Friday, 26 December 2014

Spa Trip Getaway (Part 4): Gala Dinner & A Session About Happiness

Assalaamualaikum,

Hari ini saya mau lanjutin cerita Spa Trip Getaway dua minggu lalu ya. Kali ini mau ngomongin sesi gala dinner. Gala dinner adalah acara yang kami nikmati pada Sabtu malam setelah spa. Buat kalian yang pingin baca part 1 sampai 3 dari spa trip ini, bisa dibaca di sini, di sini dan di sini

Javanese massage kami (saya dan Putri) selesai pukul 18.30 sore itu. Badan rasanya enak sekali setelah dipijat. Therapist-nya menyarankan jangan mandi dulu selama 1 sampai 2 jam karena  setelah dipijat, pori-pori masih terbuka. Kalau mandi bisa masuk angin. Sayangnya, sesi gala dinner kami dimulai pukul 18.45 jadi kamu harus cepat bersiap-siap.

Saat kami keluar ruangan, ternyata hujan lebat dan kami kehabisan payung.  Padahal jarak dari Spa ke hotel lumayan kalau hujan lebat begini. Kami akhirnya menunggu sebentar lalu tak lama Witha juga selesai massage. Mas-mas resepsionis baik sekali mau menelepon dan meminta dikirimkan mobil hotel untuk mengantar kami kembali ke kamar. Namun setelah menunggu sekitar 10 menitan hujan lebih reda dan kami bertiga memutuskan lari ke hotel. Lumayan deh ngos-ngosan, karena jalanan ke arah hotel menanjak dan kami harus naik beberapa tangga pula. Hahaha.

Akhirnya sampai kamar saya dan Putri langsung bagi waktu. Putri mandi duluan. Untungnya wastafel di kamar ada di luar kamar mandi jadi saya bisa sikat gigi di wastafel dan menyiapkan outfit lalu cuci muka. Tak lama saya mandi dan langsung deh hectic di kamar. 

I asked Yeye and Ayu to save a seat because I know it was very late. Dan mereka membalas dengan foto selfie di acara dengan pose ngeledek xP. Bagooos... *jitakin satu satu*.

Saya juga enggak sempat deh dandan heboh, cuma pake BB cream, bedak, pensil alis, eyeliner tipis dan lipstik. Untungnya saya juga berniat memakai shawl instant jadi enggak pusing mikirin style untuk hijab. Putri agak kerepotan karena di kamar tidak disediakan hair dryer dan rambutnya masih basah. Untungnya pas kering rambutnya tetep bagus ya, Put? :D

Sampai di Giri Room, acaranya belum dimulai. Para tamu masih menikmati hidangan yang disediakan dan berfoto-foto di depan wall of fame Bio-Oil. Syukurlah. Saya pun bergabung bersama blogger-blogger lainnya.

Oiya, dress code untuk gala dinner ini warna putih. Jadi tamunya semua memakai pakaian bernuansa putih, termasuk dekorasinya juga.

Para blogger minus Ghigi dan Mira.
(Left to right) Putri, Bu Ida, Nola, Witha, Ayu, Yeye, dan saya.


Gala dinner bernuansa putih.


Makan malam diiringi yang musik lembut.


Sambil enggak lupa foto-foto juga dong biar eksis :p.
Photo courtesy of Yeye.

Acara dibuka dengan sambutan dari Mba Nurhayatini, Brand Manager Bio-Oil.



Sejarah Bio-Oil. Dari awalnya di South Africa sampai ke Indonesia.

Bio-Oil sudah memiliki sertifikat yang dapat membuat konsumen merasa aman memakai produknya.
Di antaranya, yang penting untuk konsumen Islam: produknya halal.

Setelah itu ada sesi motivasi dengan tema "Happiness" dengan pembicara, Vivid Argarini. Mba Vivid ini adalah seorang motivator. Beliau juga adalah former CEO dari majalah Aneka Yess. Itu, lho, majalah yang memopulerkan senyum 3 jari dan cover boy-cover girl jaman saya masih ABG. Hayo, masih pada ingat enggak? 

Di awal sesi, kami diminta oleh mba Vivid menjelaskan apa artinya "Happiness". Jawaban peserta beragam sekali. Ada yang bilang "Happiness itu kalau saya begini, kalau saya begitu." Ada juga yang berpendapat happiness itu saat ia merasa bahagia dan itu bisa kapan saja. Hm... masih random ya jawabannya. Dan Mba Vivid juga kayaknya sengaja membiarkan pertanyaan itu menggantung begitu saja.

Kami diajak menikmati lagu Enya sambil menutup mata, kami juga diajak mengenal diri sendiri untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari sisi fisik serta kelemahan dan kelebihan  kita dari sisi inner beauty/sikap. Hm, pertanyaan yang susah ya. Kayaknya kebanyakan kita lebih fokus menuliskan apa saja kekurangan kita deh dibanding kelebihannya.

Mba Vivid Argarini.

Di akhir sesi, Mba Vivid menjelaskan bahwa "Happiness is right here, right now." Kebanyakan kita menyebut bahwa, "Saya akan bahagia, jika saja saya..." Padahal happiness itu sebenarnya adanya di dalam diri kita.

Belakangan saya masih berpikir mengenai sesi tersebut, lalu menyimpulkan, maybe she meant that happiness is just a state of mind. Bukan sesuatu yang kita rasakan setelah mendapatkan sesuatu. 

