Monday, 15 September 2014

My Kind of Me Time

Assalaamualaikum,

Hari ini tetiba pengen ngomongin 'Me Time'. Buat kalian yang udah pada punya anak, pasti deh tau rasanya butuh me time. Gue mau share dari pengalaman gue aja yah sebagai FTM, karena gue mengalami dunia kerja hanya sampai cuti melahirkan. Jadi ga benar-benar mengalami jadi working mom.

Yang paling berat jadi FTM menurut gue adalah kadang ada perasaan dipandang enggak produktif oleh sebagian orang. Seringkali kita merasa punya banyak potensi yang ingin disalurkan tapi sulit nyari jalan keluar *malah curcol :p . Kadang juga ada perasaan 'tidak bebas' karena kemana-mana harus bersama anak. Sekarang jadi mengerti kenapa orang tua suka bertanya, "Buntutnya udah berapa?" Ternyata anak itu emang seperti buntut. Kemana kita pergi, ya dia ikut. Hahahaha...

Jadi FTM memang sulit menemukan me time. Dari bangun sampai tidur lagi barengan sama anak. Kalau ada acara, ya anak harus dibawa. Gue memang sudah dari awal punya anak niatin ga bakal nganggap anak sebagai gangguan aktivitas. Ada acara? Ya bawa aja anaknya. Belanja? Ngurus surat? Ngopi di kafe? Nge-mall? Ke toko buku? Ngaji? Ya hayulah teuteup pergi sepaket. Kita mah emang solmet ya, Aira? *toss dulu dong*

Menyesal jadi FTM? Engga. Walaupun gue akuin kadang berat juga. Gue ingat suatu hari pernah jemput Hubby ke kantornya. Dan waktu di lift turun, lift berhenti di salah satu lantai. Kemudian masuklah serombongan cewe-cewe pake baju batik, baju khas buat hari Jumat. Ada perasaan yang nggak terlukiskan waktu ngeliat mereka cekikikan dan berisik. Mendadak kangen masa-masa kerja dulu cekikikan kayak gitu, walaupun sekarang juga tetep sih kebiasaan kalo cekikikan ketemu sama temen mah yah :P.

But of course, what I have now, I would never trade them with anything. Seringkali sebagai FTM kita harus sering me-manage hati supaya tetep happy. Selain tentu saja, harus ada support dari suami.  Salah satunya adalah dengan memberikan "Me Time" untuk diri sendiri. Jadi FTM itu harus bisa mensyukuri setiap saat kita mendapat kesempatan sendirian. Manfaatkan waktu yang cuma sebentar itu untuk menjadi dan menyenangkan diri sendiri. Ada beberapa hal simpel yang gue lakukan supaya tetep happy. Diantaranya:


Drive, Far Away
Ini salah satu Me Time yang gue sukain. Saat menyetir agak jauh,  pasti deh ada saatnya si Bebe ketiduran. Kalau enggak pas pergi, pasti pas perjalanan pulang. Ini saatnya nyalain radio atau dengerin MP3 dan kemudian nyanyi-nyanyi sepanjang jalan kayak jaman SMA ato kuliahan. Hahahaha...Maklumlah, kalo hari-hari biasa mana mungkin gue bisa pasang musik di handsfree dengan tenang sambil nyanyi-nyanyi. 

Baru beberapa hari kemarin ya gue nyadar kalau gue itu udah lama ga nyanyi sambil teriak-teriak. Pas lagu You Raise Me Up itu di bagian akhir enak banget teriaknya. Tapi tipsnya, keep your mouth shut ya kalo di lampu merah yang ramai kayak di perempatan Mampang. Secara di situ banyak tukang koran dan tukang asongan, nanti ketauan deh di dalem mobil ada ibu-ibu lagi goyang ga jelas sambil teriak-teriak. Tolong dijaga ya kehormatan kalian sebagai ibu-ibu. Hahaha xD

Oiya, keuntungan lain dari menyetir agak jauh adalah, kita bisa selfie kayak gini nih,




Ini selfie diambil waktu lampu merah. Kapan lagi kan bisa narsis poto-poto dengan bebas? Tipsnya lagi, liat kiri kanan dulu. Jangan sampe pas kita selfie ada tukang asongan ngeliatin. Hehehe..


Join The Community
Sebagai perempuan, tentu kita memiliki hobi atau cita-cita yang lain. Sepanjang hidup ini, kita harus punya passion, even misalnya seperti FTM sering menghabiskan waktu di rumah, kita tetap harus memiliki passion.

Buat gue, hobi ini adalah blogging. Tapi mungkin buat yang lain bisa hobi dagang, hobi olahraga, mendesain, atau mungkin hobi shopping? :P

Kalau menurut buku 7 Habits, ada kebiasaan ke-7 yang disebut mengasah gergaji. Kita harus mengasah gergaji every once in a while, lho. Salah satunya dengan bergabung bersama komunitas. Find you own hobby or passion dan temukan teman-teman yang memiliki passion yang sama di komunitas. Insya Allah kita bakal menemukan banyak sisi positifnya.  

