Sunday, 14 May 2017

Weekend Project: (DIY) Bikin Monster Kardus bersama Dancow Advanced Excelnutri+




Assalaamualaikum,

Enggak terasa, si Bebe sekarang sudah menginjak usia 6 tahun. Rasanya baru kemarin masuk sekolah TK. Eh, sekarang sudah mau SD. Banyak perkembangannya yang meningkat di usia ini. Sudah bisa membedakan dua bahasa (Indonesia dan Inggris), sudah bisa mengungkapkan pendapat dengan lebih runtut, berani tampil di depan umum, lebih mandiri saat makan, tidur atau membersihkan diri, belajar menghapal surat-surat Al-Quran di juz 30, bisa membaca, menari, menulis surat dan juga menggambar. 

Alhamdulillah banyak perkembangan baik yang saya lihat. Meski tentu saja, masih banyak pekerjaan rumah sebagai orang tua yang harus dilakukan. Di usia ini anak juga cepat bosan dan sering mencari tantangan yang lebih tinggi yang dia bisa taklukkan. Sebagai orang tua kita juga harus lebih pandai menstimulasi perkembangan motorik halus dan motorik kasarnya. Termasuk memberikannya nutrisi yang cukup selama pertumbuhannya agar ia berkembang optimal. 

Nah, kebetulan beberapa waktu lalu saya menerima paket dari Dancow. Paketnya cukup besar dan berisi dua kotak hitam dengan pita kuning emas yang cantik.




Di paket pertama, ada satu kotak susu Dancow Advanced Excelnutri+,  sebuah Diary perkembangan si kecil, beserta informasi mengenai susu pertumbuhan dan perkembangan anak dari tahun ke tahun. Wah, berguna banget nih informasinya. Saya share di sini ya,

Usia Pertumbuhan 1-3 Tahun : Si kecil mulai aktif bergerak dan berjalan. Ukuran otaknya mencapai 80% di awal kehidupan hingga usia 2 tahun. Dancow 1+ dengan Lactobacillus Rhamnosus, serat pangan inulin, dan minyak ikan. Lindungi si kecil agar bebas bereksplorasi supaya tumbuh kembangnya optimal. 

Usia Pertumbuhan 3-5 tahun   : Si kecil mulai merespon serta bisa menentukan pilihan. Ukuran otaknya mencapai 90% di usia 6 tahun. Stimulasi si kecil agar ia dapat belajar bersosialisasi dan berkreasi dengan optimal. Dancow3+ 3-5 tahun dengan minyak ikan sumber DHA serta LA-ALA. 

Usia Pertumbuhan 5-12 tahun   : Si kecil mulai bereksplorasi dan berkegiatan di luar ruangan. Pertumbuhannya pun cepat di masa ini. Dukung proses belajar si kecil memasuki dunia sekolah. Dancow 5-12 tahun dengan protein dan kalsium.

Di dalam diary, kita bisa menemukan halaman-halaman yang kita isi mengenai pertumbuhan anak kita dari tahun ke tahun lho. This is so exciting!



Di kotak ke dua, ada jaket kuning yang cukup tebal dari Dancow. Cocok banget untuk beraktivitas di luar seperti jalan pagi atau trekking.












Ternyata, Dancow Advanced Excelnutri+ ini merupakan susu pertumbuhan inovasi baru dari Dancow. Dengan lebih dari 3X Lactobacillus Rhamnosus,  bakteri baik yang dapat mendukung daya tahan tubuh si kecil di dalam saluran cernanya. 

Nah, kalau nutrisinya baik dan dapat mendukung daya tahan tubuh anak, rasanya cocok banget untuk anak-anak usia si Bebe yang sedang senang-senangnya mengeksplorasi motorik halus dan motorik kasarnya. Karena kadang kita suka takut anak kita saat eksplorasi kena hujan, kena panas, atau enggak sengaja nelan sesuatu yang harusnya enggak boleh dimakan. Yah, namanya juga anak-anak kan ya. 


