Friday, 11 August 2017

Jadi Jameelah



Assalaamualaikum,

Beberapa waktu terakhir ini saya disibukkan dengan masa adaptasi si Bebe di sekolah dasar. Karena ga cuma anaknya, orang tuanya tentu harus beradaptasi juga. Meski demikian, ada beberapa hal yang ingin saya ceritakan dari masa-masa TK nya si Bebe yang cukup berkesan buat saya. Salah satunya adalah menjadi salah satu anggota jamiyyah di TK.

Jamiyyah adalah sebutan untuk anggota komite sekolah yang dibentuk oleh sekolah Al-Azhar. Lama-lama panggilan ini kami plesetin jadi Jameelah, untuk mengurangi keseriusannya, dan supaya kesannya fun. Di awal penunjukkan, sebenarnya saya enggak terlalu berminat jadi anggota jamiyyah. Karena saya bayangkan mengurus kegiatan anak-anak itu tentunya melelahkan. Karena yang diurus tentu bukan anak kita saja. Hanya saja waktu itu anggota jamiyyah lain di kelas bocil mengundurkan diri, dan saya pikir kasihan juga kalau sampai ga ada wakilnya di kelas. Kalau ada kegiatan atau apa jadi tidak ada yang mewakili. Lagian saya pikir saya bisa ngundurin diri kapan pun kalau memang ternyata saya merasa kurang sreg atau capek dengan kegiatannya. Jadi ya sudah saya beranikan diri aja mutusin jadi jamiyyah. 

Walaupun saya termasuk orang yang senang ngobrol dan terbuka, deep down saya sebenernya orang yang cukup introvert. Saya senang menghabiskan waktu sendirian dan tidak suka diatur. Bertemu dengan banyak orang kadang bisa bikin saya kehilangan banyak energi. Don't get me wrong, I love meeting people. I love to talk to people. Tapi untuk commit pada satu kelompok dalam waktu yang lama dan berketerusan can run out my energy. Namun sebaliknya, dalam lingkungan tertentu yang sangat mendukung dan nyaman, saya malah bisa lebih kreatif dan bersemangat. 

Tapi saya pikir, saya mungkin akan menemukan banyak hal baru di sini. Jadi enggak ada ruginya kalau saya coba. It turned out, saya menemukan sekumpulan teman yang enggak cuma bisa diajak fun bareng, tapi juga setiap kegiatannya bisa memberikan experience dan challenge yang positif. Di luar itu, saya juga merasa bisa berkembang dan berkontribusi sesuai dengan minat saya.

Kebersamaan kami dimulai pada suatu pagi saat kami semua dilantik bersama jamiyyah dari Al Azhar lain sejabodetabek. Saya inget banget saya harus nyetir jam 3 pagi ke rumah Mak Dian, salah satu jamiyyah yang memang profesinya Make Up Artist, untuk didandanin.

Dandan pagi-pagi sebelum pelantikan.









Setelah pelantikan itu, banyak event yang kami lalui bersama. Di sini saya ngerasain rempongnya ngurusin makan, nyiapin goodibag, dan kadang ikut ngejagain 250 anak. Selain itu kami terbiasa mengambil tempat sendiri saat dibutuhkan. Ada yang bisanya pegang uang, masak, belanja, motret, bikin proposal, ngemsi, tilawah, bikin poster, dan lain-lain. 

Event-event sekolah inilah yang akhirnya bisa bikin kita dekat dan bisa diandalkan satu sama lain. Kami bisa ngumpul karena alasan besar kayak jagain posko bantuan untuk anak yatim, mendatangi panti-panti, harus ngurus goodiebag, atau ada yang ulang tahun, atau simply hanya karena ada yang ngajakin makan soto ato kepiting di rumahnya xD. 


Kartinian di sekolah. Temanya warna-warni.

Sortir bahan makanan di posko bantuan.

Sambil foto-foto tentu saja xP.
Event Muharram di sekolah. Belajar berbagi bersama teman-teman dari panti asuhan.


Di panti asuhan Asuwain Timor


Bikin goodiebag sambil bikin video kejutan buat Emak.



Event Hari Guru.

Nyari Dresscode di Cibinong City Mall sambil sarapan.


Foto bersama setelah acara muharram.

Seminar Parenting perdana.

Bergabung di jameelah ternyata ga cuma punya temen buat seru-seruan. Saya beneran merasa nyaman. Sama mereka saya bisa jadi diri sendiri dan bekerja dalam komunitas yang saling mendukung. Saat saya sakit mereka ada buat back up saya, saya juga bisa nebeng mobil kemana-mana. Wkwkwkwk.

Dan saya juga bisa bilang tidak, ketika saya nggak mau atau nggak bisa,  dan mereka akan menghormati keputusan saya. Pokonya senanglah bergabung di jameelah selama setahun. Walopun cape, tapi punya temen-temen yang bisa diandalkan kan ga tergantikan. Tul, ga?

Semoga walaupun cuma setahun kami masih bisa berteman dan silaturahmi ya. Aamiin...

Wassalaamualaikum

3 comments:

  1. Baru tahu nih sebutannya itu Jamiyyah. Btw, Bebe skrg SD-nya al azhar juga Mbak?

    ReplyDelete
  2. Keren kegiatannya, bisa di contek lah ini

    ReplyDelete
  3. Seru ya mbk,sangat berkesan banget ngurusin dan bantuin sekolah..

    ReplyDelete

I would love to hear your comments :).
Mohon tidak meninggalkan link hidup pada kolom komentar. Komentar dengan link hidup tidak akan di-publish.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...