Sunday, 23 November 2014

Our Silly Conversations (2)



Hide and Seek

Gue lagi online sambil tiduran di kamar, sementara Aira sama Papa main bola. Biasa lah bocil kalo Papanya pulang kerja suka langsung nodong ngajakin main tendang-tendang bola. Dia kan suka heboh banget dan langsung ambil bolanya sendiri jadi Papa ga bisa nolak deh. Hahahaha :D.

Waktu itu gue lagi nyantai tetiba bocil yang dengan wajah berkeringat abis main bola nyamperin dan nanya gue, "Ma, mana Papanya?" 

Terus ya gue jawab aja, "Engga tau. Di depan kali Aira." 
Dan bocil bilang, "O yaudah, Aiya mau di sini aja." Sambil dia ngambil posisi rebahan sebelah gue.

Semenit kemudian.

Papa masuk kamar dan ngakak, ngomong sama Aira. "Aira gimana sih? Katanya tadi main hide and seek. Kok malah tiduran di situ?"
Bocil digituin malah nyantai aja tiduran.

Jadi kata Papa, mereka itu lagi main hide and seek. "Tadi katanya Papa yang hide, Aiya yang seek ya." Hahahahaha... bocilnya ga nemu Papanya bukannya nyari malah nyantai tiduran xD.



Feeling Sad

Suatu malam Hubby mau nonton bola. Karena di rumah pake First Media, jadinya ga ada RCTI. Jadi untuk nonton bola di saluran lokal yang ga ada di TV kabel, Hubby pasti switch ke antene biasa. Sialnya, karena udah beberapa hari ini hujan gede disertai angin kencang, kayaknya posisi antene di atas jadi berubah, jadi gambarnya jelek deh. Yah biasa lah ya namanya cowok kalo soal bola mah. Akhirnya Hubby beralih ke internet nyari streaming. 

Besok paginya Hubby cerita. Jadi kan Hubby lagi asik nonton bola di laptop tadi malem itu waktu Aira dateng nyamperin ngajakin main lempar balon. "Pa, Aiya mau main balon." Tapi berhubung pertandingannya lagi seru Hubby bilang, "Nanti ya, Papanya nonton bola dulu." Kemudian bocil pun ngeloyor keluar dari kamar.

Abis itu bocil masuk kamar lagi sambil jilatin lollypop dengan muka yang suram gitu.
"Kenapa Aira?" Tanya Papa.
"I'm feeling sad." Katanya sambil tetep ngejilatin lollypop.

Kata Hubby si Bebe sekarang uda bisa bikin Papanya ngerasa bersalah. Hahahaha.. yep, in an adorable way that we can't resist yak xD.



Tidur Siang I



Si Bebe bawa Elsa ke kamar, disuruh tidur dan diselimutin. "Good night, Elsa." Katanya sambil dicium jidatnya Elsa. Trus si Bebe juga ngambil posisi tidur juga di deketnya Elsa dengan tenang.
Mamanya hepi bgt, mau tidur siang gausah pake ngebujuk-bujuk.

Tapi cuma sebentar, karena si bocil ngelompat dari bantalnya dan teriak,"Huaah.. Good morning, Elsaaa!" #tepokjidat



Tidur Siang II

Lagi berusaha ngebujuk bocil tidur siang tapi susah bener.

Bocil bulak balik badan, baca doa sebelum tidur, sampe ngomong good night. Terus pura-pura tidur pake suara ngorok-ngorok boongan. Emaknya geleng-geleng ni anak ngikutin siapa '. Terus tiba-tiba dia kebangun dari dr tidur boongannya, dan teriak,

"Hah! It's coronation day!" dan langsung nyanyi sambil muter muter

"The window is open so's that door, i didn't know they did it anymore..." dst sampe refrain "for the first time in forever..."

Buat para penggemar Frozen pasti hapal banget ya adegan itu. Dan akhirnya gue ngerti kenapa bocil pura-pura ngorok boongan ternyata dia ngikutin adegan ini.






Emaknya antara ngakak tapi sebel kagak tidur tidur.




Oncom

This conversation took place at the kitchen. Menunya, Nasi Tutug Oncom karena saya lagi kangen berat makanan sunda.