Ngomong-ngomong soal melatih motorik anak, Si Bebe dua tahun terakhir ini senang banget menggambar. Melatih motorik anak itu tentu lebih menyenangkan jika sesuai dengan apa yang diminatinya. Awalnya sih dia senang coret-coret di kertas. Setelah itu kami memang selalu menyediakan satu rim kertas di ruang tengah agar ia bisa mengakses kertas dan alat tulis serta menggambar kapan pun ia mau. Walaupun awalnya hanya coret-coret tanpa makna, tapi sebenarnya ia sedang melatih jemarinya. Ia juga sedang menumpahkan ide dan imajinasinya serta melatih konsentrasi. 

Makin lama gambarnya makin memiliki makna. Ia juga makin sering menulis surat buat teman-temannya. Awalnya hanya berisi gambar, tapi setelah mengenal huruf ia jadi sering menambahkan tulisan. Misalnya: Buat Mama, Buat Papa, Buat Bu Eka, sampai liburan kemarin ia menulis surat buat 12 teman perempuannya di kelas xD. Kadang tulisannya pakai lope-lope segala. Hihihi.

Setelah terampil pegang pensil, medianya mulai beralih ke krayon, dan sekarang mulai diperkenalkan memakai kuas dan cat. Dia seneng banget bisa main cat. Kalo dulu main cat pakai tangan, kalo sekarang pengennya pakai kuas. Udah bisa teratur mengeluarkan cat, menyiapkan keperluan melukis, ambil air, sampai mencuci sendiri palet cat yang sudah dipakai di kran. 

Nah, ceritanya beberapa waktu lalu saya pulang belanja dari sebuah hipermarket. Belanjaannya dipak menggunakan kardus bekas. Sampai rumah si Bebe bantuin Mamanya ngeluarin barang-barang dan lalu dia mulai bermain-main dengan kardus itu. Awalnya ia iseng membuat sebuah lubang untuk tempat matanya mengintip. Lama-lama dia taruh si kardus di kepala dan bilang dia jadi monster sambil mengeluarkan bunyi,"Grrr... Raaaar..." sambil hilir mudik.

Akhirnya mamanya gatel juga liatnya. Jadi saya ajak dia bikin monster sekalian pakai kardus. Hihihihi. Nah, ini dia bahan-bahan yang kami pakai. Sebuah kotak kardus bekas, cat poster besar warna kuning untuk mengecat permukaan kardus, cat poster kecil buat melukis wajah monsternya, dan perlengkapan lain yang diperlukan untuk melukis seperti palet dan kuas.



Pertama, kita bikin matanya dulu ya. Karena membuat lubang pada kardus cukup sulit buat anak-anak, saya cukup memberikan bolpoin untuk membuat lubang pada mata. Ternyata membuat lubang dengan bolpoin ini cukup mudah, tinggal ditancapkan berkali-kali dan lama-lama akan terbentuk lubangnya.

Mimik wajahnya kalau lagi konsentrasi. Persis emaknya xD.

Nah, kalau sudah dilubangi, kita tinggal cat kardusnya memakai cat poster. Awalnya si Bebe menggunakan kuas kecil, tapi ternyata bikin pengerjaannya lama. Akhirnya dia mulai menggunakan jari-jarinya,



Tapi ternyata pakai jari juga lama, akhirnya Papa ngasih kuas cat agak besar yang biasa dipakai buat ngecat kayu. Hahahaha. Jadinya selesai lebih cepat dan lebih rata.




Nah, kalau sudah dicat dan diratakan, tinggal kita jemur deh sampai kering.



Untungnya siangnya matahari cukup panas, jadinya cepet kering deh catnya. Sekarang tinggal menggambar wajah si monster. Si Bebe bikin monster yang wajahnya ramah. Hahaha.



