Monday, 24 March 2014

Gemilang

Have you ever heard or watched the song "Gemilang", performed by Andien? I heard the song and watched the video before, a few years ago, if I'm not mistaken. I happened to watched it again a few months ago on one of the channel on the cable TV. I don't know how but I found this song and the video very inspiring to me. The song itself talked about the pursuit of dreams and how we keep the persistence to reach them. 


GEMILANG


Hari terus berganti, banyak yang tlah terjadi
Dirimu kian pasti segala kan ku raih

Bila esok menjelang bahagiapun kan datang
Bintang di angkasa bersinar gemilang

Reff:
Tempatku tuju segala angan dan harapan
Tempat ku padu cita-cita dan impian
Tempat ku tuju setiap langkah yang berarti
Tetap menyatu dalam hasrat dan tujuanku selalu

Waktu terus menguji tekad yang ku miliki
Kini tlah terbukti segala kan ku gapai
Rintangan ku hadapi cobaan ku lalui
Semua tlah ku dapati tetaplah gemilang

Tempat ku padu cita-cita dan impian
Tempat ku pacu segala langkah yang berarti
Tetap menyatu dalam hasrat dan tujuanku selalu


On the video clip, Andien met some inspiring women figures: Anne Avantie, Susi Susanti, Meutia Hatta, Mira Lesmana, and Christine Hakim. All of the women are inspiring because   they have different careers but it seems that they all have great achievements on the paths they have taken.

Andien had chit-chat with them and had fun. By the end of the video, while the song itself told us that dreams take efforts to be reached, these inspiring women told us what achievement or accomplishment really means.  Here I gave you the screen shots of their quote (all images are captured from the video on Youtube),






These images are screen shots from Youtube.


And you can watch this inspiring video here,





I hope you find this song inspiring for you too. No matter what path you take, you can be successful. Never let go of your dreams. 

Cheers :).


Monday, 17 March 2014

Random in Bandung

Assalaamualaikum,
Hi, Guys! Apakabar? Kali ini gue mau cerita mudik weekend kemaren ke Bandung. Sebenernya sih biasa aja gabisa dibilang mudik juga. Karena dalam sebulan bisa sekali ato dua kali pulang ke Bandung. Hehehe... kalo gue ceritain mulu takutnya bosen. Tapi karena udah lama ga nyerita tentang Bandung, jadi lumayan lah ya buat apdet blog ini. 

Karena udah jalan hari Jumat dari Jakarta, Sabtu pagi gue, Hubby, dan Bebe udah santai-santai di rumah kita di Cimahi. Hari Sabtu itu kan emang paling nikmat karena bisa leyeh-leyeh, yes? Tapi ya leyeh-leyeh di rumah gabisa lama-lama juga, kenapa? Karena di rumah kan ga da makanan, jadi jam 10 lebih udah capcus ke rumah ortunya Hubby di daerah Pasar Baru sekalian makan siang disana. 

Sebelum pergi #selfie dulu doong


Foto di atas adalah foto yang di upload di instagram, kalau kameranya di zoom out, sebenarnya inilah yang terjadi,

Emaknya pengen narsis tapi anaknya gamau jauh-jauh, pengen masuk frame mulu. Hahaha... xD

Siangnya, sekitar jam setengah 2 kita jalan kaki ke arah pecinan lama nyari kopi Aroma. Pecinan lama ini letaknya ga jauh dari pasar baru. Tinggal jalan berapa ratus meter udah nyampe. Di ujung jalan pecinan lama yang bertemu dengan jalan Banceuy itulah terletak toko kopi Aroma yang terkenal. 

Hubby dan gue emang suka kopi dari dulu. Kalo weekend pasti ada acara nongki-nongki berdua di coffee shop. Tapi perkenalan dengan kopi Aroma berawal dari saat gue hamil sekitar 3,5 tahun lalu. Saat itu gue disaranin milih minum kopi robusta karena gue ga suka rasa kopi yang ada asemnya. Dan sejak itulah kita jadi sering beli kopi robusta. Kalo ga sempat ke Bandung, kadang nitip ortu Hubby buat beliin. Kadang kalo kopi Aroma habis diganti sama Excelso tapi yang robusta juga. 

Lumayanlah, sekarang kita kalo weekend bisa hemat ga sering minum kopi di coffee shop.  Lagian, Hubby punya cara sendiri ngeracik kopi pake alat espresso sederhana dan entah kenapa kopi bikinannya dia tu rasanya enak. Mungkin karena bikinnya pake cinta *eaaa xP.