Networking, sharing pengalaman, penambahan pengetahuan, menambah sahabat-sahabat baru, nambah rejeki (Aamiin...) dan yang pasti, tentunya: Me Time. Meet up bersama community biasanya membuka wawasan yang lebih luas dan kita pun bisa belajar banyak hal dari anggota komunitas yang sudah berpengalaman di bidangnya. At least dengan melihat mereka, kita bisa tahu kira-kira apa yang kita ingin lakukan dengan bakat yang kita miliki.


Meetup bersama Mommy bloggers beberapa bulan lalu.
Dapat ilmu baru, dapat teman baru.
Pulangnya bawa goodiebag buat si kecil ;)

Oiya, sambil kita nikmatin me time bersama teman-teman, si kecil juga jadi bisa quality time berdua aja lho sama Papanya. Si Bebe biasanya suka jalan berdua sama Papa. Gue menyukai ide mereka quality time, karena waktu kecil juga gue deket sama bokap. Berbeda dengan ibu, ada banyak hal yang bisa diajarkan oleh ayah sama anak perempuannya. 


Dressing Up
Menjadi ibu untuk pertama kalinya itu kaget, melelahkan dan nggak bisa tidur. Hahahaha... Dengan berbagai tugas di rumah, banyak FTM yang lupa memberikan sesuatu untuk dirinya sendiri. 

Dressing up alias berdandan menurut gue adalah salah satu me time yang bisa bikin kita lebih happy sama diri sendiri. Perempuan di mana pun tentu senang merasa lebih bersih, lebih cantik. Mungkin yang lagi baca ini pernah merasakan bagaimana semangatnya kita saat memoles lipstik baru di depan kaca untuk pertama kalinya. Excited banget kan liat warnanya? Sama nggak sih kayak waktu beli di toko? Sukur-sukur abis dandan dibilangin cantik ya sama suami #eaa :P.


Ini hanya beberapa contoh Me Time versi gue. Memang Me time yang gue sukain bukan seperti ke salon merawat diri. Kalo jaman masih belum punya anak, gue suka baca buku sambil ngopi. Sekarang sih setelah jadi ibu gue sulit menikmati aktivitas santai seperti itu di sore atau pagi yang damai tanpa teriakan anak-anak. Hahaha...

Of course, kita punya buntut yang selalu mengikuti kemana kita melangkah. Yang selalu menuntut pertimbangan ke dua saaat kita memutuskan sesuatu. Yang kadang bikin lelah hati kalo sulit diatur. And of course many women carry extra fat on their belly after giving birth. Karenanya, sebagai ibu kita harus pintar-pintar membahagiakan diri sendiri. Keep your self happy, Mommies!




It's mothers' life. I think all of women's life are changed when they have a child. 
The second you turned into a Mom, you just knew that you're never the same again. 
But it is sooo worthed! :')  - Mia Fauzia



Ini beberapa cara gue menikmati me time. Mungkin ada Mommies yang punya ide lain untuk me time? Comment di sini yah ;).

10 comments:

  1. Mau FTM maupun working mom sepertinya punya permasalahannya masing-masing ya Mi
    Yang penting, usahakan kita masih bisa punya Me Time yaa....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener mba Des. Me time itu emang penting banget ya buat semua mommy, biar kita lebih bahagia jd mommy ;)

      Delete
  2. toss Mia aku juga tanpa ART :) lumayan warna warni ya hidup hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Toss mbaa :D. Iya mba Lid, warna-warni banget ya tanpa ART. Tapi udah enjoy begini tampaknya

      Delete
  3. Walo saya belum jadi M, status masih W... hehehe, saya jg tetep punya me time lho Mak. Me time saya itu adalah ketika suami tidur sama sdh brangkat kerja. Emmm... ternyata kita sama ya, suka nyanyi sampai menghayati :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya nyanyi sampai nggak jelas gitu ya mak? Hihihi... toss :D.
      Kalo sendiri kita jadi merasa punya ruang untuk diri sendiri ya mak?

      Delete
  4. hi hi aku suka me time keliling mall ambass buat cuci mata, sendirian aja...ngider sampai pegel ga pakai shopping...

    ReplyDelete
  5. Yes! kudu pinter2 membahagiakan diri. soalnya kalo ibunya nggak bahagia, bisa berabe urusan rumah. ;)

    ReplyDelete
  6. Me time nya praktis praktis, dan akupun langsung ngebayangin Mia nyanyi teriak you raise me up ......

    ReplyDelete
  7. Selfienya ati2 ditilang polisi jg mi. Haha...

    ReplyDelete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...