Wednesday, 27 May 2015

My First Red Lips Obsession: MAYBELLINE BOLD MATTE

Assalaamualaikum,

Halo, apa kabar? Setelah kemarin sharing #OOTD, hari ini saya mau sharing tentang lipstik. Iya, rada telat memang saya ngikutin trend red lips alias bibir merah yang bertebaran di instagram.

Saya terbiasa dengan lipstik warna nude, orange atau pink. Jadi memang kurang terbiasa dengan lipstik merah menyala. Saya merasa kayaknya bibir jadi nyonyor sekali dengan warna merah. Hehehe :P. 

Semuanya bermula saat gathering bersama Natasha beberapa minggu lalu. Saat itu Annisa minjemin saya lipstik warna merah rubi dari Maybelline. Awalnya saat lihat di kaca kok rasanya bibir kayak menor banget. Tapi saat foto OOTD ternyata wajah malah jadi kelihatan cerah. Saya juga makin penasaran karena warnanya awet sampai acara selesai.

Setelah acara, saya mampir di mall bersama Hubby dan si Bebe untuk makan malam. Lucunya, saat jalan di dalam SOGO saya lihat displaynya Maybelline. Berhubung di goodie bag acara terdapat voucher MAP, maka langsung saja itu voucher saya beliin lipstik. Hihihi xD.

Saat itu saya memilih salah satu lipstik dari seri MAYBELLINE BOLD MATTE yang warnanya merah cerah, MAT5. Ini dia packagingnya,

Kemasaannya cantik. Bagian bawahnya glossy, namun tutupnya plastik.




Lipstik ini saya peroleh dengan harga sekitar Rp 85.000 di SOGO. Tapi belakangan saya mendapatkannya dengan harga Rp 79.000 di Giant.


Ini dia lipstiknya saat tutupnya dilepas.


And these are the lipstick swatches.
Yang paling atas saya swatch satu kali, yang ke dua, dua kali, dan yang terakhir saya swatch tiga kali.

Awalnya seperti terasa menor saat menggunakan lipstik ini, but I really love how my lips look on the photograph. Warnanya bikin cerah dan tahan lama. Kira-kira untuk penggunaan sekitar 4 jam masih bagus. Setelah makan, warnanya agak hilang sedikit, namun ada semacam lip stain yang warnanya masih tertinggal di bibir. 

Meskipun namanya MATTE, lipstik ini tidak terlalu memberikan efek matte. Tapi saya tetep suka sih, karena saya tidak suka lipstik matte yang bikin bibir jadi kering. Dari segi harga masih cukup acceptable ya. 

Satu lagi yang paling saya suka dari lipstik ini adalah saya bisa memakai warna-warna hijab seperti abu-abu muda, cokelat atau biru dongker. Warna merahnya bikin wajah saya tampak lebih cerah. Padahal biasanya wajah saya tampak kusam saat memakai warna-warna tersebut. So, overall, I love this lipstick! :)

And this is how the color turned out when I applied it on my lips, 


So that's my review for today. Thanks for reading, Guys!
Wassalaamualaikum.

Monday, 25 May 2015

HIJAB TIPS: How to Style Rae Top of RJ BY ROSWITHA for Two Occasions

Assalaamualaikum,

It's been a while since the last time I posted OOTD here :D. So today I'm going to post this piece that I love to wear lately, it's called Rae Top from RJ by Roswitha. Saya suka sekali dengan item ini karena modelnya yang tidak biasa. We actually can wear it in two ways, and each way gives quite a different look.

I love the idea of a top that can be styled in a different way. Karena kadang kita bosan atau mungkin kadang orang lain yang bosan liat kita memakai pakaian yang sama. Hehehehe. Styling juga bisa dilakukan jika kita harus mendatangi dua acara yang temanya berbeda dari formal ke casual atau sebaliknya.

I'm going to show you how easy it is to make two looks using this top. We're going to style this top from casual to formal by using pretty much the same items. Kita akan memakai Item yang sama dari mulai jilbab, atasan, celana panjang, tas, sampai sepatu. 


This is the detail of Rae Top from RJ by Roswitha.


Casual Look



Untuk tampilan yang casual, kita bisa memakai atasan sebagai loose top biasa. Tata jilbab dengan hijab style yang sederhana dan tidak terlalu banyak modifikasi agar model pakaiannya menonjol. 


Untuk tampilan yang lebih casual lagi, kita juga bisa melipat ujung celana kita sedikit. Karena cuffed pants kan sedang ngetren sekarang :D. Kita juga bisa tambahkan tas selempang dengan warna senada.






