senang coret-coret di kertas. Setelah itu kami memang selalu menyediakan satu rim kertas di ruang tengah agar ia bisa mengakses kertas dan alat tulis serta menggambar kapan pun ia mau. Walaupun awalnya hanya coret-coret tanpa makna, tapi sebenarnya ia sedang melatih jemarinya. Ia juga sedang menumpahkan ide dan imajinasinya serta melatih konsentrasi. 

Makin lama gambarnya makin memiliki makna. Ia juga makin sering menulis surat buat teman-temannya. Awalnya hanya berisi gambar, tapi setelah mengenal huruf ia jadi sering menambahkan tulisan. Misalnya: Buat Mama, Buat Papa, Buat Bu Eka, sampai liburan kemarin ia menulis surat buat 12 teman perempuannya di kelas xD. Kadang tulisannya pakai lope-lope segala. Hihihi.

Setelah terampil pegang pensil, medianya mulai beralih ke krayon, dan sekarang mulai diperkenalkan memakai kuas dan cat. Dia seneng banget bisa main cat. Kalo dulu main cat pakai tangan, kalo sekarang pengennya pakai kuas. Udah bisa teratur mengeluarkan cat, menyiapkan keperluan melukis, ambil air, sampai mencuci sendiri palet cat yang sudah dipakai di kran. 

Nah, ceritanya beberapa waktu lalu saya pulang belanja dari sebuah hipermarket. Belanjaannya dipak menggunakan kardus bekas. Sampai rumah si Bebe bantuin Mamanya ngeluarin barang-barang dan lalu dia mulai bermain-main dengan kardus itu. Awalnya ia iseng membuat sebuah lubang untuk tempat matanya mengintip. Lama-lama dia taruh si kardus di kepala dan bilang dia jadi monster sambil mengeluarkan bunyi,"Grrr... Raaaar..." sambil hilir mudik.

Akhirnya mamanya gatel juga liatnya. Jadi saya ajak dia bikin monster sekalian pakai kardus. Hihihihi. Nah, ini dia bahan-bahan yang kami pakai. Sebuah kotak kardus bekas, cat poster besar warna kuning untuk mengecat permukaan kardus, cat poster kecil buat melukis wajah monsternya, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk melukis seperti palet dan kuas.



Pertama, kita bikin matanya dulu ya. Karena membuat lubang pada kardus cukup sulit buat anak-anak, saya cukup memberikan bolpoin untuk membuat lubang pada mata. Ternyata membuat lubang dengan bolpoin ini cukup mudah, tinggal ditancapkan berkali-kali dan lama-lama akan terbentuk lubangnya.

Mimik wajahnya kalau lagi konsentrasi. Persis emaknya xD.

Nah, kalau sudah dilubangi, kita tinggal cat kardusnya memakai cat poster. Awalnya si Bebe menggunakan kuas kecil, tapi ternyata bikin pengerjaannya lama. Akhirnya dia mulai menggunakan jari-jarinya,



Tapi ternyata pakai jari juga lama, akhirnya Papa ngasih kuas cat agak besar yang biasa dipakai buat ngecat kayu. Hahahaha. Jadinya selesai lebih cepat dan lebih rata.




Nah, kalau sudah dicat dan diratakan, tinggal kita jemur deh sampai kering.



Untungnya siangnya matahari cukup panas, jadinya cepet kering deh catnya. Sekarang tinggal menggambar wajah si monster. Si Bebe bikin monster yang wajahnya ramah. Hahaha.



Panas-panas tapi tetep happy kalo diajakin ngelukis :D.
Nah, ini dia monsternya setelah jadi. Si Bebe seneng banget hilir mudik sambil ngeraung kayak monster. Hahaha. 




Ah ya, tips dari saya, saat anak mengembangkan kemampuan motorik halusnya, sebaiknya bebaskan anak untuk berkreasi. Walaupun mungkin hasilnya tidak sebagus yang kita inginkan, tapi kita jadi tahu fitrahnya seperti apa dan bagaimana ide-idenya berkembang. Kita hanya menemani dan menolong saat dibutuhkan saja. Misalnya saat ia bingung atau mulai lelah. 