Mama : Aira, mam sendiri ya.
Bebe    : Iya. Potong-potong dagingnya Mama. 
Mama : (suwir-suwir ayam)
Bebe    : Pake tempe juga ya. 
Mama : (ambil tempe, taruh di piringnya)
Bebe    : Mau sprinkles juga.
Mama : ...
(Bengong dulu. She usually refers sprinkles to some chocolate sprinkles or another icing. Lalu Mama nyadar maksudnya adalah sambal tutug oncom yang belum dicampur nasi).
Mama : Itu bukan sprinkles, Aira. Itu namanya oncom.
Bebe    : O... moncong...
Mama : (intonasi pelan dan lebih jelas) ON...COM
Bebe    : (intonasi yang sama pelan) MON...CONG.

Baeklah xD

Saturday, 22 November 2014

#OOTD Tips: Finding Your Own Role Model

Assalaamualaikum,

Halo, apa kabar? Hari ini gue mau ngomongin soal Outfit Of The Day (OOTD).

Kayaknya sekarang hashtag #OOTD udah marak banget dipakai semua orang di media sosial ya. Gue sih senang, karena sekarang dengan mudah orang bisa share cara berpakaian mereka ke instagram. Apalagi buat gue yang berjilbab ini, dulu kayaknya role model yang merupakan selebritis yang berjilbab itu masih jarang ditemukan. Nah, dengan instagram kita bisa suka-suka follow instagram hijabers kece yang gayanya bisa menginspirasi gaya kita sehari-hari. Seru kan?

Siapa sih instagrammer favorit kamu yang gayanya sering dicontek?

Kalau gue pribadi, gue suka follow account instagram desainer baju muslim. Iya secara kan mereka desainer yah, jadi ada aja ide lucu buat memadu-padankan pakaian. Dari segi warna, bahan jilbab terbaru sampai apa sih yang sekarang lagi ngetren. Personally gue sih sukanya hijabers yang gayanya casual dan ready-to-wear gitu. Soalnya kan gayanya lebih applicable buat sehari-hari. Sukur-sukur kalo bajunya lucu dan bisa dibeli juga, jadi belanja deh yak xP.

Yang ke dua, gue suka follow akun instagram yang bisa gue jadiin role model. Dari gayanya, tinggi badannya, dan yang pasti sih yang bajunya bisa gue beli. Jadi kalau Instagram yang macam Syahrini gitu sih gue ga follow, belom mampu soalnya beli bajunya juga. Hahahaha *dilempar duit*.

Salah satu seleb instagram yang gue follow adalah Zaskia Sungkar. Karena kalau dilihat kayaknya kan badannya termasuk kategori mungil. Gue juga mungil kan, walaupun agak ga mungil ke sampingnya sih. Hahahaha :P. 

Selain itu, as you may have noticed, gue senang banget bergaya casual dan suka plain colors. Gue enggak terlalu suka baju yang motif-motif. Kalo Hubby suka pusing katanya liat gue pake motif, flicker gitu katanya.

Zaskia ini gue perhatikan gayanya seringkali casual, even ketika harus tampil feminin. Easy chic lah kalau menurut gue. Zaskia juga jarang banget pakai pakaian bermotif. Kalau pun pakaiannya bermotif biasanya suka diimbangi sama warna yang netral. Jadi femininnya lebih ke feminin yang classic gitu. Ini dia beberapa contoh foto OOTD-nya Zaskia di instagramnya.



Bermain dengan warna pastel, gaya hijab yang santai, pakai sepatu yang super nyaman.
Cocok banget nih look-nya buat jalan-jalan.




Kalau suka baju yang polos-polos dan menginginkan look yang lebih keren,
kita bisa memilih untuk memakai model pakaian yang lebih menarik.
Tambahkan gaya hijab sederhana, atau kacamata hitam yang edgy. Langsung stand out deh gayanya.

Celana nyaman berwarna bright, black & white, plus long outer. Santai tapi keren.

Lagi ada acara semi formal atau formal dan bingung pakai apa? Ini ada beberapa look yang terlihat kece. Buat gue yang rada-rada kurang suka pakai rok, gue selalu mencari ide gimana caranya terlihat rapi tapi pingin nyaman. Malas pakai dress, ribet xD.