Formal Look
Untuk acara yang sedikit lebih formal, kita hanya cukup melakukan styling. Tata jilbab dengan hijab style yang lebih formal, namun tetap simple, untuk menonjolkan pakaian. Lepas cuff/gulungan pada ujung celana dan lepas tali pada tas.



Untuk mendapatkan look yang berbeda, kita juga bisa menambahkan ikat pinggang warna senada sehingga atasannya tampak seperti mini dress cantik.





Top - RJ by Roswitha (recommended)
Hijab - Mocca
Pants - Shafira

Thanks for reading this post, Guys! :)
Wassalaamualaikum. 


Friday, 15 May 2015

A Modern and Elegant Kitchen: An Evening with FOTILE Indonesia

Assalaamualaikum,

Sebagai Mahmud alias Mamah Muda (iya dong ya masih muda :P), pastinya yang namanya masak baru sering dilakukan beberapa tahun terakhir ini. Ternyata kalau enggak ngalamin sendiri, memang enggak bakalan ngerti ya namanya kerepotan di dapur. Iya, Mamah saya dulu selalu rewel dengan ukuran panci yang harus dimiliki di dapur, penggorengan yang besarnya beda untuk jenis masakan berbeda, sampai besarnya cobek untuk mengulek sambal. Mamah juga selalu bangga dengan kompornya yang selalu mengilap bersih seperti baru.

Setelah menghadapi sendiri ruwetnya perjuangan masak di dapur, barulah saya mengerti kenapa Mama saya dulu kayaknya ribet banget. Memang memasak di dapur itu butuh perjuangan sih ya. Misalnya saja kalau masak di dapur enaknya ya siang-siang, karena setelah masak kita biasanya jadi greasy gitu, alias minyak dimana-mana, gerah, keringetan. Belum lagi noda-noda yang nempel di sekitar kompor dan dinding dapur. Kalau enggak langsung dibersihkan biasanya nempelnya jadi lekat dan susah dibersihkan. Belum lagi setelah dibersihkan, lap yang dipakai untuk mebersihkan kompor pun harus dicuci dong biar bersih.

Selesai?
Enggak dong. Karena yang namanya masak itu pasti minyaknya nyiprat pula ke lantai dapur. Jadi harus pel lagi lantainya biar dapur tetap bersih. Setelah bersih, baru deh saya bisa mandi sore supaya badan segar dan enggak pegang kompor lagi. Ternyata saya juga mulai ketularan ribet sebagaimana ribetnya Mamah saya dulu. Hahahaha.

Kenapa hari ini tiba-tiba ngomongin dapur? Karena saya mau cerita tentang event yang saya hadiri pada tanggal 7 Mei 2015 lalu di Bali Room Hotel Indonesia Kempinski. Acaranya adalah grand launching produk kitchen appliances dari sebuah brand asal negeri tirai bambu: FOTILE

Dari semua produk yang ditampilkan malam itu, tampaknya produk FOTILE Range Hood yang paling menarik perhatian. Ini dia gambar di brosurnya,

FOTILE Range Hood. 
Apakah FOTILE Range Hood itu? Produk ini adalah produk range hood inovatif yang diciptakan oleh FOTILE untuk mengisap semua minyak, asap, aroma, dan segala polusi yang terjadi saat kita memasak. Untuk lebih jelasnya, yuk kita liat video berikut.





Iya, tahu banget kan ya kalo kita goreng ikan, tongkol, otak-otak dan lain-lain itu minyaknya suka menyiprat ke segala arah. Apalagi kalau ditambah masak makanan yang aromanya kuat. Jadi greasy deh dapurnya. 

Wah jadi pengen punya satu FOTILE Range Hood deh di rumah. Selain mengurangi greasiness in the kitchen, bentuknya sangat modern dan minimalis. Touch screen pulak!

Desain FOTILE Range Hood dan kitchen appliances lainnya yang modern dan minimalis.

Lihat deh, Range Hood-nya yang touch screen ini mengingatkan kita dengan model minimalis pada televisi dan telepon genggam ya. Kalau Tombol bulatnya dipencet, Range Hood akan membuka dan mengisap semua asap, minyak dan aroma yang tidak diinginkan di dapur dan range hood ini tidak berisik lho saat dinyalakan :).

Ternyata FOTILE bekerjasama dengan IDEO Company yang membantu Apple mendesain iPhone. Jadi selain desainnya bagus, FOTILE juga mempertimbangkan cara penggunaannya yang mudah alias user-friendly. 