Panas-panas tapi tetep happy kalo diajakin ngelukis :D.
Nah, ini dia monsternya setelah jadi. Si Bebe seneng banget hilir mudik sambil ngeraung kayak monster. Hahaha. 




Ah ya, tips dari saya, saat anak mengembangkan kemampuan motorik halusnya, sebaiknya bebaskan anak untuk berkreasi. Walaupun mungkin hasilnya tidak sebagus yang kita inginkan, tapi kita jadi tahu fitrahnya seperti apa dan bagaimana ide-idenya berkembang. Kita hanya menemani dan menolong saat dibutuhkan saja. Misalnya saat ia bingung atau mulai lelah. 

Masa kanak-kanak itu kan ga akan terulang. Jadi mendukung dia lebih mengeksplorasi minatnya adalah hal terbaik yang bisa kita lakukan. Kalau agak kotor atau panas-panasan sedikit sih enggak usah khawatir. Kita bisa membantunya dengan memberikan nutrisi terbaik dan pengaturan waktu agar istirahatnya cukup. Yuk, Bunda. Katakan #IyaBoleh untuk selalu mendukung pertumbuhannya agar ia menemukan potensi terbaiknya. 

Yang ingin lihat DIY ini di video, boleh liat video di bawah ini ya caranya :).

Wassalaamualaikum.

Sunday, 16 April 2017

My Pregnancy Diary: Cerita (Lewat) Trimester Satu



Assalaamualaikum,

Enggak terasa minggu ini sudah menginjak usia kehamilan 16 minggu. Jadi sebenarnya post ini udah lewat dari trimester satu. Tapi ya enggak apa-apalah ya. Hehehehe.

Trimester pertama gimana? Di kehamilan ke dua ini mual muntahnya luar biasa. Enggak ada deh yang namanya morning sickness, karena sepanjang hari juga mual xD. Perut kembung sepanjang hari, sering keras seperti diisi gas. Kalau udah begini biasanya pusingnya udah sampe ke ubun-ubun dan pengen nangis. Makan pun enggak bisa banyak karena kalau terlalu banyak malah tambah mual. 

Padahal kehamilan pertama dulu muntahnya hampir tiap hari. Tapi ternyata mual terus menerus itu lebih menderita daripada muntah pagi hari, sodara-sodara. Pakai celana pun maunya yang super longgar pinggangnya karena terlalu ketat bikin mual. 

Intinya sih segala hal sih yang bikin mual. Dari ikatan sabuk pengaman, minum air putih, angin dari AC, angin dari pintu yang terbuka, kelamaan di mobil, kelamaan posisi tidur, kelamaan di ruang tertutup, nyium bau parfum, nyium bau nasi lagi dimasak, bau asap kendaraan (apalagi diesel) pokoknya intinya semua bikin serba salah. Hahahaha. 

Untuk perut kembung ini dokter memberikan saya obat kembung, namanya Inpepsa. Tapi seringkali setelah diminum yang ada malah saya jadinya muntah-muntah. Mungkin karena udaranya keluar.



Selain mual terus, saya juga sering ngalamin perubahan tekanan darah jadi rendah. Jadi berbaring harus dengan dua bantal dan tidur terlalu lama juga bikin kepala pusing. Setelah sujud dalam shalat , lalu ganti posisi berdiri kepala juga pusing. Duduk dengan menyender ga nyaman, ga nyender juga pegel. Hahahaha xD.

Yang lucu saat saya nekad pengen mudik ke Tasik sebulanan lalu, di jalan macet luar biasa. Saya sampe nangis di mobil saking pusingnya. Itu perjalanan mudik yang kayaknya ga ada enak-enaknya. Sampe Tasik biasanya happy kalo ketemu bakso sama nasi Tutug Oncom. Ini yang ada malah mual. Dan akhirnya kemana-mana selama mudik bawa kantong keresek karena muntah beberapa kali. Sedih lah pokoknya T_T.

