Thursday, 9 March 2017

Unboxing Paket Clear Sakura Fresh dari Home Tester Club

Assalaamualaikum, 


Dari judulnya saja udah ketahuan ya kayaknya kalau saya hari ini mau sharing tentang unboxing paket dari #HomeTesterClubID. Kali ini saya mendapatkan paket Clear Sakura Fresh.

Jadi begini ceritanya. Beberapa waktu lalu saya mendaftar di Home Tester Club ID. Website ini menyediakan brand-brand tertentu untuk kita review. Kebetulan yang saya dapatkan kali ini adalah Clear Sakura Fresh. Penasaran banget dengan shampo yang satu ini, karena katanya wanginya lembut banget. 

Sekitar tiga hari yang lalu, paket Clear Sakura Fresh ini sampai di rumah. Kemasan  box dari Home Tester Club-nya ini cantik banget :).

Boxnya lucuuk :).
Nah, sekarang, yuk kita unboxing paketnya!
Ada shampoo Clear Sakura Fresh botol, kemasan sachet yang banyak, dan sisir kayu mungil yang enak banget dipake nyisir setelah keramas. Wah, enggak tanggung-tanggung jumlahnya buat persediaan shampo di rumah. Hihihi.

Nah, jadi penasaran kan pengen nyobain produknya ini. 



Setelah saya coba, Clear Sakura Shampo ini ternyata memberikan sensasi wangi lembut bunga sakura dan meninggalkan rasa yang segar. Lembutnya nggak bikin rambut terlalu lepek, tapi juga enggak bikin rambut terlalu kering. Jadi cocok banget buat saya. Saya paling enggak suka shampo yang bikin rambut malah kelihatan lepek.

Shampoo Clear Sakura Fresh ini kan shampo anti dandruff alias shampo anti ketombe, jadi cocok banget buat saya yang berhijab. Maklum kadang saya nggak punya waktu untuk mengeringkan rambut dengan sempurna sebelum memakai hijab. Terutama jika keramas di pagi hari. 


Kalau kamu sudah cobain Clear #SakuraFresh belum? Yuk daftar di Home Tester Club ID supaya bisa mendapatkan produk gratis seperti saya. Kamu tinggal sign up menggunakan Facebook, twitter, atau email di bit.do/ClearSakura dan dapatkan produk gratisnya :D.

Nah, selamat mencoba ya! :). #FreshHairDay



Wassalaamualaikum.

Wednesday, 1 March 2017

Just An Update and Pregnancy News

Assalaamualaikum,

I think it's been a veeery long time time since my last post. Hahahaha. 

Beberapa bulan terakhir ini saya harus juggling mengurusi banyak hal. Sejak jadi anggota komite sekolah, saya baru sadar bahwa ternyata tugasnya luar biasa. Selalu ada event di setiap bulan, pengajian tiap 2 minggu (which is saya masuk seksi dakwah), dan hal-hal lain yang berkaitan dengan sekolah seperti menengok orang tua murid, guru, atau pegawai sekolah yang sakit keras/kecelakaan. Ada saja yang harus diurus dari mulai goodiebag anak-anak, jualan tiket seminar, dll. Capek sih, tapi menyenangkan. Saya juga memang memilih enggak punya ART di rumah, jadi semua pekerjaan sehari-hari di rumah banyak menyusul setelah urusan di sekolah selesai. Si Bebe juga sudah 6 tahun, jadi sekarang sudah harus kasi ekstra perhatian masalah ibadah dan aktivitasnya. Karena bentar lagi udah mau jadi anak SD. Anakku uda gedee ternyata T_T. 

Konsekuensinya, banyak hal yang berhubungan dengan blogging, terutama event di weekday yang enggak bisa saya hadiri. Mengingat waktu tempuh dari rumah ke venue event juga bisa sampai 2 jam sendiri, belum lagi pulangnya kalau di atas jam 4 biasanya sudah keburu macet. Kadang bisa 3-4 jam sampai rumah jika ditambah waktu untuk shalat maghrib. Lama kelamaan saya merasa waktunya tidak efektif lagi. Sampai rumah pekerjaan rumah tangga sudah menumpuk, enggak ada yang masak, dan saya kecapaian. Jadi sebisa mungkin saya memilih event yang saya hadiri hanya di weekend saja.

Saya sering kangen juga dengan blogging dan hadir di event. Tapi saya pikir mungkin tahun ini prioritas saya si bocil dulu. Saya ingin mendampingi dia lebih sering dan saya tidak bisa melakukannya kalau saya kelelahan. Jadi sekarang, waktu me time sebisa mungkin saya lakukan di pagi hari saat bocil sekolah. Saya juga sekarang berusaha untuk tidak terlalu mengikuti social media. Saya akui saya masih cek socmed beberapa teman dekat dan influencer yang saya follow, tapi sekarang saya sudah enggak kecanduan socmed. Kalau dulu kayaknya wajib banget post di socmed, hampir setiap hari, sekarang udah enggak. Hahahaha. 