Beli kopi di sini lumayan ngantri. Tapi pelayanannya cepet sih ga lama. Nih, penampakannya,





Kita beli 2 bungkus robusta yang isi 250 gram. Kopi Robusta kemasan 250 gram harganya Rp15.000, sementara kopi Arabica kemasan yang sama harganya Rp20.000. 

Para pegawai toko yang sedang melayani pelanggan.

Kemasan kopi 250 gram. Ada tata cara penyimpanannya.
Sebelah kiri bahasa belanda, sebelah kanan bahasa Indonesia sebelum EYD :).

Dari kopi Aroma kita ga langsung pulang, tapi jalan lagi ke arah pasar baru. Tepat belakang pasar baru, di seberang toko obat Babah Kuya, ada tukang lumpia basah. Gue suka banget lumpia basah, dan entah kenapa ga pernah nemuin makanan ini di Depok. 

Ceritanya, dulu jaman gue SPMB, gue dapet penempatan tes di Jl. Dago Pojok. Dan malem sebelum tes iseng gue jalan-jalan sekitaran situ sama temen SMA dan beli lumpia basah. Gegaranya keinget lagu Project Pop yang judulnya "Tukang Lumpia dan Tukang Bakpia". 

Ternyata rasanya enak yaa.. sampe akhirnya gue diterima kuliah di UNPAD, ternyata di gerbang kampus Jatinangor juga ada tukang lumpia basah yang enak. Gue termasuk cukup  sering beli, apalagi kalo pas pulang kuliah siang-siang dan males nyari makan. Jadilah ini salah satu makanan yang gue kangenin kalo ke Bandung. 



Lumpianya anget nih, fresh from the wajan xD.

Siap dibungkus.

Nih, tukang lumpia basah persis depan toko jamu Babah Kuya.
Malemnya, kita di Bandung cuma jalan-jalan ke mal tujuan banyak orang Jakarta: Paris van Java. Hahaha... Udah lama banget ga ke PVJ karena susah banget dapet parkir jadi suka males. Malem itu tadinya mau mampir ke MIVI baby di jl. Eijkman, tapi ternyata tutup. Mau ke MEIN Bandung di Jl. Sutami juga tutup. Jadi gambling aja ke PVJ. Dan betul sodara... kita parkir di lantai P10 dong xD. 

Nemu lampu-lampu lucu dan maksa pengen difoto padahal gelap banget.
Walhasil gambarnya blur tapi tetep aja pengen diposting xD.
Jam 10 malem udah capek dan pulang ke Cimahi. Besoknya jalan dan lagi-lagi nyari jajanan pinggir jalan. Kali ini nemu Cilok di depan SMA 5, SMA-nya hubby jaman baheula. Pas parkir tukang parkirnya nanya Hubby, "Mau liat Paskibra, Pak?"

Trus Hubby jawab, "Engga, mau beli cilok." Dan lalu si Bapa tukang parkir keheranan,"Hah? Beli cilok?" Hahaha... biarin dong Pak, cilok enak kan jarang banget di Depok xD.


Cilok Bandung. Gue sih suka yang bumbunya saos, gasuka cilok yang bumbu kacang.

Sebelum balik Depok, siangnya mampir dulu di addic'tea. Ini minuman yang beberapa kali gue lihat wara wiri di instagram dan televisi. Jadinya penasaran juga pengen nyobain Addic'tea itu minuman teh susu berbagai rasa dan dikemas dalam botol. Botol yang kecil harganya Rp10.000, sementara botol yang besar Rp15.000.

Gue beli yang rasa green thai tea dan coffee milk. Yang green tea enak banget gue suka, kalo yang coffee rasanya so-so. 

Addic'tea rasa green thai tea.
Waktu gue upload foto di atas ke instagram, beberapa temen bilang katanya yang enak yang rasa Banana. Yah, pas beli ga merhatiin. Yasudlah next time kita cobain yang Banananya. 

Oia, addic'tea itu lokasinya di Jl. Cisangkuy. Letak jalannya deket banget dari Gedung sate dan museum geologi. Kalau kalian tau Yoghurt cisangkuy, addic'tea ga jauh-jauh dari situ lokasinya.

Cerita ke Bandung kali ini banyak jajanannya deh. Gapapalah ya... semoga bisa menambah khasanah jajanan nusantara. Hahaha... 