Selama trimester pertama ini yang paling kasian ya suami. Karena saya maunya macem-macem, dan enggak maunya macem-macem pula.  Pulang kantor biasanya udah nanya, "Mau nitip apa?" karena udah tau istrinya suka aneh-aneh. Pernah minta beliin baso tahu sama keripik pedas. Sampe rumah ternyata sambal kacang di baso tahunya kemanisan, udah gitu diminta beliin keripik pedas belinya keripik sanjay yang ala Padang itu. Padahal saya maunya keripik pedas kayak Ma Icih. Istrinya manyun ga mau makan xD.

Akhirnya dianya mau makan apa? Trus saya minta dibeliin Sate Padang yang di Griya Asri, kalo enggak Mi Ayam di sebelahnya. Tapi ternyata malam-malam tukang dagangnya udah ga ada sodara-sodara. Jadinya suami eke bingung. Akhirnya dia inisiatif cari tukang Sate Padang ke jalan Raden Saleh, dan kebeneran depannya ada yang jual Mi Ayam Bangka halal. Jadi daripada istrinya merepet dibelilah dua-duanya. Ternyata sampai rumah, Mi Bangka nya enak dan sate padangnya sama-sama enak. Tapi seperti biasa saya cuma makan dikit. Satenya cuma dimakan dua biji, mi bangkanya ga habis sepertiganya. Sisanya Hubby yang ngabisin. Wkwkwk.

Pernah juga saya minta dibeliin donat karena ga mau makan nasi. Sampe toko donat, karena takut salah, Hubby moto-motoin dulu donatnya sambil nanya mau yang mana. Baik banget kan ya suami akuh. Tapi pas request, ternyata yang direquest semuanya abis karena diambil orang. Istrinya manyun karena yang dimauin ga ada semua. Pokoknya banyaklah momen-momen begini begitu selama trimester pertama. Makasih ya, Hubby, udah bersabar menghadapi bumil yang banyak maunya ini :*.

Lalu sekitar dua minggu lalu saya ngobrol sama Mamah di telepon. Beliau mengingatkan sebentar lagi puasa, saya memang masih punya hutang puasa tahun lalu. Duh lagi pusing begini diajakin puasa. Tapi kalau diulur-ulur juga puasa kan sebentar lagi ya. Enggak enak kalau masih punya hutang puasa. Akhirnya saya puasa esok harinya.



Di luar dugaan, ternyata saya malah merasa lebih sehat saat puasa. Memang sih menjelang sore rasanya lemes dan haus banget, tapi saya hari itu benar-benar berkurang mualnya. Sepertinya puasa bikin gas di perut saya kabur entah kemana. Hehehehe. 

Keesokan harinya saya enggak puasa, tapi saya merasa lebih baik. Lalu minggu itu saya kecapean karena banyak aktivitas. Jadi saya kembali mual-pusing lagi. Tapi kemudian entah bagaimana semingguan ini saya merasa lebih baik. Sudah bisa merasa lapar dan makan dengan nikmat. 



Seingat saya, pertama kali makan enak itu waktu suami gorengin telor dadar malem-malem.  Kata dia, "Iyalah bikinnya pake cinta." Wkwkwk. Silakan muntah berjamaah.

Walaupun belum bisa makan terlalu banyak, tapi sekitar seminggu ini makan martabak udah berasa martabak, makan buah-buahan ga terasa mual. Tentunya beberapa makanan masih saya hindari karena terasa atau tercium aromanya enggak enak. Tapi minimal sekarang saya bisa enjoy makan nasi sama telor goreng. Sekarang saya juga sudah mulai mau dandan lagi. Enggak setiap hari, kadang masih pusing juga. Tapi at least saya ngerasa enakan.


16 weeks bump.