Masih dengan long outer yang sama seperti sebelumnya.
Kali ini shirt di dalamnya diganti blouse. Ganti juga sepatunya dengan yang lebih tertutup.

Celana palazzo, blazer panjang, dan hijab yang diikat seperti shawl.
Tampilannya simpel banget dan cara ngikat shawlnya gue suka deh, romantis gitu :p.

Kece dengan warna nude from head to toe.
Kuncinya bahan baju dan celana yang agak mengkilap, dan tambahkan aksen gold di belt serta aksesoris lain.


Celana bahan, cape yang keren, plus bahan jilbab yang mengkilap. 

And when I eventually need to wear a long skirt, I would love to be seen like this.

Puffy skirt yang nyaman dan tetep yah looknya keren walopun simple.

Kalo kamu suka gaya berpakaian seperti apa? Banyak lho role model OOTD yang bisa kita contek di instagram. 

Happy wiken, Guys! Wassalaamualaikum :).


*Semua foto Zaskia Sungkar diambil dari akun instagram official Zaskia Sungkar @zaskiasungkar15 .



Wednesday, 19 November 2014

Bio-Oil: The Event and A Little Review

Assalaamualaikum,

Teman-teman mungkin masih ingat event Bio-Oil yang pernah saya posting di sini beserta banyak kelebihannya ya. Sekitar dua minggu lalu saya mendapat undangan lagi dari Bio Oil, Discover Your Happy Skin. Event-nya diadakan di Mall Kota Kasablanka dan kali ini kita punya kesempatan untuk mengecek kesehatan kulit.

Waktu mulai mengecek kesehatan kulit itu agak deg-degan juga deh, secara kan saya enggak pernah ngecek-ngecek segala. Saya emang termasuk ga terlalu rajin memakai produk perawatan, jadi ritualnya hanya dibersihkan saja. Cuma kadang-kadang aja dikasih pelembab, lainnya enggak pernah.

Apalagi kulit saya ini termasuk kategori yang berminyak. Waktu masih tinggal di Bandung, saya enggak terlalu khawatir karena beberapa produk pelembab wajah masih cocok digunakan karena iklim Bandung yang lebih kering dan lebih dingin. Namun sejak tinggal di Jakarta, saya baru ngeh kalau Jakarta itu panas dan tingkat kelembabannya tinggi. Kebanyakan produk pelembab yang saya pakai seringkali malah bikin wajah saya tambah berminyak. Jadi satu sampai dua jam pakai bedak saja sudah mulai kuleuheu kalau kata orang sunda mah. Hehehe... Kalau masih di ruangan ber-AC sih masih mending ya, kalau outdoor biasanya udah pasrah aja xD. Semenjak punya anak juga kerasa sih kulit mulai berubah. Ga usah cerita lah ya kalo masalah stretch mark mah. Kayaknya kebanyakan ibu yang melahirkan ngalamin :P.

Jadi saya excited banget deh hari itu. Setelah registrasi, saya langsung mampir di booth pemeriksaan kulit dan diperiksa kulitnya memakai alat khusus. Katanya alat ini memeriksa sampai ke bawah kulit, jadi pake make up juga ga ngaruh ya, Non! Hahaha xD. Sebelum mulai, kita ditanya dulu tanggal lahirnya, ini untuk membandingkan usia kita dengan keadaan kulit kita bagaimana.


Ayo dicek dulu kulitnya yah.

Nah, ini penampakan kulitnya kelihatan di layar.

Jadi ternyata kadar minyak gue itu 17% dan memang termasuk tinggi. High intensity, sodara!

hihihihi...

Selain kadar minyak, ada juga beberapa parameter yang diukur seperti elastisitas, jerawat, dan kelembaban. Kalau kata Mbak-nya, kadar minyak tinggi itu gapapa karena bikin awet muda (aamiin). Elastisitas kulit saya termasuk masih cukup baik tapi harus ditingkatkan. Menambah elastisitas kulit itu bisa diperbaiki dengan memakai vitamin A dan vitamin E yang termasuk dalam produk Bio-Oil. Bio-Oil juga bagus untuk meratakan warna kulit serta mengurangi dampak penuaan dini. Duh, berarti harus coba nih saya.



