Sunday, 31 August 2014

Summarecon Digital Center (Blogger Preview)

Assalaamualaikum,

Halo apakabar? Pagi ini gue mau nulis posting yang gue janjikan minggu sebelumnya. Jadi Sabtu lalu para blogger diundang untuk preview sebuah mall baru di kawasan Serpong. Namanya Summarecon Digital Center (SDC). Mall ini letaknya masih di daerah Summarecon Mall Serpong. Jika kamu sedang ada di mall-nya dan pengen dateng ke SDC, maka kamu bisa naik shuttle dari mall ke tempat ini, gratis.

SDC berlokasi di Scientia Garden dan digadang-gadang sebagai pusat niaga digital dan gadget dari mulai komputer sampai smartphone. Menariknya, areanya luas banget (32.395,21 meter persegi) dan punya banyak fitur yang cocok banget buat pasar anak muda sampai keluarga muda. 

Sabtu sore itu cerah banget jadi cocok buat jalan-jalan dan bersantai bareng teman dan keluarga. Dari Mall Serpong kami naik shuttle dan kemudian diajak melihat-lihat fasilitasnya.


F&B Garden Walk. Di sini banyak tenant makanan dan minuman.
Kita bisa bersantai dengerin live music, nikmatin udara sambil makan atau sekedar nongkrong


Lewat layar yang tersebar di seluruh area SDC, kamu bisa memantau banyak hal.
Ada pengumuman mengenai lelang gadget minggu ini
atau kamu bisa sekedar mencari tahu jadwal shuttle untuk pulang.

Di hall-nya selalu diadakan event. Kali ini tema event-nya adalah mainan.
Makanya banyak lego-lego bertebaran di sini.


Lucu ya?

Pas mau naik eskalator kami ketemu sama anak-anak muda yang lagi pada main cosplay xD.

Di SDC juga ada fasilitas buat futsal, lho.

Gue baru sekarang masuk ke tempat futsal indoor begini.


Ada ruang menyusui juga. Ini sebenernya ruang ibu & bayi, tapi entah kenapa malah jadi foto narsis xD.

Buat gue yang paling seru di sini tentu adalah Scientia Square Parknya. Jadi daerah ini adalah area terbuka hijau yang luas yang di-plan sebagai pusat aktivitas para pelajar, mahasiswa dan keluarga. Nanti bakal jadi tempat kegiatan seperti seminar outdoor, pameran, atau bahkan pemutaran film. Aih seru juga yah nonton film di taman.

Nah, inilah taman yang gue ceritakan di postingan kemarin. Taman hijau ini masih dalam tahap pembangunan.
Katanya nanti mau dibikin kayak amphiteather dan jadi pusat kegiatan. 

Enak banget yah tamannya? Tentu saja kita jadi tergoda buat foto-foto.

Pose kalem.
(Foto dari Dian Kelana)


Pose narsis xD.
(Foto dari Dian Kelana)

Foto dari FB-nya Summarecon Mall Serpong.

Setelah puas keliling dan foto-foto, perut pun jadi krucuk-krucuk kelaperan. Saatnya menikmati malam minggu di Festival Kuliner Serpong di udara terbuka sambil nonton kembang api. Seru... Tapi festival kulinernya akan gue tulis di postingan selanjutnya yah. Yang punya blog istirahat jempol dulu. Hehehehe...

Have a nice day ya, Everyone! Semoga weekend kalian menyenangkan ;).


Saturday, 30 August 2014

#BloggerImpianIndonesia : Indonesia Jadi Kiblat Fashion Muslim Dunia

Assalaamualaikum,

Halo, apakabar? Saat ini gue lagi ada di kantornya campaign.com dan sekarang para blogger diminta buat posting mengenai impian mereka tentang Indonesia  pakai hashtag #BloggerImpianIndonesia . 

Jadi apa yang terlintas di kepala gue saat ditanya tentang impian gue untuk Indonesia? Tentu banyak ya, gue bermimpi Indonesia jadi lebih baik, gue bermimpi ada sekolah-sekolah yang lebih baik untuk anak-anak Indonesia, gue bermimpi Jakarta dan sekitarnya jadi kota yang teratur, Indonesia jadi negara yang sejahtera lahir dan batin.

