Tuesday, 23 December 2014

The Backstreet Boys and Mother's Day

Assalaamualaikum, 

Tulisan ini adalah latepost untuk mengingat hari ibu tanggal 22 Desember kemarin, sekaligus juga pengakuan kalau yang punya blog bangga banget jadi anak 90-an :P. Sebelum mulai, saya mau minta maaf dulu kalo postingan ini agak-agak random ya. 

Backstreet Boys had been a part (big part) of my teenage years. Makanya waktu liat adek gue ngomongin K-Pop, gue cuma ngangguk-ngangguk aja. Hey, girl! I've been there! I totally get it! I just don't get that eyeliners. I mean, boys with eyeliners? Come on! Hahahaha xD *siap-siap ditabokin K-Pop fans*. 

Okay kembali ke Backstreet Boys. Gue mengenal BSB sekitar tahun 1996, saat album pertama mereka keluar. Gue masih kelas 6 SD saat itu. Jadi yang pertama kali gue dengarkan saat mendengar lagu-lagunya adalah mendengar sambil membaca lirik di sampul kasetnya. Iyes, masih jaman kaset waktu itu. Hahahaha...

BSB terdiri dari Kevin, Brian, Nick, Aj dan Howie. Dulu kaset pertama dibeliin Papap waktu beliau training di luar kota. Beliau telepon interlokal waktu itu (dulu masih jaman lho telepon interlokal. Mahal dan baru diskon setelah jam 9 malam :p) dan nanya mau dibeliin apa. Karena masih ABG jadi ga terlalu peduli sama oleh-oleh khas kota lain, jadi minta dibeliin kaset BSB. Padahal toko kaset juga deket sebenernya dari rumah :P.

Pertama kali dengar albumnya hanya mengerti sedikit-sedikit, karena kan dulu SD kita ga belajar bahasa Inggris, baca liriknya sambil ditemenin kamus. Inget banget sama lagu "Anywhere For You" di mana ada kalimat, "I walk halfway around the world, just for one kiss from you."

Trus waktu itu mikir, berjalan setengah keliling dunia hanya untuk satu ciuman. And I just didn't get it. Why would anyone do that? Is he foolish or something? Tapi belakangan gue ngerti. Ya Allah, ternyata dia lagi ngegombal toh? Hahahaha :D *tepok jidat*.

Seterusnya, lagu-lagunya selalu gue hapal kata-katanya dan it turned out that it helped me to learn English. Misalnya waktu kelas 2 SMP,  gue mengerti konsep bahasa Inggris yang memakai pattern "as ... as ..." seperti di lagu "As Long As You Love Me".  Lalu juga mengerti konsep "Nobody, Nothing atau No One" yang ternyata jika memakai subject orang ketiga (he/she) belakang kata kerjanya harus ditambahkan "s" seperti lagu "No One Else Come(s) Close". 

Serius deh, kalo lagi ujian TOEFL atau mau ngomong suka inget sama konsep-konsep tersebut dari kalimat yang ada di lagu BSB. Gue sih termasuk susah ngapalin pattern, gue belajar saat gue mengerti konsepnya. Jadi gue termasuk beruntung karena menyukai artis yang kalimat di lirik lagunya itu benar secara tata bahasa karena gue jadi belajar bahasa dari situ. Hihihihi....

Lagu-lagu BSB di album pertama dan ke dua mah standar lah ya. Dulu gue pertama kali beli album pertamanya karena cheerleader effect. Tahu kan Cheerleader Effect? Itu konsep yang dikasih tau Barney Stinson di "How I Met Your Mother", di mana kita seringkali melihat sekumpulan orang cantik, ganteng, atau keren karena mereka barengan. Padahal kalau dilihat satu per satu, sebenernya ga semua ganteng atau keren. Tapi emang lagu-lagunya enak sih buat joget-joget. Every body groove to the music! Everybody jam!

Di album ke dua, Nick Carter mulai keliatan gantengnya di "As Long As You Love Me". Tapi gue sih mulai suka sama Brian Littrell karena dia mulai menciptakan lagu sendiri di sini.

Di Album ke tiga, Millenium, BSB mulai nge-hits di negerinya sendiri dengan lagu "I Want It That Way". Ini lagu bener-bener hit saat itu dan gue sempat liat video di youtube saat AJ bilang kira-kira begini,"Ini lagu diciptakannya begitu aja, terus tiba-tiba jadi hits. Waktu ditanya ini lagu tentang apa, gue sebenernya juga ga tau itu lagu sebenernya tentang apa." Huahahahaha xD.