Dari hasil tes di atas, saya yang berusia 30 tahun, usia kulitnya 30.5 tahun. Ya sesuai lah ya sama usia saya yang emang 30 lebih. Tapi mau juga dong punya usia kulit di bawah usia yang sebenarnya biar awet muda gitu lho, hahaha... xD.


Kita foto dulu hasilnya biar saya inget buat rajin-rajin jaga kesehatan kulit.

Setelah cek kesehatan kulit, ada talk show mengenai Happy Skin dan manfaat Bio Oil bersama Brand Manager Bio-Oil, Nurhayatini yang menjelaskan manfaat Bio Oil,  artis Endhita dan Safina yang berbagi pengalaman memakai Bio Oil, serta dr. Eliza Miranda yang bercerita tentang kesehatan kulit.

"Kerusakan kulit di Indonesia sebagian besar disebabkan oleh paparan sinar matahari yang mengandung Ultraviolet yang sering disebut efek photoaging," kata dr. Eliza. Menurutnya, Indonesia merupakan negara tropis dengan paparan UV A dan UV B yang cukup tinggi. Kondisi ini menyebabkan elastisitas dan kolagen kulit menurun dan kulit menjadi lebih rentan. 

Penanganan yang tepat adalah dengan memberikan turunan vitamin A dalam Bio-Oil untuk menghambat degradasi kolagen di jaringan kulit dan merangsang pembentukan kolagen baru serta meningkatkan elastisitasnya. 

Oo.. jadi rahasia kulit bagus selain vitamin E adalah vitamin A ya *catet*. 


Setelah Talkshow, para narasumbernya berfoto bersama.

Sebelum pulang, saya dan teman-teman blogger juga berfoto bersama.

Witha, Yeye, Ayu dan saya.
Photo Courtesy of Bio-Oil.


Selesai acara, saya mendapatkan goodiebag yang isinya Bio-Oil. Yeay! Senang sekali karena bisa mencoba memakainya. Penasaran banget sama manfaatnya.

Kemasan 60 ml ini kecil dan enak buat dibawa-bawa.

Saya sudah mencoba Bio-Oil ini selama beberapa hari. Bio-Oil ini katanya kan dry-oil jadi cepat menyerap. Sebenarnya aplikasi pertama saat dipakai menurut saya enggak dry banget. Jadi teksturnya masih oily tapi memang diaplikasikan di wajah dengan ujung jari yang diputar pelan-pelan pada kulit oil-nya cepat terserap.

Saya baru coba beberapa hari menjelang tidur dan saat bangun tidur kulit saya terasa agak lebih berminyak dibanding menjelang tidur, mungkin karena faktor kulit saya yang memang berminyak ya. Namun saya akui kulit wajah saya jadi lebih lembab. 

Saya masih excited dan masih akan pakai produk ini terus karena tampaknya tidak menimbulkan gejala yang jelek di kulit. Lagian saya masih kepingin elastisitas kulit wajah saya meningkat. Hehehe... Maaf ya masih belum bisa review banyak mengenai produknya karena pemakaiannya masih sebentar banget. Semoga nanti bisa saya update review lagi setelah beberapa waktu. Bismillaah.... moga-moga bisa mendapatkan #HappySkin. Aamiin...

Oiya, Bio-Oil sudah bisa didapatkan di toko Guardian terdekat lho. Harganya Rp 120.000 untuk kemasan 60 ml. 

Thanks for reading this post, Guys! I'll see you in the next post ^^. Wassalaamualaikum.

Sunday, 16 November 2014

(Mendadak) Turban

Assalaamualaikum,

Halo, apa kabar? Enggak kerasa ya sudah weekend. Entah kenapa kalau mendekati akhir tahun itu waktu serasa cepat banget berlalunya. Hari ini saya mau posting (ala) OOTD aja.

Ceritanya, hari sabtu kemarin saya harus dateng ke sebuah acara di kantor Female Daily,. Event-nya ini keren dan memungkinkan kita membantu masa depan anak Indonesia yang lebih sehat dengan cara yang do-able alias bisa banget kita lakukan. Tapi nanti saya posting yah detail event-nya.