Well, tapi itu adalah hal yang sulit gue bayangkan memulai dari mana. Karena gue selalu punya passion untuk cerita tentang fashion, maka gue memilih untuk mengungkapkan Impian gue tentang dunia fashion hijab  Indonesia.

Menurut Kemenparekraf, pasar fashion hijab di Indonesia itu bernilai Rp 17 miliar pada tahun 2012, diperkirakan angka ini akan terus meningkat sehingga Indonesia bisa menjadi kiblat hijab fashion Asia pada 2018. Saat ini Kemenparekraf menargetkan Indonesia menjadi Kiblat Fashion Muslim Dunia pada 2020 nanti.

Gue bermimpi target Indonesia menjadi The World Muslim Fashion Capital pada 2020 terwujudkan. Kalau ngelihat diri sendiri, yah siapalah ya diri gue ini. Gue cuma seorang blogger, bukan desainer atau seseorang yang begitu beroengaruh di pemerintahan. Tapi sebagai salah satu rakyat Indonesia boleh dong ya gue punya mimpi.

Gue yang cuma blogger ini bakal banyak buzzing tentang fashion hijab Indonesia aja sama banyak orang di social media yang gue punya. Gue buzzing sendiri aja bagaimana jika kita, kamu dan saya, memilih untuk membeli produk dalam negeri aja. Yuk kita majukan dunia fashion Indonesia! Karena fashion hijab Indonesia dan desainernya itu keren-keren lho. Dan bagaimana pun harganya lebih terjangkau di kelasnya masing-masing dibandingkan sama merk luar negeri. 

Ini buktinya,

The Nature of Celebes by Susie Hedijanto.
Baca selengkapnya di sini


Magnificence of Sasirangan, by Syahreza Muslim.
Jakarta Islamic Fashion Week 2013. Baca selengkapnya di sini

Kami Idea. Jakarta Islamic Fashion  Week 2013.
Baca selengkapnya di sini.

Keren ya? Banyak desainer fashion hijab Indonesia tidak hanya mengenalkan pemakaian hijab yang modern, tapi juga memasukkan konten kain lokal yang berarti memajukan para perajin lokal.

Dengan jumlah warga muslim terbesar di dunia, Indonesia punya kesempatan besar untuk meraih pasar muslim di luar negeri. Hijab fashion menurut gue tak hanya harus gaya, tapi juga harus bisa membuat hijab diakui di pentas fashion dunia. 

Jadi mulai sekarang, yuk kita mulai memilih produk fashion lokal Indonesia. Ingat saja, saat kita memilih produk lokal, kita sudah membantu memopulerkan fashion Indonesia. Jangan lupa juga apdet di social media. Satu posting instagram atau tweet saja bisa bikin fashion hijab lokal jadi lebih populer lho.

Sekian postingan gue kali ini. Wassalaamualaikum ^_^.



Thursday, 28 August 2014

An Easy Breezy Day

Assalaamualaikum, 

Halo, apa kabar? Yeay senangnya bisa posting lagi. Ada beberapa tulisan dan acara yang sekarang mengendap di draft dan belum di posting. Ada blogger preview mall baru di kawasan Serpong, festival kuliner, dan ga ketinggalan review beberapa TK hasil survey di Depok yang bakal gue posting nanti. Agak lama karena banyak data sama reviewnya juga. 

Jadi buat teaser, gue posting aja foto ini yah. Ini foto dari blogger preview minggu lalu. Tempatnya di lapangan taman Summarecon Digital Serpong. Rumputnya hijau banget dan jadi tergoda buat foto rame-rame. Ini katanya nanti plannya mau dibikin kayak amphitheater. Ada fitur-fitur keren lainnya juga yang disediakan sama mall ini jadi tunggu posting lengkapnya nanti yah ;).

Betewe hari itu gue pakai outfit warna turquoise segar jadi rasanya matching banget sama rumputnya. Jadi udah kayak mba Syahrini yang jalan-jalan happy sambil nyanyi, "I feel free..." hahahaha... Gue juga difoto sama mba Yani yang pake baju sama cerahnya. Makasih buat Fitri yang sudah mengambil foto kece kita ini ^^.


Ciaobella!!
Hahaha...

Kalo yang ini difotoin sama mba Yani,

My OOTD
Top - Restu Anggraini
Pants - Colorbox
Wedges - GOSH

Blogger previewnya asik banget. Tunggu ceritanya di postingan berikutnya yah ^_^.