Oiya, di album ke tiga ini BSB mulai bersaing sama 'N Sync di US sana. Banyak kayaknya fans yang jadi berantem ngeributin siapa yang paling keren. Jadi dulu suka nongkrong nungguin MTV TRL yang dipandu Carson Daly untuk tahu lagu siapa yang jadi nomor satu. Para fans sampai rela nunggu di luar hanya untuk menunggu siapa di posisi satu tangga lagu. Kalo gue ya nonton di rumah lah ya.

Ini kejadiannya kayak di belahan lain, di Inggris, para fans berantem siapa yang lebih keren, apakah Westlife atau Spice Girls?  Aduh sumpah ya, kalo inget sekarang bener-bener bikin tepok jidat berkali-kali. Ngapain coba berantemin band mana yang paling keren, kayaknya banyak urusan yang lebih penting yak. Hahahaha... Untung gue sih ga sampe berantem. Cuma pinjemin kaset temen aja buat dengerin lagu-lagu band lain, tapi tetep cinta sih sama BSB. 

Berikutnya di Album ke Empat, Black and Blue, juga banyak lagu hits dan BSB mulai terdengar lebih dewasa lagu-lagunya. Banyak lagu yang diciptakan sendiri oleh mereka. Kebanyakan masih tentang cinta tapi lebih dewasa, enggak alay lagi, tapi lebih complicated. Yep, cinta yang dewasa itu kan emang lebih complicated yak :P. Ini bisa kita lihat di lagu-lagunya seperti "Shape of My Heart", "The Call" dan "More Than That".

Setelah itu masih keluar album ke lima sebuah album kompilasi hits, dan ada album Never Gone, dan dua album lainnya lagi tapi ga sesukses album-album sebelumnya. MTV juga mulai kehilangan powernya. Anak-anak muda udah mulai ga nongkrongin MTV lagi, uda banyak mp3 bajakan, bok. Gue juga udah mulai kuliah dan ga terlalu ngikutin lagi perkembangan BSB. 

Tapi dari kesemua lagunya, ada lagu di album ketiga ini spesial karena gue suka banget lagu yang ditulis Brian buat Mamanya. Judul lagunya "The Perfect Fan" dan sekarang setelah jadi orang tua gue mewek tiap dengar lagu ini. Kadang lagi nyetir kan suka sambil sing along gitu trus kok jadi mellow. Hihihihi... :'). Coba deh baca liriknya.


The Perfect Fan

It takes a lot to know what is love
It's not the big things but the little thingst hat can mean enough
A lot of prayers to get me through
And there is never a day that passes by
I don't think of you

You were always there for me
Pushing me and guiding me
Always to succeed


You showed me,
When I was young just how to grow
You showed me,
Everything that I should know
You showed me,
Just how to walk without your hands
'Cause mom you always were

The perfect fan

God has been so good
Blessing me with a family
Who did all they could
And I've had many years of grace
And it flatters me when I see a smile on your face


I wanna thank you for what you've done
In hopes I can give back to you
And be the perfect son


You showed me how to care
You showed me how to love
You showed me how to care
And you showed me that you would always be there


I wanna thank you for that time
And I'm proud to say you're mine


You showed me,
When I was young just how to grow
You showed me,
Everything that I should know
You showed me,
Just how to walk without your hands
'Cause mom you always were
The perfect fan


Mom you always were
Mom you always were
You know you always were
'Cause mom you always were

The perfect fan

I love you mom. 



Gue suka banget lagu ini karena penuh rasa terima kasih sama ibu yang sudah mengajarkan banyak hal. Ada perasaan yang terwakilkan when it says, Tuhan baik banget sudah memberi keluarga yang baik, yang melakukan segalanya, yang selalu mendorong kita jadi lebih baik, yang di antara mereka kita merasa bahagia. Ada rasa terima kasih yang tersampaikan kepada ibu, tapi enggak pernah bisa kita balas kebaikannya sepenuhnya. Kita cuma bisa membalasnya dengan berusaha jadi anak yang baik. Now that I am a Mom, jadinya rasanya beda. I get through the same path, you know? Jadi kerasa deh kasih sayangnya orang tua itu kayak apa. 