Jadi ceritanya, baru malam sebelum acara saya tahu kalau dresscode-nya a touch of Indonesia. What! Orang-orang terdekat saya pasti tahu deh saya enggak punya baju batik. Hihihihi... Sebenarnya enggak perlu batik juga sih, cuma masalahnya selain batik pun saya enggak punya.

Sungguh telat sekali untuk capcus ke pusat perbelanjaan dan mencari baju batik. Jadilah bongkar-bongkar lemari. It was really frustating because I know I don't have any batik clothes. Satu-satunya batik yang pernah saya pakai adalah kain yang saya lilit sebagai bawahan di untuk sebuah event di sini. Dan saya lagi enggak mood pakai kain lilit. Hihihi...

Besok paginya saya bangun dan mandi pagi. Akhirnya memutuskan kain batiknya mau saya pakai sebagai shawl panjang saja. Pinginnya sih dipakai jadi jilbab dan dililit, tapi pengalaman sebelumnya memperlihatkan kainnya is way too slippery on my head buat dipakai jilbab. Jadilah saya mengikat jilbab dengan gaya turban dengan hijab kaos yang tipis.

Saya sebenarnya sangat menghindari hijab gaya turban. Karena saya suka berpikir pasti  kepala saya jadi keliatan besar. Tapi pas saya coba pertama kali ternyata kepala saya enggak gede-gede banget. Wajah saya memang tampak agak lebih bulat dari biasa, tapi buat saya sih acceptable lah, mengingat I was that close to have nothing to wear. Hahaha xD. Apalagi Hubby juga bilang oke. Saya sih kalo Hubby udah ngomong oke berarti acceptable. And everything seems to be fine then :P. 

Cara memakai turban ini hanya dengan mengikat shawl di belakang kepala, lalu dililit agak ketat di kepala biar rapi. Ujungnya dimasukkan ke belakang kepala lagi. Kain batiknya saya jadikan aksen shawl panjang di leher, shawlnya saya biarkan panjang biar badan keliatan lebih panjang.









Shawl as turban - x.s.m.l | Top - Restu Anggraini | Pants - Contempo.

So, moral of the story adalah: harus beli baju batik! Hahaha.. xD 

Yep, mulai sekarang kayaknya saya harus hunting batik nih biar enggak pusing. Karena sekarang banyak acara yang dresscode-nya batik. Mungkin beli blazer atau atasan kaos yang modifikasi batik biar kalau ada dresscode batik lagi enggak usah bingung. 

I'll see you in the next post ^^. 
Wassalaamualaikum.

Wednesday, 12 November 2014

Book Launching: Diary Ibu Hamil

Assalaamualaikum,

Hi, Guys! Apa kabar? Minggu lalu saya bareng sama partners in crime saya, Yeye sama Ayu, dateng ke Book Launching "Diary Ibu Hamil" di MEIN Boutique, Plaza 88, Kemang. Ini dia undangannya,




Sebenernya hari itu Yeye lagi sibuk baking karena ada pesanan dan besoknya Millie ulang tahun, dan Ayu lagi ikutan workshop menjahit. Jadilah hari itu rada ribet. Ayu datengnya agak telat, dan Yeye belom makan siang. Hahahah... pulangnya juga pada buru-buru jadinya. Untungnya kita masih bisa chit chat ya mamak-mamak kece :*

Sebelum mulai acara ada sweet table yang bisa kita nikmati.


Sumber: Instagram @meindesigners.

Sesi pertama ada talkshow bersama penulis buku Diary Ibu Hamil. Jadi buku ini berisi pengalaman 3 perempuan hijabers saat hamil yaitu Mimi Alysa, Afra Nurina, serta Sendy Monarchi dan ditulis oleh Ade Aprilia. Ide awalnya datang dari Afida Sukma, seorang fotografer yang populer di antara para hijabers. Karena ternyata mereka bertiga usia kehamilannya hanya beda beberapa minggu. 

Kiri ke kanan: Ade Aprilia, Afra Nurina, Sendy Monarchi, dan Mimi Alysa.

Di buku setebal 224 halaman ini Mimi, Afra dan Sendy bercerita bagaimana mereka menghadapi kehamilan dari awal sampai pasca melahirkan dan menyusui. Dari Morning sickness sampai pembahasan dari segi al-quran dan hadits. Hal-hal seperti kenapa sih mual terus? Dan kenapa sih ngantuk terus? juga dibahas dari sisi medis. 