Oiya, awal januari lalu juga saya mulai hidup sehat. Mulai mengurangi nasi, mi dan roti dan menggantinya dengan sayuran. And I mean A LOT of Veggies. Pagi saya makan sayur atau buah. Kalau nggak ada sayur atau buah biasanya milih nggak makan sampai jam 11. Siang saya makan siang seperti biasa, dan sorenya saya makan banyak tumisan, pecel, rujak, asinan, apa pun yang bentuknya sayuran sampai kenyang. Proteinnya sebisa mungkin saya pilih pepes-pepes. Seringnya sih pepes tahu. Jangan salah, walaupun makanannya sayuran dan nasi yang cuma 5 sendok atau tidak sama sekali, porsi sayurannya sepiring makan. Tahu pepes juga bisa sekitar 5 biji sendiri. Karena pengen rasa nendang kayak kalo makan nasi. Hahahha.

Saya juga tiap hari naik spinning bike yang sebenernya udah saya punya sejak dua tahun lalu tapi udah kelamaan nganggur di gudang. Saya stel Spinning Class High Intencity Training di Youtube dan ngikutin semua instruksinya. Videonya 20 menit, tapi kadang saya tambahin jadi 30 menit. Kadang kalau hari itu saya cheating, saya sampai dua kali naik spinning bike. Hasilnya, dalam 6minggu itu saya turun 5kg. 

Berat saya jadi 57 kg. Enggak sampai target 55 kg, tapi saya senang karena pipi jadi lebih tirus, perut dan tangan mengempis. Baju-baju melonggar. Walaupun saya emang koleksi bajunya emang longgar-longgar juga sih jarang pake baju pas badan. Hahaha. Jadi biasanya orang notice saya kelihatan lebih baik aja, ga keliatan kurus. Hahahaha. Tapi yang pasti sih saya ngerasa lebih baik, dan itu cukup buat saya.


It feels really-really good to finally have a leaner body. Badan lebih sehat, dan tidur lebih enak. Until, pada suatu hari kepala saya pusing kayak darah rendah. Sekitar tiga hari itu badan saya enggak enak. seperti melayang. Dan saya baru inget ternyata saya udah telat mens 5 hari. Akhirnya saya iseng testpack dan ternyata positif! Alhamdulillah. Saya sampai test pack lagi di dua hari kemudian karena sepertinya ada perasaan, "Ni bener apa nggak ya?" 


Kami berencana menunda seminggu cek ke dokter kandungan supaya janinnya sudah terlihat di USG. Tapi ternyata weekend itu saya meriang luar biasa. Badan kedinginan dan demam. Karena tidak bisa sembarangan minum obat, mau nggak mau jadinya kami cek ke dokter kandungan sekalian cek kehamilan. Dan alhamdulillah ternyata si dede bayi uda muncul di USG. Ternyata betul, kehamilan saya sudah usia 6 minggu saat itu.

Bulan ini pas bulannya bocil ulang tahun dan kami juga anniversary ke 7 tahun. Jadi semacam kado terindah dari Allah. Sekitar setahun terakhir ini memang kami berencana ingin punya anak lagi. Entahlah apa ada hubungannya hidup sehat saya dengan kehamilan, tapi ya hakikatnya kami mendapat rezeki anak lagi dari Allah. Alhamdulillah wa syukurillah... 

Bocil yang tingginya udah mau ngalahin mamanya.

Bagaimana dengan berat badan yang udah turun? Hahahaha. Saya hanya bersyukur saja, alhamdulillah berat saya turun dulu. Walaupun setelah hamil ini saya pasti akan gaining weight lagi, tapi ya minimal (saya ngarepnya) ga akan separah kalau saya enggak turun berat badan terlebih dahulu. Apalagi di kehamilan yang ini saya rewel sekali. Perut sering kembung dan mual. Boro-boro pengen makan sayur xD. Makan buah juga malah bikin kembung dan tambah mual. Hahahaha.

Pagi-pagi bangun tidur bawaannya pusing. Minum air putih juga mual. Yah, sebenernya banyak yang bikin saya mual. Dari wangi parfum, bau asep mobil (apalagi diesel) sampai bau kantong kresek. Kalau duduk di mobil saya enggak betahan banget dan rasanya mual kalau kena AC langsung. Bahkan walaupun saya sendiri yang nyetir. Apalagi kalo kecepetan ngerem ato kecepetan ngegas. Sampai mikir,"Ya ampun, gue nyetir kok ga enak banget sampe mual." Hahahaha. 

Makanya di kehamilan kali ini banyak yang komen saya sering keliatan pucat. Selain karena mual-mual, saya juga emang lagi males banget dandan. Pagi paling pelembab aja sama bedak, sama alis kalo inget. Seringnya sih alis juga ngegambarnya ga bener, kadang tipis sebelah xD. 

Tapi yasudahlah dinikmatin aja. Kalau mulai mual atau kembung ya tinggal ngeluh aja. Ada suami tempat buat ngeluh, bukan? Hahahaha. Yang penting anaknya dan saya sehat wal 'afiat. Aamiin Allahumma aamiin...






Wassalaamualaikum.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...