Sunday, 10 August 2014

Earthy-Orange Scheme

Assalaamualaikum,

Hi, guys! How are you? Hm, you might be wondering tumben banget yah gue nulis post hampir tiap hari? Hehehe... Iya maklumlah anak soleh lagi rajin *apa hubungannya?*.

Anyway, this is just a quick post of my OOTD. Lagi mood lagi ber-ootd sebenernya. Karena kalau di luar rumah mau OOTD pastinya udah susah karena si Bebe pasti nyamperin terus pengen masuk frame XD. 

Anyway, I love earthy colors when combined with bright orange. Just a splash of orange can brighten up my day. Color scheme ini terinspirasi dari instagramnya koleksi Restu Anggraini yang Assemble Series. 

Assemble Series ini banyak item yang bisa dimix and match, coba lihat di instagramnya aja, mix and matchnya lucu-lucu banget. Modelnya simpel-simpel dan tetap terlihat muda. Ya maklumlah, walaupun sudah emak anak satu gue pun masih pengen keliatan muda keleus *lempar poni*.




Hijab - KIVITZ
Top - Restu Anggraini
Pants - Colorbox
Shoes - GOSH

Segitu aja postingan kali ini. Have a nice day, Every One! ^^

Saturday, 9 August 2014

ZALORA Event: Indonesia as The Muslim Fashion Capital

Assalaamualaikum,

Hi, girls! How are you? It's the first weekend after the Eid holiday. After two weeks of mudik, back in our parents' house, we're finally here in our home. It's fun spending times at our hometown, but now I really miss hanging out in the big city :D. 

Now, it's Saturday morning and I'm enjoying my cup of coffee. My Bebe and Hubby are still asleep right now, so it's kinda me time *wink*.

Well, this morning I want to share to you a late post about a cool event that I attended on June. It's been a while, I know.  I just couldn't find time to write it because I know it's gonna be a long post and I have to pick some pictures from over a hundred photos of the event and fashion shows. 


Okay, let's begin.



On June 23, I received an invitation to Zalora event. It was a sudden invitation but Alhamdulillah I could make time to come. It was Wednesday so I have to bring my daughter along with me. I drove to Balai Kartini Jakarta, where the event was held, and met up with Ayu (one of my blogger friends) and my bestie Yogie (a Journalist). 

Sometimes it's hard to take good pictures at an event if you bring along your toddler. That day my Bebe was sleeping and I needed to hold her all the time. But Yogie suggested that we took the farthest seat next to the photographer spot so I could make good pictures from where I sat without standing. That's why I still got some pretty pictures for this post. Thanks Yogie ;). 


We took some pictures on the wall of fame before the show.

This is Ayu, one of my blogger friends.

So here goes the full story,

ZALORA held an Event called The Muslim Fashion Capital on June 25, 2014. Held just before the month of Ramadhan began, this event was intended to support The Ministry of Tourism and Creative Industry (Kemenparekraf) and Indonesia Fashion Designers and Entrepreneurs Association (APPMI) program, to make Indonesia as The Muslim Fashion Capital by 2020.

Indonesia has the biggest population of muslim in the world with a large fashion market worth of USD 17 billion on 2012. Moreover, it is predicted as the muslim fashion capital of Asia by 2018.

"Peluang tersebut salah satunya membuka wacana untuk Indonesia menjadi pusat busana muslim dunia di tahun 2020," said Managing Director of ZALORA, Magnus Grimeland.

According to Magnus, the internet penetration is growing rapidly and it makes the country has the biggest opportunity for the e-commerce fashion industry. Therefore, this year Zalora established its own muslim fashion brand, Zalia. Zalora also features some Indonesia's talented young muslim designers: Dian Pelangi, Jenahara and Ria Miranda and you can find their collections in the webstore from now on.

Zalora also presented awards for muslim fashion people. The categories are; Young and Influential Muslim Designer, Influential Muslim Magazine, Iconic Muslim Celebrities, Influential Muslim Communities in Indonesia, Influential Muslim Bloggers and Instagrammers, and Pioneer Muslim Fashion Designer. 

This is the picture of Ibu Mari Elka Pangestu (Menparekraf), Magnus Grimeland with the awardees. If you look at it, you might see familiar faces of famous people in muslim fashion industries. There are Lulu Elhasbu, Alysa Soebandono, Fifi Alvianto (Laiqa Magazine and Hijab Scarf) and many more.

