Wednesday, 6 November 2013

Islamic New Year: Resolutions.

Pagi-pagi hari Senin, Mamah mengingatkan kalo malamnya pergantian tahun baru Islam. Hm, udah lama ga denger ceramahnya mamahku, kangen dengar ceramahnya dan semua petuahnya yang panjang. Yang dulu jaman ABG biasanya gw biasanya nanggepin dengan ngangguk-ngagguk berharap ceramahnya cepat selesai, sekarang gw malah kangen.

Ngomong-ngomong soal tahun baru, sepertinya setahun ke belakang punya banyak sekali pembelajaran buat gw. Sebagai ibu, istri, anak. Terutama, dalam menghadapi pendapat negatif orang lain tentang gw serta jadi ibu yang te o pe.

Kata Hubby, kalo kita ga seperti orang lain, ga berarti kita juga ga te o pe. Masih banyak kekurangan yang dimiliki, tapi hubby bilang, kita semua emang ga sempurna, kesempurnaan itu cuma milik Allah. Yang penting gw sempurna buat dia dan buat si bebe. Hiks *mellow*. 

Bener memang kita semua punya kelebihan yang berbeda dibandingkan orang lain. Tapi kadang gw masih mendengarkan penilaian negatif dari orang. Hm, gabisa dihindari yah karena kita hidup bersama orang lain. Jadi memang kita yang harus merubah mindset kita. 

Mumpung masih di sekitar momen pergantian tahun baru Islam, ga ada salahnya kan bermuhasabah. Gw berharap dan bertekad bisa menjadi lebih baik lagi tahun ini. Tidak untuk memenuhi ekspektasi orang lain atau karena tekanan dari orang lain, tapi karena gw akan merasa bangga jika gw berubah menjadi lebih baik. 

Karena pas juga dengan momen tahun baru hijriyah, gw sisipkan kutipan dari page yang gw like di facebook. Gw suka kata-katanya dan cahaya dari atas yang kayak downlight nerangin kata-katanya *lebay, biarin*


Last but not least, Selamat Tahun Baru Islam ya, Teman-Teman! Semoga tahun baru ini kita jadi orang yang lebih baik dan lebih bahagia, Aamiin. 

Cheers :).



6 comments:

  1. Selamat Tahun BAru Mia, semoga resolusinya tercapai

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mba Lidya :). Aamiin... semoga mba Lidya juga tercapai keinginannya tahun ini :))

      Delete
  2. Semoga semakin baik ya mbak. *cipikacipiki*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin... sama-sama ya Ayu...*cipikacipikijuga*

      Delete
  3. selamat tahun baru juga, Mia...
    haha, itu quotenya aku suka. Iya lah, bench mark em(b)ak2 macem kita kan anak2 dan suami, yes? Capek aja kalo musti ngikutin standar orang.. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul betul betul. Capek kalo mau ngikutin standar orang karena sebenarnya mereka sudah punya mindset sendiri :)

      Delete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...