Oke deh sampe jumpa di postingan berikutnya. Have a nice day every one! ;).



Friday, 14 March 2014

From SB 2014 (Part 3): The Winners and The Celebrations

Assalaamualaikum,
This is the third part of the Srikandi Blogger 2014 event story.

The SB 2014 was held at the Museum Nasional or Museum Gajah, Jakarta. Srikandi Blogger was presented to the most inspiring woman bloggers. But of course, it would not be perfect without celebrations. 

This event engaged bloggers, especially women bloggers who are the members of Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB), and also bloggers across communities. These are some pictures from the event. 

Mak founder and Makmins of KEB played the angklung, a traditional music instrument, in the opening ceremony.
Photo courtesy of Maria Citinjaks.

Mak Waya Komala and Mak Echa sang "Satu Rindu". Originally sung by Opick and Amanda,
this song is about a child's feeling for her/his mother and brought tears to some of us.
Great job, both of you :).
Photo courtesy of Maria Citinjaks.

Fashion show was presented after mak Waya and mak Echa's performance. Waiting for our turn backstage, I was moved by the song and felt that I missed my Mom. But than I asked one of mak model, Hardy Julia to dance with me. Hahaha... 

This is Hardy Julia, Juli or Kajol. Hahaha... Nice to know you mak :).
Photo courtesy of Maria Citinjaks.

Selfie from Juli's phone.
Photo courtesy of Hardy Julia.

The dress I wore for the fashion show was actually has a twin.
I wore the pastel color, while the bold color worn by mak Asri Fitriasari :). 


Echa's traditional Balinese dress was selected as the best dress of the day.
I love the outfit she wore that day. She actually added a long false hair, flowers,
and make up do by Sariayu. I love the colorful disperse of make up she had :).
Photo courtesy of Maria Citinjaks.


My Bebe worn kebaya too that day :).

Me and Mak Dyah Pitaloka, a friend who introduced me to KEB. Thank you for the photograph bu Pit ^^.
Courstesy of Dyah Pitaloka.

Finally met up with Teh Nita, or Junita Sari Siregar, or Sari Jeruk :D.
I adore your beautiful photos and travelling stories mak ^^.


The Winners:
Srikandi Blogger 2014: Pungky Febriyani
Inspiring Srikandi: Arin Murtiyarini
Friendship Srikandi: Meti Mediya
Lifetime Achievement Srikandi: Bunda Lily.
Congratulations! :)
By the end of the event, I could finally changed my clothes to my own (and with my glasses on, of course) and freely take photos with the bloggers :D

Posing with mak Waya Komala. Suaranya bagus banget maak ^^.

Mak Santi Maulizal, mak Luluk, Mak Elhida, me, Mak Dessy, and Mak Dyah Pitaloka.

The event was finally over. We took photos together with the Srikandis, makmin, makpan, and members of KEB.
Photo courtesy of Maria Citinjaks.

We went home happily that day. Each of us brought our stories about love in our beloved community, KEB. Love you KEB :*. 

Ah, I forgot, we got goodie bags too.

Rinso detergent goodie bags.
Wow, I think I don't have to buy detergents for at least two months with this supply. Hahaha

Goodie bags from Sariayu.

So that was the stories I have from Srikandi Blogger 2014. I'm looking forward to see you all again in the next Srikandi Blogger event.

 Tante, Om semuanya, semoga kita bisa ketemu lagi di Even Srikandi Blogger selanjutnya ya :)).
Photo courtesy of Dyah Pitaloka.

Wednesday, 12 March 2014

From SB 2014 (Part 2): This is How Bloggers Transformed to Models

Assalaamualaikum,
Wah akhirnya setelah tiga hari bisa posting juga. Srikandi Blogger 2014 itu seru banget! Sayang karena gue jadi bagian dari pengisi acara, gue ga bisa megang kamera seperti biasanya. Jadi foto-foto yang ada di sini sebagian foto gue dan sebagian besar milik beberapa teman blogger yang di upload lewat facebook mereka. Terima kasih banyak yaa Mak untuk foto-fotonya yang bagus-bagus ini :).

