Monday, 1 September 2014

Festival Kuliner Serpong 2014: Sulawesi Nyamanna'... Pe Sadap!

Assalaamualaikum,
Selamat pagi! Hari ini saya mau lanjutkan postingan dari blogger preview kemarin. Setelah puas berkeliling di Summarecon Digital Center (SDC, postingan lengkapnya di sini), perut pun tentunya lapar. Saatnya makan malam dan menikmati berbagai macam makanan tradisional di Festival Kuliner Serpong 2014.

Festival kuliner ini digelar di Summarecon Mall Serpong. Jadi kami kembali menggunakan bus shuttle dari SDC ke mall. Wah ternyata sudah ada banyak pengunjung yang datang. Dari kejauhan saja kita sudah bisa melihat antrian pengunjung di pintu masuk dan di booth-booth makanan. 

Antrian di pintu masuk. Para pengunjung harus membeli kartu dengan nominal yang bisa dipilih untuk berbelanja. Jadi di sini kita berbelanja menggunakan kartu dan tidak boleh pakai uang tunai sama sekali.

Rasanya pas banget deh. Udah malam minggu, rame-rame bareng teman dan keluarga kita makan di udara luar menikmati makanan nusantara. Ambience-nya meriah sekali dan venue-nya dipenuhi dekorasi rumah adat Toraja yang disebut Tongkonan. Kamu pun bisa menemukan kapal pinisi besar yang juga dijadikan panggung lho, di sini. Dari sejarah, kita tahu kapal pinisi adalah kapal layar besar nenek moyang kita yang katanya adalah para pelaut.

Begitu banyak booth makanan tradisional. Menurut PR-nya Summarecon, bahkan ada beberapa pedagang yang langsung didatangkan dari Makassar dan Sulawesi. Memang primadona malam itu adalah Coto Makassar, Mie Cakalang dan pisang ijo. Tapi selain makanan-makanan itu kamu bisa menemukan makanan khas daerah lain, kok. Dari cilok bandung, kue cubit, sampai sate lilit. 

Yang saya rasakan pas pertama kali datang ke venue-nya adalah suasananya seperti pasar malam. Bedanya, tempatnya ga becek, bersih dan teratur. Para pengunjungnya antri dengan tertib dan sepertinya di setiap sudut terdengar tawa. Ada yang terdengar excited mencoba ini dan itu, ada anak-anak yang kepingin naik odong-odong, dan ada saya yang sudah antri mie cakalang sampai dua kali tapi nggak kebagian saking lakunya. Hahahaha...

Dari semuanya itu, pemandangan yang paling seru adalah pas Gading Night Carnival di mana para penari menari di atas panggung berlatarkan Kapal Pinisi yang megah itu. Seluruh pengunjung seakan berpusar mendekati panggung menikmati tarian, kemudian ditutup oleh pertunjukkan kembang api yang sangat meriah.

Pertunjukkan kembang apinya dan pengunjung yang berkumpul  bikin suasana seperti tahun baru. Para orang tua menunjuk ke langit memberitahu anak-anak. Dan banyak yang berteriak, "Horee..." setiap kembang api meledak di langit malam itu. Hahaha... Ah seru deh pokoknya. 

Yuk saya tunjukkan ya suasananya,

Can you feel the ambience?
Ini suasana lorong-lorong penjual makanan yang penuh dan antri.
Tapi nggak perlu takut, karena di sini antriannya tertib lho ;).

Ada yang jual bakmi jawa anglo.

Siapa yang dulu masa kecilnya suka makan gulali?
Kamu bisa nemuin gulali betawi juga lho di sini.

Anak ini lagi minta naik odong-odong sama Papanya xD.

Selain disediakan meja-meja dan kursi buat makan, di sini juga disediakan meja-meja tinggi seperti ini.
Meja-meja tinggi berada di lorong-lorong lebar antara booth tradisional yang menjual berbagai makanan.
Asyik juga ya jadi kerasa banget nongkrong di pasar malamnya.



Ini pertunjukkan Gading Night Carnival.
Lihat, di belakangnya ada kapal Pinisi.


Salah satu performer. Perhatiin deh, busur panahnya bercahaya. Hihihi.


Lihat! Ada kembang api!
Pertunjukkan kembang api ini seru banget. Para pengunjungnya sampai riuh sekali.

Karena penasaran, malam itu saya mengantri Mie Cakalang. Tapi subhanallah ya, ngantri nya lama sampai dua kali dan ternyata mi-nya habis. Huhuhu... sedihnya. Saking banyak yang beli kali ya sampai habis begitu. Akhirnya sebagai orang Sunda saya tertarik mampir di boothnya Peuyeum-Duren. Penasaran peuyeumnya diapain. Oh, ternyata peyeumnya dibakar dan dikasih saus kinca dari duren. Kalau di Bandung ini namanya colenak, bedanya colenak itu saus kincanya pakai gula merah.


Aduh, ini enaaak! Gue pilih peuyeum yang paling gosong karena gue suka aroma asapnya.
dan rasa sausnya itu, duren banget deh.

Selain nyobain peuyeum duren, nggak lengkap ya kayaknya makan di festival kuliner sulawesi tanpa nyobain pisang ijo. Hehehe... Kalo yang ini sih semua juga tau kan rasanya enak.

Pisang ijo warna warni. 

Berhubung di sini banyak spot bagus, pastinya kita bakalan banyak foto-foto dan update social media yah. Kalau kamu ke sini, nggak usah khawatir lowbat atau lupa bawa powerbank. Karena di sini ada yang namanya charging zone, alias tempat khusus buat nge-charge smartphone jadi kita bisa tetep narsis maksimal! xD Hehehehe...

Charging facility.

Buat kamu yang mau dateng ke Festival Kuliner Serpong, FKS masih berlangsung sampai tanggal 7 September 2014. Tempatnya di Summarecon Mall Serpong. Dari depan kemungkinan besar kamu bisa melihat ada kapal pinisi besar di depan mall. Nah, di situlah venue-nya berada.


Serunya menghabiskan malam bersama teman-teman dan keluarga.

Oiya, selain bisa belanja makanan khas Indonesia, di sini kamu juga bisa menemukan kopi Toraja yang terkenal. Para blogger mendapatkan souvenir kopi Toraja. Kemasan kopinya itu terbuat dari kayu dan ada ukiran tradisionalnya. Lucu banget ;).

Kotak kopinya ada ukiran tradisional dan bisa banget dipakai untuk menyimpan barang atau dibikin pajangan.
Nah, kalau kartu itu adalah kartu yang dipergunakan untuk berbelanja di FKS 2014.


Malam itu kami akhirnya saling berpamitan pulang. Alhamdulillah, perut kenyang dan hati pun senang. Sulawesi nyamanna'... Pe Sadap! :)

Perjalanan pulang ke Depok. Si Bebe udah ketiduran nih di kursi belakang :p.

Itulah cerita saya dari Festival Kuliner Serpong (FKS) 2014. Sampai jumpa di postingan berikutnya ya, Teman-Teman! ^_^



6 comments:

  1. wah ngiler aku lihat menu menu makanannya.. hiks sayang ga bs makan itu. btw, good luck ya mak

    ReplyDelete
  2. ngiler liat makanannya..sukses ngontesnya ya Mia

    ReplyDelete
  3. Untung foto makanannya ga banyak jadi ga bikin ngileer 😀

    ReplyDelete
  4. duh,jadi pingin coto makasar...

    ReplyDelete
  5. huahh kangen sms banget deehh, dulu sering ngegaul kesini bareng tante -,- udah lama banget gak ke serpong heheh

    ReplyDelete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...