Saya pun beberapa hari kemudian masih mikir, apa sih kebahagiaan buat saya? We all know, along with everyday routine, sometimes we seem to forget the excitement of living our every day life. 

Saya jadi ingat kapan biasanya saya merasa bahagia. Saya merasa bahagia saat saya bangun tidur dan saya bersemangat menghadapi hari.  Kadang alasannya tidak harus jelas karena apa, tapi saya happy saja. Apalagi kalau ada celetukan atau tingkah bocil yang lucu. Atau percakapan bodoh sama pasangan yang bikin tergelak ketawa sampe sakit perut.

Saya masih belum bisa mendefinisikan kenapa bisa begitu sampai saya melihat gambar di bawah ini, yang diposting oleh teman saya, Freshty, di Path.





Saya pun jadi agak tersentak. Mungkin sebagian kita begitu terbiasa dengan rutinitas sehingga kita kadang kehilangan excitement dalam mengerjakannya. And then I found out what happiness means to me. 

Happiness means to be present, right here, right now. Kebahagiaan adalah saat saya bisa menghadirkan diri saya untuk menikmati setiap momen, dalam setiap peran, setiap saat. Happiness adalah saat saya bisa ada di sini, menjadi seorang ibu, jadi seorang istri, jadi seorang anak, kakak, jadi nyonya di rumah sendiri, jadi blogger, dan lain-lain. Apa gunanya kan kita punya peran-peran tersebut kalau kita tidak menghadirkan jiwa kita sepenuhnya di situ? Saat jiwa saya hadir di situ dan menikmati semuanya itulah saya bisa merasakan bahagia. Happiness is simply just a state of mind.

I tweeted my thought about happiness to Mba Vivid @vividargarini and she added, "Without worrying what happens next. Dan berdzikir terus." Insya Allah, Mba :).

I think this idea about happiness is really simple. But many times, we just forget about it. There are those days when we find it hard to be positive about ourselves, doubting ourselves. In the days like those, we really need to get our feet back on the ground and be present. Focusing on what we have, enjoying what we have, so we can still be happy.

Sesi mengenai Happiness ini menurut saya menginspirasi sekali. Iyalah ya, sampai masih inget aja gitu lho waktu sampe di rumah. Hahahaha... 

Setelah sesi motivasi, berikutnya ada games dan pemberian penghargaan untuk para blogger dan jurnalis yang terpilih oleh Bio-Oil. Setelah itu, seperti biasa, foto-foto dong ya :D


Bersama Geng Calhaj :D.

With my room mate, Putri.

At the wall of fame.

Gala dinner malam itu menyenangkan dan kami kembali ke hotel sekitar pukul 22.00. Sampai kamar saya membersihkan diri dan susah tidur karena kangen rumah. Hahaha xD. Akhirnya saya tertidur pukul 01.00 dini hari. Esoknya pukul 4.00 pagi udah terjaga lagi. Kayaknya saya homesick. Hihihi... 

Sekian dulu ya cerita bagian ke empat. Di part selanjutnya saya mau menceritakan serunya pengalaman beryoga bersama Instruktur Yoga ternama, Fajar Putra @penyogastar.  Sesi yoga ini fun banget dan membuka mata saya tentang olahraga yoga yang tadinya buat saya membosankan. Ternyata sesi yoga ini masih sejalan dengan tema gala dinner mengenai happiness, lho. :D

I'll see you in the next post. Wassalaamualaikum.

15 comments:

  1. jadi mikir,bahagia menurutku apa ya..baca ini sambil mikir juga tadi hahaha...seru acranya^^

    ReplyDelete
  2. Miaa benar banget , happy people focus on what they have , intinya selalu bersyukur ya, itu yang susah karna kadang suka lupa, wahh jadi inget lari ke kamar buru buru dandan, untung alis ga miring hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya witha, kadang kita lupa ya kalo udah sangat terbiasa dengan semuanya.. Hahahaha xD iya itu dandan udah gajelas banget deh. tapi Wita mah teteup kece badai ;)

      Delete
  3. "Happiness means to be present, right here, right now" Inilah PR tersulit yang sampai sekarang belum bisa aku kerjain Mbak... Cantik2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk Sof kita jalanin sama-sama tahun ini! Aaamiin...semoga kita selalu happy :)

      Delete
  4. Wah seru banget ya mbak Mia acaranya :)

    ReplyDelete
  5. Cantik putih putih. :) Kapan itu aku dapet undangan Bio Oil, tapi belum kesampaian hadir. Tfs, Mia. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah padahal kl dateng mungkin kita ketemu ya mak Haya ^^

      Delete
  6. wah acaranya seru banget ya? ^_^
    Kadang buatku, kebahagiaan itu ketika aku bisa membuat orang lain bahagia. Orangtuaku, keluargaku, teman-temanku..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah kereeen... definisi bahagianya Aisyah udah lebih drpd diri sendiri ^^. Iya kalau lihat mereka bahagia kita jadi ikut bahagia ya?

      Delete
  7. dan...lagi2 ini yg bikin aku mupeng dan bersemangat...acaranya, tamunya, dan makanannya apalgi potonya bening abis berasa ikutan acaranya :)

    ReplyDelete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...