Kalo menurut gue sih, kelebihan lain dari buku ini kayaknya yang pasti foto-fotonya yang cakep dan diambil sama Afida Sukma. Bisa jadi ide bagus buat foto pregnancy sekaligus bisa nyontek outfitnya juga buat kehamilan berikutnya *eh. Hehehe... :P

Para penulis dan perwakilan penerbit Kawan Pustaka.
Cantik-cantik yah para hijabers ini :D.

Di sesi kedua, kita diajak untuk berdiskusi lebih jauh tentag kehamilan itu sendiri. Nara sumbernya, Suci Utami, Syifa Fauzia, dan dr. Dian Indah Purnama (dr. DIP), SPOG. Jadi kata dr. DIP, morning sickness itu kerap terjadi pada ibu hamil. Tapi tidak boleh dibiarkan, lho. Jika Ibu hamil tidak makan, biasanya rasa mual bertambah karena telat makan juga. Solusinya adalah dengan makan sedikit tapi sering. Pokoknya makan apa saja asal ada asupan. Misalnya biskuit regal yang kecil kita bisa cemilin, tapi frekuensinya sering.

Jadi ingat dulu deh pas gue hamil. Orang lain hamil naik berat badan gue malah turun berat badannya karena mual sampai usia kandungan 6 bulan. Tapi gue sih biasanya akalin dengan minum yoghurt sama eskrim karena enak. Hehehe :p..

Kiri ke Kanan: Syifa Fauzia, dr. DIP, Suci Utami.

Acara selesai pukul 15.40 dan sebelum pulang kami foto bareng dulu. Kebetulan Ayu kenal sama Mimi Alysa, jadi kita welfie deh pake handphone-nya Yeye. Ihiiy. Semoga bukunya laris manis! Aamiin...


Cheese!
Photo courtesy of Yeye

Acaranya seru, sayang nih pada buru-buru juga pulangnya. Ayu ditungguin suaminya sama Rafa karena mau kondangan malamnya dan Yeye harus baking. Sementara itu Hubby sama si Bebe lagi di Penvil. Akhirnya nebeng Yeye deh sampe depan Penvil, hehehe.. Mamaciiih Yeye :*. Dan besoknya Yeye sempet-sempetnya lho ngirim kue-kue ultah Millie ke rumah gue! Super mom banget ga sih? Mamacih lagi ya Yeye... kuenya enak-enak lho. Yang mau order silakan dateng ke blognya yah :).

Oiya, buku Diary Ibu Hamil harganya Rp 85.000,00 dan sudah beredar di toko-toko buku dan juga online. 

Wassalaamualaikum.


Tuesday, 11 November 2014

Taman Safari, At Last! (Part 1)

Assalaamualaikum,

Sekitar dua bulan lalu kami jalan-jalan ke Taman Safari. Sebenernya udah lama banget pengen ngajakin si Bebe jalan-jalan ke sini. Tapi kok ya ada aja gitu alasan nggak jadinya. Dari mulai ada acara, malas macet-macetan di Puncak, males beranjak dari tempat tidur pagi-pagi, sampai harga tiketnya yang lumayan (buat gue, lumayan kan bo dikali 3  *kekepin dompet*). Sebenernya Hubby sih oke-oke aja, cuma emang gue-nya aja kebanyakan mikir. Hahaha...

Dan... tetiba aja semua alasan itu menghilang begitu saja karena... kita dapat harga yang oke banget dibanding harga beli di sana. Horeee!!! *jingkrak jingkrak*. 

Jadi begini ceritanya. Gue kan keukeuh ga mau kesana dulu karena harga tiketnya Rp 140.000 per orang. Tapi walopun keukeuh akhirnya gue tergoda juga gegara liat postingannya beberapa teman blogger yang kok bisa-bisanya sih kalian posting barengan pergi ke Taman Safari. Hahahaha... xD.

Akhirnya gue telepon deh tu Hubby di kantor ngajakin ke Taman Safari wiken itu. Hubby sih oke aja katanya, tapi berangkatnya harus pagi banget biar bisa eksplor seharian #okesip. Gue bilang aja sekalian nanti kita bawa bekal aja dari rumah. Secara makan di tempat wisata begitu kan suka ampun-ampunan harganya. 