Alhamdulillah, di minggu ke 16 ini saya udah ngerasa lebih baik. Moga-moga terus lebih baik dan ga balik lagi mual-mualnya. Soalnya ngeri juga kalau masih mual-mual. Bentar lagi kan puasa. Maunya sih sehat-sehat saja biar bisa ikutan puasa, seperti waktu hamil pertama dulu. Lagipula sebentar lagi lebaran dan mudik lebaran itu kan macetnya luar biasa. Jangan sampai deh nanti nangis di jalan lagi karena macet. Amannya sih cari tiket kereta murah dari sekarang. Jadi kalau tetiba terjadi sesuatu bisa mudik naik kereta aja.

Oiya, sekarang Si Bebe lagi manis banget. Dia seneng banget mau punya adik. Jadi sering peluk-peluk perut mamanya. Dia seneng bentar lagi ada temennya. Tapi lucunya akhir-akhir ini si Bebe nempel banget sama Papanya. Iya, biasa juga emang nempel. Tapi akhir-akhir ini sering mendominasi waktu Papanya. Kalo duduk ga bisa jauh. Nonton Lord of The Rings ditemenin, nonton bola ditemenin, padahal sepanjang nonton nanya-nanya terus ga selesai-selesai. Mamanya? Mamanya mah ga nemenin, udah tepar ketiduran xD.

Ini rekaman USG bulan lalu. walaupun bukan pertama kalinya hamil, tetep aja ya amazing rasanya. Mengetahui bahwa ada anak kecil yang hidup di dalam rahim kita. Sehat-sehat ya, Dek, di dalam sana. Sampai waktunya kamu lahir nanti. Aamiin... :*.




Wassalaamualaikum.






Thursday, 30 March 2017

L'OREAL Infallible Stay Fresh Foundation 24H Foundation Review




Assalamualaikum,
Halo! Apa kabar? Udah dari 2 bulan lalu pengen review foundation yang masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu ini. Tapi baru kesampean sekarang. As I told you on my last post, di trimester pertama kehamilan ini  saya males banget dandan. Pagi-pagi udah kena morning sickness sih xD.
Tapi akhir-akhir ini kalau lagi ada acara ya agak dipaksain dandan biar wajah agak cerah sedikit ga pusing melulu. Wkwkwkwk.

Anyway, saya sebenernya memang peasaran banget sama foundation ini. Liat review infallable yang di tube dari tahun lalu katanya bagus, tapi yang masuk ke store di Indonesia ternyata kemasannya pump begini.




Cakep ya kemasannya. Biasa liat foundation lain botolnya silinder, yang ini kayak kotak dari botol kaca jadi kayaknya cakep aja liatnya. Pumpnya juga ada tutupnya lagi jadi tampak lebih higienis.



Si infallable ini sering banget muncul di iklan di instagram kalau saya pas lagi buka feed. Jadinya penasaran dan pengen nyobain. Walaupun kemarenan ada promo diskon di sociolla, saya nggak terlalu comfortable beli foundation secara online. Soalnya saya takut ga pas warnanya di muka. Udah gitu foundation drugstore punya kecenderungan oxidized di wajah saya, kondisi di mana warna foundation  berubah menjadi lebih gelap atau lebih oranye saat bersentuhan dengan oksigen. Apalagi saya punya wajah yang cenderung oily, jadinya kondisi ini bikin saya ngerasa wajah keliatan 'demek' dan enggak sesegar saat foundation pertama kali di apply.

Nah, karena pertimbangan itu, akhirnya saya memutuskan untuk memilih foundation L'oreal infallable yang warna shade-nya sekitar satu atau dua tingkat lebih terang daripada wajah saya, yaitu nomor 125, Natural Rose.



Tekstur foundation-nya cair, tapi termasuk cepat sekali nge-set di wajah. 



Ini wajah saya saat barefaced, tapi sudah pakai pelembab.



Ini aplikasi setelah 1 layer foundation menggunakan spons.



Ini aplikasi 2 layer foundation.