Selain Range Hood, FOTILE juga membuat beragam produk lainnya seperti Hobs, Oven, Microwave Oven, hingga steam oven. FOTILE juga sudah memiliki EPS (Efficient Powerful Safety) burner untuk kompornya yang sudah dipatenkan. Ternyata FOTILE sudah memiliki pengalaman selama 20 tahun. Mereka merancang produknya secara mendalam mengenai apa yang dibutuhkan oleh orang Asia, termasuk di Indonesia.


Desain kompor, dan prouduk lainnya yang sangat modern dan minimalis.

Hua... Saya mau dong kompornya :D.

Yang paling menarik, untuk memberikan ketenangan pada para penggunanya, FOTILE menyediakan jaminan servis dan sparepart selama tiga tahun lho. Lebih lama dari merk perangkat dapur lainnya di pasar saat ini :). Sebagai ibu-ibu muda yang tiap hari (kadang terpaksa) ngubek dapur, saya jadi pengen juga nih punya satu FOTILE Range Hood deh di rumah :P *lirikin pak suami*. 

Buat temen-temen yang tertarik untuk memperoleh salah satu produk kece ini, kalian bisa mendapatkannya di tempat-tempat sebagai berikut,



Setelah acara launching, FOTILE menjamu para undangan dengan fine dining. I really enjoy them :).


Klappertaart with raisin sponge, pistaschio anglaise and coffee ice cream. A photo posted by Mia Fauzia (@miafauzia_) on


Susunan acara.


At the FOTILE Wall Of Fame.

Thank you, FOTILE Indonesia for a great evening :). 
Wassalaamualaikum.


FOTILE Indonesia
Website     : http://www.fotile.co.id/
Facebook  : http://www.facebook.com/pages/FOTILE-Indonesia/
Twitter       : @FOTIILE_ID






Sunday, 10 May 2015

Natasha Beauty N Myth: The Event and Gentle Foaming Wash Review

Assalaamualaikum,


Rangkaian produk perawatan kulit yang saya dapatkan dari Natasha :).

Kemarin saya baru saja mampir di klinik kecantikan Natasha Skin Care di Margo City, Depok. Sejujurnya, saya enggak terlalu suka mampir di klinik kecantikan. Pertama, menurut saya mampir di klinik kecantikan itu mahal. Hahahaha. Iya, ini alasan utama saya malas datang ke klinik kecantikan. 

Kedua, saya takut enggak cocok sama produknya. Banyak yang bilang kalau tidak cocok keadaan kulit malah tambah parah, ada yang mengelupas kulit wajahnya sampai memerah. Alasan yang terakhir, kalau ternyata bagus hasilnya di kulit saya, saya takut ketergantungan padahal, kembali ke alasan nomor satu, harganya mahal :P.

Saya juga tidak terlalu memiliki banyak keluhan mengenai wajah. Jadi ritual perawatan di rumah hanya membersihkan wajah dengan pembersih, cuci muka, dan lalu mengoleskan pelembab saja. Jika wajah ada kekurangan sedikit kan bisa oles BB Cream sedikit. Lagipula kulit pun sekarang sudah enggak sering jerawatan seperti dulu.

Inilah yang ada di pikiran saya sebelum saya menghadiri blogger gathering Beauty & Myth bersama Natasha Skin CareDi acara yang diadakan di Artotel pada 25 April 2015 lalu ini, fakta dan mitos mengenai kecantikan dikupas habis oleh pembicaranya, dr Dody Budiarso.



dr. Dody Budiarso.

Beberapa fakta dan mitos yang dijelaskan oleh dr. Dody Budiarso ini menjawab pertanyaan-pertanyaan skeptis saya mengenai klinik kecantikan.


FAKTA ATAU MITOS?

Perawatan di Dokter Kulit Membuat Ketergantungan.
Tidak benar jika dikatakan perawatan di dokter kulit menyebabkan ketergantungan. Adalah hal yang wajar jika setelah krim yang diberikan oleh dokter habis wajah menjadi lebih kusam. Tapi itu bukanlah gejala ketergantungan.


Perawatan Membuat Kulit Menjadi Lebih Tipis.
Salah. Menurut dr. Dody, perawatan justru harusnya membuat kulit kita tampak lebih baik. Kita seharusnya tidak mempercayai pernyataan bahwa jika semakin kulit terkelupas maka hasilnya lebih baik. Gagasan mengelupaskan kulit itu agar merangsang kulit untuk beregenerasi. Tapi jika setiap 3 hari kita melakukan peeling, kapan kulitnya berregenarasi? Berilah kulit kita waktu untuk berregenerasi.