Srikandi Blogger adalah acara anugerah yang diberikan oleh komunitas Kumpulan Emak-Emak Bloger (KEB) kepada para perempuan blogger yang menginspirasi para perempuan lainnya. Dari sekian banyaknya perempuan blogger, telah dipilih 50 orang kandidat dan kemudian dipilih menjadi 10 orang finalis. Acara penganugerahan inilah yang kemudian ditunggu-tunggu dan menjadi even tahunan bagi para blogger perempuan untuk berkumpul. Even ini juga menjadi semacam perayaan bagi blogger perempuan, memberikan pesan bahwa para perempuan dalam kehidupannya bisa saling memberikan inspirasi. Perempuan tidak hanya di rumah ataupun bekerja, tapi perempuan bisa saling mendorong kemajuan para perempuan lainnya.

Berada dalam KEB membuat kami merasa seperti punya keluarga baru. Ketemunya baru sekali, tapi sudah seperti sahabat lama saja karena biasa berinteraksi di dunia maya. Tak sedikit yang kita sampai kenal nama anak-anaknya. Banyak Emak Blogger yang datang dari luar Jakarta, dari Serang, Jambi, Jogja, Semarang, dan lain-lain. Banyak pula oleh-oleh yang dibawa. Dan yang pasti di perhelatan ini ada cireng krispy bumbu rujak bikinan mak Fadlun yang nge-hits banget. Hahaha... nanti saya share ceritanya ya :).

Oke kita mulai aja ceritanya. 

Sebagaimana Srikandi Blogger 2013, pada SB 2014 ini juga diselenggarakan fashion show di mana para blogger perempuan, atau biasa dipanggil emak blogger dalam komunitas kami, disulap jadi model sehari. Tidak tanggung-tanggung, Srikandi Blogger tahun ini didukung oleh brand kosmetik ternama, Sariayu Martha Tilaar, dan wardrobe fashion show disponsori oleh Hijabersmom Community Store (HMC Store).

Gue sendiri diajak menjadi salah satu Makmod (Mak Model) pada bulan Desember oleh PJ fashion show mak Riski Fitriasari. Mak Riski ini yang sabar dan helpful banget sama kami para makmod terutama masalah pemilihan dan fitting untuk wardrobe. Makasih mak Riski ;). 

Sehari sebelum hari H para makmod melakukan gladi resik dan dilatih belajar cara berjalan di catwalk oleh mak founder KEB, Mira Sahid. Dari mulai postur badan (perut masuk, bahu ditarik ke belakang), jalan lurus, dagu agak tengadah sampai koreografinya. Yang paling susah sih melakukan jalan di runway dengan serius karena seringnya para blogger banyak yang ngegodain dan bikin kita pengen ketawa. Makasih ya mak Mira buat pelajaran catwalknya :).

Akhirnya sampai juga kami di hari H. Jam 8 pagi sebagian besar makmod dan makpan (mak panitia) sudah berkumpul untuk make up. Sebelum make up, para makmod foto dulu dengan wajah yang masih polos.

Wajah kami masih polos. Wajah gw keliatan masih muka bantal. Hahaha... tapi udah mandi kok *penting* ;).
Photo courtesy of Myra Anastasia.
Para Make Up Artist profesional dari Sariayu langsung briefing setelah mendapat informasi dari mak Ketua Panitia, Haya Aliya Zaki. Mereka memang membawa tim yang cukup besar untuk melukis wajah para panitia, makmin, finalis, dan model yang jumlahnya sekitar 45 orang. Mereka membagi pekerjaan make up menjadi beberapa tim khusus untuk panitia dan makmin, fashion show, dan finalis serta hijab stylist. Profesional sekali ya?

Briefing tim Make Up Artist Sariayu.
Kami para makmod mulai dimake up menggunakan Trend Warna 2014, Inspirasi Borneo. Agak penasaran dengan wajah yang sedang dilukis, tapi percaya saja sama make up artist karena mereka sangat berpengalaman kan? Saya cuma pesan, jangan menor-menor ya. Hehehe... Setelah tidak sampai 20 menit wajah sudah runway-ready. Lalu pake dress dari sponsor dan dipakaikan hijab. Dan inilah hasilnya, TADA!! 

Photo courtesy of Indah Nuria Savitri.
Makasih fotonya Maak :*



Tidak cuma gue, semua makmod yang didandanin hari itu semuanya pangling. Makmod tidak semuanya berpostur sempurna. Misalnya saja gw yang tingginya cuma 155cm dan berat badan yang dirahasiakan (hehehe) ternyata bisa tampil cantik juga lho. Perempuan tetaplah perempuan, mereka itu cantik. Nih buktinya,

Mak Isti, Mak Uniek, Tina, Mak Winny, Mak Juli, Mak Diah, Efi, gue, Mak Dewi, Mak Lies, dan Eska.
Photo Courtesy of Pak Dhe.