Siangnya Hubby nelpon katanya iseng liat internet dan nemu harga tiket murah di Transbuana Travel. Tiket dewasa Rp 90.000 dan anak-anak Rp 85.000. Wah, harganya lumayan banget ya, hitung-hitung bisa menghemat Rp 155.000, hihihi. Tapi cobalah search dulu nama Travelnya, karena takutnya penipuan. Hubby kemudian nelpon Travel itu, ternyata kami bisa tiket murah karena kebetulan ada rombongan besar yang beli tiket lewat travel tersebut. Kami bisa dihitung ikut dalam rombongan jadi jatuhnya harganya lebih murah.

Wiken itu, hari Minggu, kami bangun pagi banget dan jam 6 an lebih udah jalan menuju Puncak. Hepi banget karena jalanannya lancar. Tapi ternyata, sampai gerbang tol ciawi jam 7.45 an puncaknya lagi ditutup dong. Padahal harusnya kalo cari-cari di internet sih jadwalnya ke atas belum ditutup. Ah ya sudahlah, dinikmatin aja. Udah tau kan kalo arah Puncak emang harus selalu siap macet. Jam 9 lebih akhirnya jalan menuju atas dibuka. Dan sebelumnya kami mampir dulu di Cimory Mountain View buat beli minuman. Enak Cimory-nya masi sepi.


Mampir Cimory dulu.

Menuju kompleks Taman Safari kami berhenti pinggir jalan dulu beli tiga ikat wortel dan langsung menuju tempat cek bus pariwisata seperti yang diberitahu petugas travelnya. Dari patung gading belok ke kanan dan menunggu sekitar 15 menit untuk ambil tiketnya. Dann... petualangan dimulai. Ihiiiy.


Yang pertama kita temuin tempatnya Gajah.
Hai, Gajah!

Ini gajahnya santai beneeer...


Bocil excited banget liat binatang-binatang. Ceritanya dia takut sama binatang, tapi diajakin duduk bareng Mamanya enggak mau, malah pengen duduk sendiri di belakang. Hahahaha..
Itu sih namanya bukan takut, malah berani itu namanya xD.

Berhenti di depan tempat badak, terjadi percakapan seperti ini.
"Ma, itu badaknya lagi apa?"
"Itu badaknya lagi makan."
"Makan apa?"
"Makan rumput badaknya."
"Mana rumputnya?"
Dan kemudian Emaknya baru ngeh kalo di situ ga ada rumput gegara keasikan moto *nyengir*
"Pa, itu badaknya lagi apa?" si Bebe dengan gusar beralih ke Papanya.
"Itu badaknya lagi berdiri aja." kata Papanya
"Kenapa berdiri aja?" Okay, tough question. Menurut kamu, ini badaknya lagi apa sih? xD




Seru banget liatin bocil takut ngeliat kancil-kancil nyamperin dan minta makan tapi sekaligus excited. Dia concern banget deh kalo ada kancil badannya agak kesenggol sama mobil yang lewat perlahan sambil minta makan. Dia heboh sendiri bilang,"Come on! Don't give up!" Hahahaha... :D.

Heboh ngeliat binatang sambil nunjuk-nunjuk.


Kasi makan kancilnya dan segera tutup kacanya karena takut nyosor. Hahahaha...
Hati-hati dengan binatang yang lebih tinggi dari mobil Anda karena biasanya nyosor lebih jauh ke dalam mobil xD

Mari Makaaan....


Santaaai.


Aira, tuh ada Masha and Bear!

Ada Jerapah juga.

Sekitar jam 12 kami berhenti di tempat parkir dan makan dulu. Gue bikin nasi Tutug Oncom sama ayam goreng dan es buah pake yoghurt Cimory. Tapi lupa nasi Tutug Oncomnya enggak difoto :P.

Kalau bawa sendiri makan es buahnya puas banget.

Setelah makan kami nonton Dolphin show, liat-liat binatang air dan binatang malam, nonton Sea Lion Show, dan sekilas nonton Bird Show. Tapi gue bakal ceritakan di posting selanjutnya aja yah.




I'll see you in the next post ^^.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...