Kulit Remaja Tidak Memerlukan Perawatan.
Tidak benar. Semakin dini melakukan perawatan kulit, hasilnya semakin baik. Namun perawatan kulit bagi kulit remaja, tentu berbeda dengan perawatan kulit dewasa.

Jerawat Berkurang Seiring dengan Bertambahnya Usia.
Jerawat berkurang seiring dengan perubahan gaya hidup. 

Pria Tidak Perlu Melakukan Perawatan Wajah
Salah. Pria juga perlu melakukan perawatan wajah, namun tentu perawatannya berbeda dengan perawatan kulit untuk wanita. Karakter kulit pria berbeda dengan karakter kulit pada wanita. Para pria cenderung memiliki kulit yang lebih tebal, lebih kasar, lebih berminyak, dan tidak sesensitif kulit wanita. 

Facial Menyebabkan Kulit Bopeng atau Scar.
Facial tidak menyebabkan pori-pori menjadi besar dan menjadi scar. Scar hanya terjadi karena tekanan yang salah pada saat pengerjaan facial.

Foundation Ampuh untuk Menyamarkan Pori-Pori .
Benar. Namun aplikasi foundation akan menyumbat pori dan membuat kulit tak bernapas. Jangan gunakan foundation setiap hari, dan gunakanlah bedak tabur untuk wajah agar kulit bisa bernapas.

Produk Natasha Mengandung Bahan Kimia Berbahaya Seperti Mercury dan Hydroquinone.
Salah. Natasha Sudah lolos uji Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan), sudah mendapat sertifikat halal MUI, dan dibuat di pabrik sendiri dengan menerapkan prinsip CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik).

Perawatan Kecantikan Itu Mahal.
Di Natasha, konsultasi dengan dokter kulit itu gratis. Dan juga tersedia special price package. 

Sumber: www.natasha-skin.com

Selain mengetahui fakta-fakta mengenai kecantikan di atas yang bikin keskeptisan saya berkurang, saya juga jadi tahu bahwa ternyata kulit remaja, pria dan wanita itu berbeda. Karena itu Natasha mengeluarkan lini khusus untuk Women, Men and Teens. 

Setelah itu, juga dilakukan demo kecantikan teknik jet peel dari Natasha. Ada beberapa blogger yang menjadi model relawan untuk jet peel ini. Jet Peel menggunakan cairan NaCl dan disemprotkan dengan kecepatan tinggi.



Setelah demo, tentu saja tidak lupa kami foto-foto dulu :D.

With Annisa.


Foto bersama para pembicara, para Blogger dan Natasha :).
Sumber: Natasha.

Seru sekali acaranya. Dan yang saya suka acaranya tidak melulu mengenai brand, kami para blogger benar-benar dilibatkan dalam diskusi mengenai kecantikan. Oiya, saya juga menang live reporting lewat instagram lho :D. Ini dia hadiah dan goodiebagnya


Voucher MAP, Cleansing Foam dan Voucher dari Natasha.

GENTLE FOAMING WASH AND CLINIC REVIEW
Setelah acara Natasha Beauty and Myth ini, saya mulai menggunakan cleansing foam Natasha. Jika dihitung, berarti saya sudah memakai produk ini sekitar dua mingguan. 

Cleansing foamnya seperti silinder dengan pump di ujungnya. Jika dipencet, langsung keluar foam. Pertama kali dipakai, busanya ternyata tidak setebal busa dari sabun pencuci muka yang saya pakai. 





Busanya lembut dan ringan.

Cleansing foam ini rasanya ringan sekali di wajah dan rasanya kulit saya terasa lebih enak. Karena itu saya tidak ragu untuk pergi mencoba perawatan wajah di Natasha. Seperti yang saya tulis di awal post ini, klinik yang saya kunjungi adalah klinik Natasha di Margo City, Depok.


Kliniknya bersih dan lapang.

Registrasi member baru.
Dari segi lokasi, Natsha Margo City ini memang strategis sekali. Sembari menunggu perawatan, pasien bisa sambil jalan-jalan di Mal. Dan hal lain yang saya suka, di klinik ini disediakan minuman yang bervariasi. Dari air mineral biasa, teh dan juga Milo. Si Bebe suka banget Milo, jadinya dia betah deh nemenin Mamanya di ruang tunggu.


Milo hangat sambil menunggu antrian.

Menurut dokter, kulit saya berminyak dan ada flek di beberapa bagian. Jadi dokter menyarankan saya serangkaian perawatan.

1. Extra refreshing facial wash for oily skin.
2. Moisturizing skin toner.

3. Krim anti iritasi untuk transisi karena saya memakai produk lain saat ini.
4. Krim pagi untuk dioles tipis dan boleh memakai make-up setelahnya.
5. Krim malam untuk pemakaian satu jam sebelum tidur.