Hari itu juga kita rehearse lagi koreografi yang sudah diajarkan. Agak tegang juga karena beberapa kali baju yang kepanjangan terinjak orang. Hahaha... tapi the show must go on kan? Jadi ayo kita go on.

Fashion show ada pada pertengahan acara dan menunggu sampai lama sebenarnya menegangkan. Untungnya sebelum fashion show ada mak Echa dan Mak Waya nyanyi lagu "Satu Rindu" yang syahdu banget jadi ingat ibu sendiri, malah gw sama mak Hardy Julia sempet-sempetnya dansa dansi dulu di backstage. Hehehe...

Akhirnya fashion show dimulai. Beat lagu "Victory" dari Bond yang lincah menemani langkah para makmod, menampilkan koleksi para desainer dari HMC Store. HMC store adalah butik berisi produk fashion dari desainer yang juga tergabung dalam hijabers mom community. Butiknya berlokasi di Jl. Radio Dalam Raya no. 26 Jakarta.

Berikut beberapa foto fashion show yang diambil oleh teman-teman blogger,

Me on Runway. Big thanks for the photo Mak Maria Citinjaks ^^.
Photo courtesy of Maria Citinjaks

The models formation.
Photo courtesy of Maria Citinjaks.

Photo courtesy of Maria Citinjaks.

Jadi model dalam fashion show itu pengalaman pertama buat gue dan ini pengalaman berharga. Fashion show ini ngebuka mata, ternyata perempuan itu semua bisa cantik lho teman-teman :). Dan satu lagi, ketika pada saatnya para makmod masuk ke pentas, semua ternyata berubah menjadi profesional. Padahal tadinya gue yakin semua makmod berpikir sama kayak gue, "Bisa ga ya?" Kecuali buat Julie kali yah, karena dia udah 3 kali ikut fashion show. Hahaha...

I mean, it's all about confidence, Ladies. Dan itu pelajaran berharga buat gue hari itu. Hehehe... 

Terima kasih buat KEB, buat mak founder, co-founders, para makmin, panitia, special thanks to mak Riski buat kesempatan yang sudah diberikan :). Dan peluk semua makmod yang udah jalananin rangkaian acara dari latihan sampe selesai. Terima kasih juga buat para teman blogger yang udah foto-foto kita waktu fashion show. Makasiih semuanyaa.. Terakhir makasih buat Sariayu Martha Tilaar dan HMC store yang sudah mendukung fashion show ini.

Setelah fashion show kami sempat foto-foto dulu,

Photo courtesy of Hijabersmom Community.

Photo courtesy of Myra Anastasia.

Selain cerita fashion show, tentu ada lagi cerita lainnya dari Srikandi Blogger 2014. Gue belum cerita tentang para pemenang dan foto-foto kopdarnya para blogger kan? Hehehe... So, see you in the next post yah ;).

From Srikandi Blogger 2014 (Part I): Before the D-Day

Assalaamualaikum,
Hi guys! How are you? Today I want to share you stories from a cool event called Srikandi Blogger 2014. Some of you may have read the story of this event last year. This is an event  held by Kumpulan Emak-Emak Blogger (KEB) that is dedicated to inspiring women bloggers who inspire other women.

I was soo excited because this year I had a special role that I want to tell you in the next post. Anyway, before the D-Day, the finalists, the KEB board, committee and the performers had  a rehearsal at the venue Museum Nasional.

Well, this is what happened when bloggers from different regions and places united together: excitement! We've been visited and follow each other's blog and of course we're so excited to meet in person :D.


Mak Ida Nurlaila and I.

Mak Ida Nur Laila and Mak Arin Murtiyarini. Look at those peaceful smiles :).

Mak Irul, Mak Dewi, Mak Diah, Mak Lies, Mimi, Mak Efi, Mak Arin, Pungky, and Mak Uniek.

Sharing stories and sharing laughs.

Finally met up with Mak Uniek and Mak Irul, 
they are two of five person who participated in my pay-it-forward post :). 
Senangnya bisa bertemu dengan kalian, Mak :).

Beside meeting up, we also helped the committee with the goodybags. It's fun to do works while talking and taking pictures. Lol.

Photo by: Indah Nuria Savitri.

Fitting for wardrobe :)
Photo by: Indah Nuria Savitri

The story of this event will be continued in the next post. So stay tune yah ;) 

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...