Masa kanak-kanak itu kan ga akan terulang. Jadi mendukung dia lebih mengeksplorasi minatnya adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Kalau agak kotor atau panas-panasan sedikit sih enggak usah khawatir. Kita bisa membantunya dengan memberikan nutrisi terbaik dan pengaturan waktu agar istirahatnya cukup. Yuk, Bunda. Katakan #IyaBoleh untuk selalu mendukung pertumbuhannya agar ia menemukan potensi terbaiknya. 

Yang ingin lihat DIY ini di video, boleh liat video di bawah ini ya caranya :).

Wassalaamualaikum.

Sunday, 16 April 2017

My Pregnancy Diary: Cerita (Lewat) Trimester Satu



Assalaamualaikum,

Enggak terasa minggu ini sudah menginjak usia kehamilan 16 minggu. Jadi sebenarnya post ini udah lewat dari trimester satu. Tapi ya enggak apa-apalah ya. Hehehehe.

Trimester pertama gimana? Di kehamilan ke dua ini mual muntahnya luar biasa. Enggak ada deh yang namanya morning sickness, karena sepanjang hari juga mual xD. Perut kembung sepanjang hari, sering keras seperti diisi gas. Kalau udah begini biasanya pusingnya udah sampe ke ubun-ubun dan pengen nangis. Makan pun enggak bisa banyak karena kalau terlalu banyak malah tambah mual. 

Padahal kehamilan pertama dulu muntahnya hampir tiap hari. Tapi ternyata mual terus menerus itu lebih menderita daripada muntah pagi hari, sodara-sodara. Pakai celana pun maunya yang super longgar pinggangnya karena terlalu ketat bikin mual. 

Intinya sih segala hal sih yang bikin mual. Dari ikatan sabuk pengaman, minum air putih, angin dari AC, angin dari pintu yang terbuka, kelamaan di mobil, kelamaan posisi tidur, kelamaan di ruang tertutup, nyium bau parfum, nyium bau nasi lagi dimasak, bau asap kendaraan (apalagi diesel) pokoknya intinya semua bikin serba salah. Hahahaha. 

Untuk perut kembung ini dokter memberikan saya obat kembung, namanya Inpepsa. Tapi seringkali setelah diminum yang ada malah saya jadinya muntah-muntah. Mungkin karena udaranya keluar.



Selain mual terus, saya juga sering ngalamin perubahan tekanan darah jadi rendah. Jadi berbaring harus dengan dua bantal dan tidur terlalu lama juga bikin kepala pusing. Setelah sujud dalam shalat , lalu ganti posisi berdiri kepala juga pusing. Duduk dengan menyender ga nyaman, ga nyender juga pegel. Hahahaha xD.

Yang lucu saat saya nekad pengen mudik ke Tasik sebulanan lalu, di jalan macet luar biasa. Saya sampe nangis di mobil saking pusingnya. Itu perjalanan mudik yang kayaknya ga ada enak-enaknya. Sampe Tasik biasanya happy kalo ketemu bakso sama nasi Tutug Oncom. Ini yang ada malah mual. Dan akhirnya kemana-mana selama mudik bawa kantong keresek karena muntah beberapa kali. Sedih lah pokoknya T_T.

Selama trimester pertama ini yang paling kasian ya suami. Karena saya maunya macem-macem, dan enggak maunya macem-macem pula.  Pulang kantor biasanya udah nanya, "Mau nitip apa?" karena udah tau istrinya suka aneh-aneh. Pernah minta beliin baso tahu sama keripik pedas. Sampe rumah ternyata sambal kacang di baso tahunya kemanisan, udah gitu diminta beliin keripik pedas belinya keripik sanjay yang ala Padang itu. Padahal saya maunya keripik pedas kayak Ma Icih. Istrinya manyun ga mau makan xD.

Akhirnya dianya mau makan apa? Trus saya minta dibeliin Sate Padang yang di Griya Asri, kalo enggak Mi Ayam di sebelahnya. Tapi ternyata malam-malam tukang dagangnya udah ga ada sodara-sodara. Jadinya suami eke bingung. Akhirnya dia inisiatif cari tukang Sate Padang ke jalan Raden Saleh, dan kebeneran depannya ada yang jual Mi Ayam Bangka halal. Jadi daripada istrinya merepet dibelilah dua-duanya. Ternyata sampai rumah, Mi Bangka nya enak dan sate padangnya sama-sama enak. Tapi seperti biasa saya cuma makan dikit. Satenya cuma dimakan dua biji, mi bangkanya ga habis sepertiganya. Sisanya Hubby yang ngabisin. Wkwkwk.