Photo from Press Release by Zalora.

After the Awards presentation, here comes what we were waiting for: the fashion show.


Royal Ramadhan by Dian Pelangi

There are many patterns of flowers with the batik technique in this collection of Dian Pelangi. You'll find many loose cuts of dresses and harem pants made of cotton. 





Zalia by Zalora

Zalia is a muslim brand established by Zalora. In its very first collection Zalia presents some simple elegant dresses, kaftans, skirts and tops. These pieces are made from glittery and shiny fabrics so they were look glamorous. 






Haru By Ria Miranda
This collection of Ria Miranda were actually has launched a month before. Just like the brand characteristic, this collection was also featuring pastel colors and soft fabrics. But Haru has a special flower prints in Minty color in its pieces of flowy dresses, flowy tops and blazers.




French Connection by Jenahara
Even though this is the collection for Eid, we'll find dresses, blouses, coats, and pants in modern-masculine cuts in this collection of Jenahara. Jenahara said she's bored with white and soft colors for Eid Al-Fitr.  So instead, she chose the color of red, black, blue, white and brown.




The Designers after the finale.

What do you think of Indonesia as the Muslim Fashion Capital? Personally, I love the idea of it. Now when you buy Indonesia's muslim designers' items, you will think that you support the national economy. I, myself have been buying Indonesia's muslim brands these years. DP by Dian Pelangi, Simplymii, Restu Anggraini, KIVITZ, are some local brands that have reasonable prices but with good quality and designs. 

You know you don't find the same designs at the mainstream outlets. And the best thing is, these muslim brands knows what you need as a muslim women: being covered and stylish at the same time. 

I support and I really hope these muslim brands continue growing, and Indonesia will be the Muslim Fashion Capital by 2020 :).

So that's the stories I have from Zalora event. I'll see you in the next post :). Have a nice day, Every One! ^^



Thursday, 7 August 2014

Downy Scent-Switcher: The Event and The Switch to be Noticeable Experience

Assalaamualaikum,

Today I want to share the super cool new variant of Downy. Ceritanya, gue mendapatkan undangan dari P&G dan Cosmopolitan untuk datang ke acara launching varian baru tersebut pada tanggal 16 Juli Lalu. Undangannya lucu banget karena bentuknya seperti tutu dress dan dikemas dalam sebentuk clutch transparan. 


Invitation dan Downy Parfume varian Passion.
Undangannya lucu banget ya? ;)
Undangan ini dikirimkan bersama satu botol Downy Parfume Passion. Jadi pas paketnya dibuka langsung deh wanginya tercium kemana-mana. Wah, gue jadi penasaran deh sama produknya. Apalagi beberapa jam kemudian Hubby pulang kantor dan pas masuk rumah langsung komentar, "Ini wangi apa?" Hehehe... paket Downy-nya memang masih ditaruh di ruang tamu belum dibereskan. 

Seperti biasa, kalau mau datang ke acara, pastinya kita menyiapkan outfit yang mau dipakai. Demi melihat si botol merah tersebut, gue langsung memutuskan merendam baju yang mau gue pakai dari hijab, atasan, dan dressnya supaya bisa dipakai ke acara tersebut. 

Gue juga searching di Youtube, dan menemukan iklan Downy Philipines. Hm, ternyata Downy Scent Switcher baru itu bila digosok akan menghasilkan wangi yang baru. Jadi saat baju-bajunya kering langsung deh penasaran dan digosok-gosok. Hihihi... Ternyata Passion itu wanginya seperti vanilla, lebih sensual. Tapi jika digosok, wanginya berubah seperti jeruk segar, wangi citrus. Kenapa bisa begitu ya? Hm.. tambah penasaran.

Akhirnya tanggal 16 Juli pun tiba. Bertempat di Pullman Hotel di Jl. Thamrin, acara ini digelar di awal bulan puasa. Hari itu, gue janjian datang bareng sama Mommy-Mommy kece Yeye dan Ayu. Seperti biasa, kalau janjian sama Yeye, pasti deh sebelum acara kita mematut diri dulu di toilet sambil rapi-rapiin penampilan, tentu saja sambil pamer baunya Downy yang baru dong. Hihihi.. Kita semua sepakat idenya Downy ini inovatif banget dan wanginya enak.