Foundation ini hasilnya cukup matte. Jadi buat kulit saya yang berminyak termasuk cocok. Foundationnya cukup tahan lama. Saya pakai 4-5 jam masih stay, tapi di kulit saya yang memang gampang berminyak ini ga sampe dua jam juga wajah uda keliatan mengkilap di daerah hidung. Tapi foundationnya sendiri tahan lama dan wajah masih keliatan 'on'.

Coveragenya oke buat saya, medium to full coverage. Kalau butuh coverage lebih banyak bisa saya build up.



Foundation ini ternyata memang oxidized. Jadi setelah satu atau dua jam warnanya akan berubah menjadi lebih gelap sekitar 1-2 tingkat. Jadi kalau berniat membeli saya sarankan sih beli foundationnya yang lebih terang sekitar 1-2 tingkat lebih terang. Saya sendiri beli 1-2 tingkat shade yang lebih terang, jadi warnanya ga terlalu masalah di kulit saya.

Overall, foundation ini oke dan tahan lama. Saya masih pakai foundationnya sampai sekarang. Saya suka efeknya yang matte. Karena saya ga pernah pakai dalam waktu yang sangat panjang, jadi saya ga bisa buktikan ketahanannya sampai 24 jam seperti claim-nya. Tapi untuk 4-5 jam sih masih oke.

Coverage      : Medium to Full coverage
Oxidized      :  Yes
Finish           : Matte
Harga           : Rp 199.000 (beli di Centro)
Nilai              : 3.5 dari 5 
Repurchase : Maybe

Wassalaamualaikum.


Thursday, 9 March 2017

Unboxing Paket Clear Sakura Fresh dari Home Tester Club

Assalaamualaikum, 


Dari judulnya saja udah ketahuan ya kayaknya kalau saya hari ini mau sharing tentang unboxing paket dari #HomeTesterClubID. Kali ini saya mendapatkan paket Clear Sakura Fresh.

Jadi begini ceritanya. Beberapa waktu lalu saya mendaftar di Home Tester Club ID. Website ini menyediakan brand-brand tertentu untuk kita review. Kebetulan yang saya dapatkan kali ini adalah Clear Sakura Fresh. Penasaran banget dengan shampo yang satu ini, karena katanya wanginya lembut banget. 

Sekitar tiga hari yang lalu, paket Clear Sakura Fresh ini sampai di rumah. Kemasan  box dari Home Tester Club-nya ini cantik banget :).

Boxnya lucuuk :).
Nah, sekarang, yuk kita unboxing paketnya!
Ada shampoo Clear Sakura Fresh botol, kemasan sachet yang banyak, dan sisir kayu mungil yang enak banget dipake nyisir setelah keramas. Wah, enggak tanggung-tanggung jumlahnya buat persediaan shampo di rumah. Hihihi.

Nah, jadi penasaran kan pengen nyobain produknya ini. 



Setelah saya coba, Clear Sakura Shampo ini ternyata memberikan sensasi wangi lembut bunga sakura dan meninggalkan rasa yang segar. Lembutnya nggak bikin rambut terlalu lepek, tapi juga enggak bikin rambut terlalu kering. Jadi cocok banget buat saya. Saya paling enggak suka shampo yang bikin rambut malah kelihatan lepek.

Shampoo Clear Sakura Fresh ini kan shampo anti dandruff alias shampo anti ketombe, jadi cocok banget buat saya yang berhijab. Maklum kadang saya nggak punya waktu untuk mengeringkan rambut dengan sempurna sebelum memakai hijab. Terutama jika keramas di pagi hari. 


Kalau kamu sudah cobain Clear #SakuraFresh belum? Yuk daftar di Home Tester Club ID supaya bisa mendapatkan produk gratis seperti saya. Kamu tinggal sign up menggunakan Facebook, twitter, atau email di bit.do/ClearSakura dan dapatkan produk gratisnya :D.

Nah, selamat mencoba ya! :). #FreshHairDay



Wassalaamualaikum.