Pernah juga saya minta dibeliin donat karena ga mau makan nasi. Sampe toko donat, karena takut salah, Hubby moto-motoin dulu donatnya sambil nanya mau yang mana. Baik banget kan ya suami akuh. Tapi pas request, ternyata yang direquest semuanya abis karena diambil orang. Istrinya manyun karena yang dimauin ga ada semua. Pokoknya banyaklah momen-momen begini begitu selama trimester pertama. Makasih ya, Hubby, udah bersabar menghadapi bumil yang banyak maunya ini :*.

Lalu sekitar dua minggu lalu saya ngobrol sama Mamah di telepon. Beliau mengingatkan sebentar lagi puasa, saya memang masih punya hutang puasa tahun lalu. Duh lagi pusing begini diajakin puasa. Tapi kalau diulur-ulur juga puasa kan sebentar lagi ya. Enggak enak kalau masih punya hutang puasa. Akhirnya saya puasa esok harinya.



Di luar dugaan, ternyata saya malah merasa lebih sehat saat puasa. Memang sih menjelang sore rasanya lemes dan haus banget, tapi saya hari itu benar-benar berkurang mualnya. Sepertinya puasa bikin gas di perut saya kabur entah kemana. Hehehehe. 

Keesokan harinya saya enggak puasa, tapi saya merasa lebih baik. Lalu minggu itu saya kecapean karena banyak aktivitas. Jadi saya kembali mual-pusing lagi. Tapi kemudian entah bagaimana semingguan ini saya merasa lebih baik. Sudah bisa merasa lapar dan makan dengan nikmat. 



Seingat saya, pertama kali makan enak itu waktu suami gorengin telor dadar malem-malem.  Kata dia, "Iyalah bikinnya pake cinta." Wkwkwk. Silakan muntah berjamaah.

Walaupun belum bisa makan terlalu banyak, tapi sekitar seminggu ini makan martabak udah berasa martabak, makan buah-buahan ga terasa mual. Tentunya beberapa makanan masih saya hindari karena terasa atau tercium aromanya enggak enak. Tapi minimal sekarang saya bisa enjoy makan nasi sama telor goreng. Sekarang saya juga sudah mulai mau dandan lagi. Enggak setiap hari, kadang masih pusing juga. Tapi at least saya ngerasa enakan.


16 weeks bump.

Alhamdulillah, di minggu ke 16 ini saya udah ngerasa lebih baik. Moga-moga terus lebih baik dan ga balik lagi mual-mualnya. Soalnya ngeri juga kalau masih mual-mual. Bentar lagi kan puasa. Maunya sih sehat-sehat saja biar bisa ikutan puasa, seperti waktu hamil pertama dulu. Lagipula sebentar lagi lebaran dan mudik lebaran itu kan macetnya luar biasa. Jangan sampai deh nanti nangis di jalan lagi karena macet. Amannya sih cari tiket kereta murah dari sekarang. Jadi kalau tetiba terjadi sesuatu bisa mudik naik kereta aja.

Oiya, sekarang Si Bebe lagi manis banget. Dia seneng banget mau punya adik. Jadi sering peluk-peluk perut mamanya. Dia seneng bentar lagi ada temennya. Tapi lucunya akhir-akhir ini si Bebe nempel banget sama Papanya. Iya, biasa juga emang nempel. Tapi akhir-akhir ini sering mendominasi waktu Papanya. Kalo duduk ga bisa jauh. Nonton Lord of The Rings ditemenin, nonton bola ditemenin, padahal sepanjang nonton nanya-nanya terus ga selesai-selesai. Mamanya? Mamanya mah ga nemenin, udah tepar ketiduran xD.

Ini rekaman USG bulan lalu. walaupun bukan pertama kalinya hamil, tetep aja ya amazing rasanya. Mengetahui bahwa ada anak kecil yang hidup di dalam rahim kita. Sehat-sehat ya, Dek, di dalam sana. Sampai waktunya kamu lahir nanti. Aamiin... :*.




Wassalaamualaikum.






You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...