Untuk seluruh produk perawatan ini, berikut rincian harganya.



Kalau dilihat, memang sebenarnya harga krim dan produknya tidak terlalu mahal ya. Hampir sama dengan harga krim yang dijual bebas dalam besaran jar yang hampir sama pula. Selain itu kita juga bisa memilih produk mana yang ingin kita pakai dari resep dokternya, dan mana yang tidak. Overall, harga krimnya cukup acceptable-lah ya.

Nah, itu dia cerita saya dari gathering bersama Natasha Skincare dan sedikit review gentle foaming washnya. Produk lainnya belum saya review karena baru hari ini saya pakai. Semoga ada waktu untu review lagi nanti.

Thanks for reading this post, Guys! 
Wassalaamualaikum :).





Wednesday, 6 May 2015

Tentang (Merasa) Cantik

Assalaamualaikum,

Halo! Apa kabar? I hope Everyone is being okay and happy today :).

Sekitar dua minggu lalu saya diundang ke sebuah acara blogger gathering bersama sebuah klinik kecantikan. Acaranya seru sekali dan saya senang karena konsep acaranya tidak all about brand itu. Jadi di acaranya memang para blogger diajak agar lebih aktif dalam berdiskusi, dan bahkan diajak mengungkapkan pendapat. Menurut saya ini konsep acara yang bikin betah ya. Blogger pasti senang jika acara yang diadakan tidak 'egois' dan mementingkan brand saja. Dan semua blogger tahu, kalau acaranya bikin happy, pasti brandnya akan otomatis kami promoin kemana-mana :D. Katanya sih hashtag yang kami pakai hari itu sampai jadi trending topic di twitter. Hahaha.

Tapi masih ada pikiran yang tersisa sejak gathering tersebut. Ceritanya, kami diminta untuk menjelaskan "Apa itu Cantik?" menurut kami sendiri.

Tentu saja setiap orang punya opini sendiri ya tentang cantik. Buat saya sendiri, cantik itu enggak pake kategori. Semua perempuan cantik. Yang penting adalah sesuai dengan kepribadiannya sendiri, nyaman dengan dirinya sendiri. Karena ketika kita nyaman dengan apa yang kita miliki, orang lain pun akan melihat itu. Dan bahkan jika pun orang lain tidak melihat, ya tidak apa-apa. Yang penting kita nyaman dengan diri sendiri dan merasa cantik.

Saya ingat waktu itu MC bertanya, "Menurut Anda, jika orang lain tak melihat pun tidak apa-apa?" Pertanyaan yang saya pikir sebenarnya hanyalah pertanyaan retoris saja untuk membangun percakapan. Tapi entah kenapa otomatis saya jawab, "Iya. Kalau mau nunggu disebut orang lain cantik, kapan kita mau merasa cantik?" *sensi* Hahahaha.

Iya. Menurut saya cantik itu ga perlu definisi macam-macam. You have to be comfortable in your own skin to feel beautiful. Gigi yang enggak rapi, kaki yang enggak panjang, badan yang enggak langsing, jerawat di muka (nunjuk diri sendiri) ya terima aja apa adanya kalau kita memang enggak seperfect itu. Toh kita bisa selalu menjaga kebersihan, memperluas wawasan, dan berdandan. 

Enggak perlu menunggu orang lain bilang cantik, karena merasa cantik itu cuma buat diri sendiri (ya boleh ditambahin buat suami sendiri juga). Kalau kita harus nunggu perfect dulu buat ngerasa cantik, yah kok rugi amat xD. 

Masih berhubungan dengan kata 'cantik', beberapa hari lalu saya menemukan video di feed YouTube saya. Isinya dokumenter acara pemberian award kepada 10 perempuan oleh sebuah brand perawatan wajah. Dan di antaranya adalah Obin.

Josephine Komara, atau Obin, adalah seorang desainer yang menolak dipanggil desainer dan lebih suka dipanggil sebagai Tukang Kain atau Cloth Maker. Saya suka sekali dengan jawaban Obin saat ditanya mengenai kecantikan.

Obin. Photo Courtesy of Jakarta Post.
"Keindahan itu sesungguhnya bukan beauty,
 but is originality." 
- Obin.


Saya setuju sama Obin. Cantik itu diferensiasi. 

Kabar baiknya, kita semua memang diciptakan Allah untuk berbeda satu sama lain. Jadi semua perempuan berhak untuk merasa cantik :). Setuju?


You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...