Wednesday, 1 March 2017

Just An Update and Pregnancy News

Assalaamualaikum,

I think it's been a veeery long time time since my last post. Hahahaha. 

Beberapa bulan terakhir ini saya harus juggling mengurusi banyak hal. Sejak jadi anggota komite sekolah, saya baru sadar bahwa ternyata tugasnya luar biasa. Selalu ada event di setiap bulan, pengajian tiap 2 minggu (which is saya masuk seksi dakwah), dan hal-hal lain yang berkaitan dengan sekolah seperti menengok orang tua murid, guru, atau pegawai sekolah yang sakit keras/kecelakaan. Ada saja yang harus diurus dari mulai goodiebag anak-anak, jualan tiket seminar, dll. Capek sih, tapi menyenangkan. Saya juga memang memilih enggak punya ART di rumah, jadi semua pekerjaan sehari-hari di rumah banyak menyusul setelah urusan di sekolah selesai. Si Bebe juga sudah 6 tahun, jadi sekarang sudah harus kasi ekstra perhatian masalah ibadah dan aktivitasnya. Karena bentar lagi udah mau jadi anak SD. Anakku uda gedee ternyata T_T. 

Konsekuensinya, banyak hal yang berhubungan dengan blogging, terutama event di weekday yang enggak bisa saya hadiri. Mengingat waktu tempuh dari rumah ke venue event juga bisa sampai 2 jam sendiri, belum lagi pulangnya kalau di atas jam 4 biasanya sudah keburu macet. Kadang bisa 3-4 jam sampai rumah jika ditambah waktu untuk shalat maghrib. Lama kelamaan saya merasa waktunya tidak efektif lagi. Sampai rumah pekerjaan rumah tangga sudah menumpuk, enggak ada yang masak, dan saya kecapaian. Jadi sebisa mungkin saya memilih event yang saya hadiri hanya di weekend saja.

Saya sering kangen juga dengan blogging dan hadir di event. Tapi saya pikir mungkin tahun ini prioritas saya si bocil dulu. Saya ingin mendampingi dia lebih sering dan saya tidak bisa melakukannya kalau saya kelelahan. Jadi sekarang, waktu me time sebisa mungkin saya lakukan di pagi hari saat bocil sekolah. Saya juga sekarang berusaha untuk tidak terlalu mengikuti social media. Saya akui saya masih cek socmed beberapa teman dekat dan influencer yang saya follow, tapi sekarang saya sudah enggak kecanduan socmed. Kalau dulu kayaknya wajib banget post di socmed, hampir setiap hari, sekarang udah enggak. Hahahaha. 

Oiya, awal januari lalu juga saya mulai hidup sehat. Mulai mengurangi nasi, mi dan roti dan menggantinya dengan sayuran. And I mean A LOT of Veggies. Pagi saya makan sayur atau buah. Kalau nggak ada sayur atau buah biasanya milih nggak makan sampai jam 11. Siang saya makan siang seperti biasa, dan sorenya saya makan banyak tumisan, pecel, rujak, asinan, apa pun yang bentuknya sayuran sampai kenyang. Proteinnya sebisa mungkin saya pilih pepes-pepes. Seringnya sih pepes tahu. Jangan salah, walaupun makanannya sayuran dan nasi yang cuma 5 sendok atau tidak sama sekali, porsi sayurannya sepiring makan. Tahu pepes juga bisa sekitar 5 biji sendiri. Karena pengen rasa nendang kayak kalo makan nasi. Hahahha.

Saya juga tiap hari naik spinning bike yang sebenernya udah saya punya sejak dua tahun lalu tapi udah kelamaan nganggur di gudang. Saya stel Spinning Class High Intencity Training di Youtube dan ngikutin semua instruksinya. Videonya 20 menit, tapi kadang saya tambahin jadi 30 menit. Kadang kalau hari itu saya cheating, saya sampai dua kali naik spinning bike. Hasilnya, dalam 6minggu itu saya turun 5kg. 