Pukul 11 pagi, acaranya sudah dimulai. Hm.. ambience-nya romantis. Ballroom-nya menonjolkan warna merah menggoda seperti Downy Passion. Juga ada band yang menyanyikan lagu-lagu slow yang bikin suasana tambah romantis.





Acara dibuka oleh duet MC Iwet Ramadhan dan Ivy Batuta yang kompak dan menghibur,



Setelah itu, ada penjelasan dari Febriana Herlambang mengenai Downy Parfum Collection baru, yakni Downy Scent-Switcher, atau Pengubah Keharuman.



Downy Pengubah Keharuman ini ternyata memang istimewa karena memiliki dua kapsul parfum yang berbeda lho. Ini menarik banget, mengingat menurut survey yang dilakukan P&G bekerja sama dengan Cosmopolitan terhadap lebih dari 3000 responden, didapatkan hasil sebagai berikut,
  • 8.76% responden wanita yang berpartisipasi pada survei Cosmopolitan mengungkapkan bahwa pasangannya tidak memerhatikan perubahan warna atau potongan rambut mereka, dan 91.24% responden pria membenarkannya.*
  • 64.76% responden wanita menyadari kalau pasangan mereka tidak bisa membedakan dress hitam yang mereka miliki, dan hanya 35.24% responden pria mengatakan kalau mereka menyadari pasangan mereka sedang mengenakan dress hitam yang berbeda dari koleksi dress hitamnya.
  • 14.86% responden wanita mengungkapkan bahwa pasangan mereka selalu merasakan perbedaan wangi di saat mereka berganti aroma parfum, dan sekitar 81.14% responden pria menyetujui fakta ini.*
  • 90% pria tak sadari perubahan pada diri pasangannya.*

Dalam event ini juga diputar sebuah video mengenai sebuah social experiment pada beberapa responden. Video ini memperlihatkan bagaimana para suami kadang tidak memperhatikan istri mereka, dan mereka ternyata nggak langsung notice waktu istri mereka diganti dengan orang yang mirip. Mereka baru menyadari perbedaan saat para istri dan istri penggantinya menggosok pakaian mereka dan wanginya berubah. Ngakak deh lihat video ini, dan jadi tambah lucu karena ditonton bersama-sama. 

Ini dia videonya,




Suasana saat pemutara video social experiment Downy.

Selain pemutaran video, ada juga semacam drama di panggung yang diperankan oleh model laki-laki dan perempuan. Drama ini semacam mengisahkan bagaimana bahagianya saat jatuh cinta dan lalu menikah. Namun seiring waktu para suami menjadi kurang memperhatikan istrinya, bahkan ketika si istri mencoba menarik perhatiannya dengan model pakaian yang baru. Yang paling menarik latar panggung, pakaian, dan bubble words yang diubah-ubah dengan bantuan proyektor. Ini dia ceritanya,





Setelah itu, ada talkshow yang menghadirkan pasangan Meisya Siregar-Bebi Romeo, Artika Sari Devi-Baim, dan juga Psikolog Alexander Sriwijoeno yang berbagi mengenai cerita kehidupan setelah menikah. Benarkah para suami menjadi kurang memperhatikan istrinya setelah beberapa tahun menikah?


Ternyata Artika punya pengalaman tentang ini. Menurutnya, Baim biasanya nggak 'ngeh' kalau Artika pulang dari Salon. Misalnya Artika nanya, "Bagus apa nggak?" Lalu Baim biasanya menjawab dengan menebak-nebak, "Baju baru ya?" 

Meisya juga menceritakan hal yang mirip. Menurutnya Bebi biasanya tidak memperhatikan kalau Meisya beli tas baru, padahal tasnya ditaruh di atas meja. Yang kemudian ditimpali oleh Iwet Ramadhan, "Nanti kalau sudah ada tagihannya baru deh Bebi merhatiin." Hahaha... xD.

Wah, ternyata artis cantik juga mengalami hal seperti ini ya setelah beberapa tahun pernikahan. Menurut Alexander, ini dikarenakan kepandaian perempuan dalam mematut penampilannya dan para pria telah begitu mengenal mix dan match cara berpakaian mereka, sehingga setelah beberapa tahun kemungkinan para pria sudah begitu mengenal cara para pasangannya berpakaian. Karena itu dibutuhkan perubahan agar para istri bisa tampil menarik perhatian suaminya salah satunya dengan merangsang indera penciuman mereka dengan  keharuman yang baru.