Sayangnya lagu ini enggak pernah dibikin video klip. Tapi gue post di sini video saat BSB tampil di Disney channel dan menyanyikan lagu "The Perfect Fan" ini. Ada juga versi lirik nya untuk yang pingin ikut sing along. 

So, this song is a tribute for all moms out there. Tetap semangat jadi Ibu ya, Mommies.

I present to you, The Backstreet Boys. 






*tepuk tangan* *elap mata*

Wassalaamualaikum.

15 comments:

  1. hahaahah haduh pria bereyeliner *ngakak* #eh #ups #maap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, kan. Coba kita minta tutorial ya sama mereka, Put xD

      Delete
  2. wah ini mah grup band zaman aku masih umur 2 tahun hahahaha....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jiahahahaha... masah sih mba Dwi xD

      Delete
  3. mbaaaak...kamu tau gak, aku kemaren posting di Path si lagu The Perfect Fan ini. suka jugaa akuh...noone else comes close jugaak, apalagi pas part-nya si nick. sayang doi udh nikah *loh*. The Perfect Fan ini lebih merinding dibanding Mama-nya boyz 2 men atau spice girls deh menurutku,, apa semata-mata krn bsb ya yg nyanyiin? hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaah setuju banget mbaaaa... bsb ini lagunya menurutku lebih tulus dan lebih real. Mungkin krn itu juga ya ga dibikin video klipnya, biar lebi merinding gitu.cover version lagu ini banyak lho mba di youtube.

      Ngomong-ngomong, jadi dulu naksir nick carter yak? Hahahaha xD

      Delete
  4. Wkwkwkwk emang taun 90an menyenangkan yaaakk... Masa2 kita nganggap Nick Carter ganteng padahal rambutnya ponian belah tengah :P *upsss maaap buat yg ngefans :)))
    Mungkin kelak anak taun 2010an juga ngerasa aneh sama eyeliner buat artis Kpop.. trus mereka juga pake BBcream kaaannn *siap2 ditabokin Kpop fans

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... iya dulu kan rambut ala aaron kwok ini ngehits banget ya. Jaman ospek SMP kayaknya senior yg rambutnya bgini kliatannya keren gitu xD. Etapi nick di as long as you love me itu emang mulai cakep Tia, di quit playing games juga. Kok jadi pengen nonton konsernya mereka yah

      Ah serius ya pake bb cream juga? Oh no, kalah mulus deh akuh. Hihihihi

      Delete
  5. Wmwkkwwkkwkwkwk ngana polos bgt Miaaaaa.. Ya enyak atuh eta ngagombal, mun dulu mah yah urang sm tmn2 geus ngerti ngagombal2 tea hihihi

    Ihhh cucok, BSB jd band terkaporit eike pd jaman nya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... iya awal awal gue ga ngerti maksudnya. Gue mah ya seneng nyanyiin aja, baru deh gue ngarti belakangan xD. Nah harusnya kita uda cs-an dari dulu ya kan biar gue ngerti. Eh ternyata lu suka BSB juga, kirain gue lu mah sukanya rockers hihihihi

      Delete
  6. taun 1996? aku masih main tanah liat di TK...tapi sama temen-temen udah dicekokin lagu-lagunya BSB lalu yang terngiang adalah... "Backstreet back, alright!" *ditimpukin eyeliner*

    Dan ikke merinding disko dong denger lagu The Perfect Fan...padahal baru kali ini dengernya

    ReplyDelete
  7. sama Mbak Mia! aku suka bahasa inggris dan kebantu gara-gara lirik-lirik boyband jaman dulu :D tapi aku semua boyband suka dooonks, backstreet boys, westlife, nsync, sampe blue juga doyan. enaknya, pembedaharaan kata bahasa inggris kita (gaya bener kata2nya) jadi banyak yaaa....

    mbaaaakkk, aku sekarang juga suka boybandnya kpop *tangkep2in eyeliner yang dilemparin*. bener2 fan girl-nya semua boyband dari jaman dulu ampe sekarang hahahaha..

    btw, happy mother's day :)

    ReplyDelete
  8. ahhh BSB emang legenda sapa sih yang gak teinpirasi boyband ganteng" ini mbak hehe mantap mbak....

    ReplyDelete
  9. waaa tos dulu,aku juga sama backstreet boys..lagunya asik2 hehehe

    ReplyDelete
  10. Lagu BSB favoritku sih yang What Makes You Different >.<
    Lagunya azek!

    ReplyDelete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...