Sunday, 22 September 2013

Lesson from Pepeng

Pada pagi sekitar dua minggu lalu saya nonton Pepeng di segmen Michael dan Merry Riana Menginspirasi di salah satu acara berita pagi di RCTI. Jadi, Pepeng memiliki penyakit langka yang disebut multiple sclerosis yang membuatnya mengalami kelumpuhan. Hebatnya, meski tak bisa berbuat banyak dan harus menghabiskan sepanjang waktu di tempat tidur, ia selalu produktif dengan pikiran-pikirannya dan bersemangat. Ia mampu mengalahkan rasa menderita dan tidak terjebak dalam rasa sakit itu. Alih-alih menghabiskan waktu dengan menyesali penyakitnya, Pepeng malah menginspirasi banyak orang, memberitahu mereka bahwa lumpuh bukan akhir dari segalanya.

Saya sih sudah lama tahu mengenai sakit yang dideritanya, tapi baru kali ini saya mendengar apa yang dikatakannya untuk menjadi luar biasa dan terus saya camkan dalam-dalam kata-katanya itu. 




"Rasa syukur tidak membuat sakit itu hilang, tapi itu bisa menghilangkan penderitaan kita." - Pepeng.

"Feeling grateful will not make the pain disappeared, but it can prevent us from being miserable." - Pepeng.



Hm... bener juga yah. Siapa bilang kena penyakit langka itu ngga sakit? Yang dibikin bete sama orang, siapa bilang ngga sakit? Yang nemuin hambatan-hambatan dalam mengejar cita-cita? Yang lagi butuh banget uang? Yang lagi terdesak? Dan sederet ketidakpuasan kita lainnya. Sakit kan normal yah buat dirasain.  Tapi kan kita bisa memilih untuk merasa menderita atau tidak. Yah minimal walopun sakit, kita kan bahagia dan bersemangat untuk terus berkarya dan yang pasti kita jadi ngga menderita. 



Mas Pepeng.
Gambar dipinjam dari sini.

Gampang banget emang yah diucapin, tapi susah buat dijalanin.  Hehehe... hayu ah mulai belajar bersyukur seperti Mas Pepeng :).

8 comments:

  1. betul mba, bersyukur adalah obat dr segalanya ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba. Masih ingat aja saya sama kata2 beliau ini :)

      Delete
  2. Iya terkadang kita dgn mudah mengatakan "mari bersyukur atas nikmat yg Allah berikan", tetapi terkadang ketika Allah beri kita cobaan sedikit, tanpa kita sadar kita sering mengeluh dan tidak sabar, ingin agar segera bisa terbebas dr ujian tersebut.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe.. iya. Kalo mendengar nasihat mari bersyukur kita merasa bersyukur. Tapi pas dapet cobaan kadang ga langsung konek ke situ pikirannya :D.

      Delete
  3. Iya Mia, salut banget, apalagi pas Liat Pepeng diwisuda S2 UI Agustus lalu ya, heubat .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya tuh mba fit, salut banget sama mas Pepeng. Bener2 inspirasi buat kita semua

      Delete
  4. beliau itu sangat sangat menginspirasi yaaa...
    masih inget betul bagaimana aksinya di kuis jari jari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... iya padahal kuisnya udah lama banget ya mba :D

      Delete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...