Salah satu langkah yang Artika dan Meisya lakukan adalah dengan menambahkan Downy Scent-Switcher yang wanginya dapat berubah, pada pakaian saat mencuci. Baim mengakui bahwa ia selalu membawa pakaian tidur Artika dan anak-anak saat tur ke luar kota karena menyukai wangi mereka. Lain lagi dengan Bebi. Ia selalu full team, membawa seluruh keluarganya saat tur keluar kota. Menurutnya membawa keluarga bersamanya kemana-mana membikin ikatan pernikahan selalu terjaga. 

Di akhir acara, para pembicaranya berfoto bersama.



Dan gue, Yeye sama Ayu juga nggak lupa dong foto bersama juga ;)

Kompak pakai rok panjang sama Ayu dan Yeye.
(Foto dari Yeye)

Pengalaman memakai Downy

Setelah sampai rumah, makin penasaran dong pingin nyobain Downy lagi. Apalagi selain ada tas dan multiway scarf dari Cosmopolitan, juga ada produk Downy Happiness dan Innocence di dalam goodiebagnya.

Koleksi scent-switchernya sekarang jadi ada tiga macam Kakaak :D.

Gue itu sudah beberapa kali mencoba pewangi yang ditambahkan pada pakaian. Bahkan sejak jaman ngekos saat kuliah. Pengalaman sih pakai pewangi biasanya wangi saat mencuci saja, atau saat pakaian tidak kering memang pakaian jadi tidak bau apek. Tapi rata-rata hilang wanginya saat pakaian kering. Jadi kalau mau wangi ya tetep harus mengandalkan parfum.

Kalau Downy, saat pulang dari acara juga udah excited banget pengen pake varian lain karena memang wangi Downy Passion yang gue pakai waktu itu tinggal di baju dan wanginya enak banget padahal ga ditambahin parfum apa pun.

Karena saat itu bulan puasa dan saking gue excitednya, gue merendam mukena gue dan Bebe dengan wangi yang berbeda. Gue pakai Downy Passion, sementara mukenanya Bebe pake Downy Happiness yang segar.

Di bulan Ramadhan, pasti mukena ini kan sering dipakai. Apalagi buat tarawih di mesjid. Di awal puasa itu kan gue lagi nggak shalat, jadi Bebe suka diajak Papanya shalat tarawih di mesjid. Tapi pulangnya kok anak mama mukenanya bau keringat gitu. Hihihi... maklumlah ya anak kecil kadang ga bisa diam dan kadang lari-lari di dalam mesjid sama teman-temannya. Mesjid juga kan walaupun cukup adem tapi banyak orang jadi biasanya tetep aja keringetan.
Mukena Bali gue pakaikan Downy Passion

Ini mukena Bebe hadiah dari Enin tahun lalu, gue pakaikan Downy Happiness. 

Teman-teman sudah baca kan hasil survey yang diadakan Cosmopolitan bersama P&G tentang apakah para suami memperhatikan istri mereka. 

64.76% responden wanita menyadari kalau pasangan mereka tidak bisa membedakan dress hitam yang mereka miliki, dan hanya 35.24% responden pria mengatakan kalau mereka menyadari pasangan mereka sedang mengenakan dress hitam yang berbeda dari koleksi dress hitamnya.


Hubby sih memang kayaknya butuh waktu untuk menyadari gue pakai baju hitam yang mana. Kadang kejadian juga sama hijab pink. Secara ya istrinya ini koleksi hijab pinknya banyak. Jadi dia suka nggak 'ngeh' istrinya pakai hijab pink yang mana. Hihihi...

Nah, setelah dipakaikan Downy, mukena wanginya jadi enak walaupun sering dipakai shalat  dan tarawih. Si Bebe juga mukenanya jadi segar nggak bau keringat lagi. Betah jadinya pakai mukena wangi. Jadi saat takbir atau sujud rasanya lebih enak aja gitu. Sehabis shalat juga biasanya kan Hubby suka cium dahi Bebe dan gue, wanginya jadi enak. Hubby juga komentar hijab istrinya juga jadi selalu wangi ;).