Berat saya jadi 57 kg. Enggak sampai target 55 kg, tapi saya senang karena pipi jadi lebih tirus, perut dan tangan mengempis. Baju-baju melonggar. Walaupun saya emang koleksi bajunya emang longgar-longgar juga sih jarang pake baju pas badan. Hahaha. Jadi biasanya orang notice saya kelihatan lebih baik aja, ga keliatan kurus. Hahahaha. Tapi yang pasti sih saya ngerasa lebih baik, dan itu cukup buat saya.


It feels really-really good to finally have a leaner body. Badan lebih sehat, dan tidur lebih enak. Until, pada suatu hari kepala saya pusing kayak darah rendah. Sekitar tiga hari itu badan saya enggak enak. seperti melayang. Dan saya baru inget ternyata saya udah telat mens 5 hari. Akhirnya saya iseng testpack dan ternyata positif! Alhamdulillah. Saya sampai test pack lagi di dua hari kemudian karena sepertinya ada perasaan, "Ni bener apa nggak ya?" 


Kami berencana menunda seminggu cek ke dokter kandungan supaya janinnya sudah terlihat di USG. Tapi ternyata weekend itu saya meriang luar biasa. Badan kedinginan dan demam. Karena tidak bisa sembarangan minum obat, mau nggak mau jadinya kami cek ke dokter kandungan sekalian cek kehamilan. Dan alhamdulillah ternyata si dede bayi uda muncul di USG. Ternyata betul, kehamilan saya sudah usia 6 minggu saat itu.

Bulan ini pas bulannya bocil ulang tahun dan kami juga anniversary ke 7 tahun. Jadi semacam kado terindah dari Allah. Sekitar setahun terakhir ini memang kami berencana ingin punya anak lagi. Entahlah apa ada hubungannya hidup sehat saya dengan kehamilan, tapi ya hakikatnya kami mendapat rezeki anak lagi dari Allah. Alhamdulillah wa syukurillah... 

Bocil yang tingginya udah mau ngalahin mamanya.

Bagaimana dengan berat badan yang udah turun? Hahahaha. Saya hanya bersyukur saja, alhamdulillah berat saya turun dulu. Walaupun setelah hamil ini saya pasti akan gaining weight lagi, tapi ya minimal (saya ngarepnya) ga akan separah kalau saya enggak turun berat badan terlebih dahulu. Apalagi di kehamilan yang ini saya rewel sekali. Perut sering kembung dan mual. Boro-boro pengen makan sayur xD. Makan buah juga malah bikin kembung dan tambah mual. Hahahaha.

Pagi-pagi bangun tidur bawaannya pusing. Minum air putih juga mual. Yah, sebenernya banyak yang bikin saya mual. Dari wangi parfum, bau asep mobil (apalagi diesel) sampai bau kantong kresek. Kalau duduk di mobil saya enggak betahan banget dan rasanya mual kalau kena AC langsung. Bahkan walaupun saya sendiri yang nyetir. Apalagi kalo kecepetan ngerem ato kecepetan ngegas. Sampai mikir,"Ya ampun, gue nyetir kok ga enak banget sampe mual." Hahahaha. 

Makanya di kehamilan kali ini banyak yang komen saya sering keliatan pucat. Selain karena mual-mual, saya juga emang lagi males banget dandan. Pagi paling pelembab aja sama bedak, sama alis kalo inget. Seringnya sih alis juga ngegambarnya ga bener, kadang tipis sebelah xD. 

Tapi yasudahlah dinikmatin aja. Kalau mulai mual atau kembung ya tinggal ngeluh aja. Ada suami tempat buat ngeluh, bukan? Hahahaha. Yang penting anaknya dan saya sehat wal 'afiat. Aamiin Allahumma aamiin...






Wassalaamualaikum.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...