Selain gue pakai untuk mukena, Downy juga gue pakai untuk merendam koleksi pakaian yang lain. Tapi dampaknya memang terasa untuk koleksi hijab viscose dan hijab chiffon.  Maklumlah ya, kalau lebaran kan kita suka salim sama orang tua, cipika-cipiki sama saudara, dan kadang peluk-pelukan juga sama adik.

Pas mudik lebaran kemarin, adikku sampai komentar, katanya hijabnya wangi banget. Dan dia terkejut gitu waktu gue tunjukkan gue pakai Downy yang baunya bisa berubah jika digosok. Katanya dia pingin nyobain pakai juga nanti. Secara ya koleksi hijab yang gue bawa mudik biasanya nggak gue langsung cuci. Biasanya gue angin-anginkan saja lalu dilipat lagi untuk dipakai sampai dua kali atau bisa tiga kali kalau dipakainya cuma 1-2 jam saja. Gue kaget juga hijabnya masih segar wanginya. 

Buat yang pingin tau varian Scent-Switcher, ini gue share ya.


Passion
Campuran buah yang manis dan terbungkus wangi vanilla yang hangat dan sensual.
Happiness
Harum yang menyegarkan, menyenangkan, dan sejuk saat musim panas. Cocok nih buat udara Jakarta yang panas.
Innocence
Harum musk yang feminin dan romantis.
Mystique
Wangi oriental spicy floral yang terinspirasi kota Paris saat tengah malam.











Cara pakainya gampang banget. Tinggal tambahkan Downy pada air bilasan terakhir atau ke dalam mesin cuci. Mencuci dengan tangan, setengah tutup botol cukup untuk 20 potong pakaian. Dengan mesin cuci, satu tutup botol cukup hingga 25 liter air.

Hm, kayaknya sih setelah persediaan Downy yang ini habis gue masih bakal beli lagi. Gue paling suka sama Passion dan Hubby paling suka yang happiness. Ada kesenangan sendiri soalnya saat mencium pakaian kita masih wangi di sore hari dan kalau digosok bisa tercium wangi yang lain :D.

Wednesday, 6 August 2014

Eid Mubarak!

Assalaamualaikum,
Halo, apa kabar? Kelamaan mudik blognya jadi jarang didatengin deh dua minggu ini *bersih-bersih debu*.

Gimana liburannya? I hope you like your Eid holiday and gain your normal weight soon :D. Kalau kata mak Indah Juli, Syawal ini harusnya puasa Syawal biar turun lagi berat badannya.

Idul Fitri tentu menyenangkan buat semua orang ya. Seneng bisa pulang bertemu orang tua dalam waktu yang agak lama, ketemu teman-teman sekolah, ketemu saudara, makan bareng-bareng. Iya silaturahmi itu menyenangkan. Semoga setelah liburan, kita jadi lebih bersemangat lagi ya menjalani aktivitas sehari-hari. Aamiin..

Oiya, sampai lupa. Belum mengucapkan Selamat Hari Raya,

Maaf Lahir Batin ya, Teman-Teman ^_^


Hari Raya ini nikmat sekali walaupun buat sebagian besar pemudik dari Jakarta mungkin disertai drama-drama arus balik yang parah. Alhamdulillah sudah kembali lagi. Tumpukan pekerjaan mungkin menunggu atau bahkan ada jobdesk baru yang akan dikerjakan. Tapi nggak apa-apa ya, semoga Allah selalu memberikan keberkahan pada apa yang kita lakukan. Aamiin...

Oiya, cerita mudik kali ini banyak banget sampai bingung mau cerita yang mana. Jadi mau posting beberapa foto aja sekitar lebaran ya.

Hari Idul Fitri kompak pake peach.
Mama nggak bisa shalat Ied, jadi fotonya selfie aja.
Dan Bebe bete karena nggak bisa ikutan ke mesjid. Hihihi ;).

Bebe pake dress dan hijab instan dari Kidsmii.
Suka banget dengan outfit ini.

Berduaan aja di Paris Van Java karena Papa lagi reunian sama teman.
Setelahnya minta todong difotoin :p.

Kompakan ah, pakai biru :D.

Dan tidak ketinggalan, foto keluarga dong ya ;).




Alhamdulillah kami semua baru pulang ke rumah kemarin. Masih pegal-pegal karena perjalanan, tapi harus back to reality. Hahaha... Selamat beraktivitas hari ini ya, Teman-Teman! 
Have a nice day semuanyaaa ^_^.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...