Tuesday, 12 June 2018

Manfaat Pijat Bayi: Sentuhan Cinta Ibu untuk Kesehatan Bayi



Assalaamualaikum

Tulisan ini mau saya awali dengan pertanyaan buat pembaca yang ibu-ibu seperti saya. Sebagai ibu, pernah enggak memijat bayi teman-teman sendiri atau memijat anak kita waktu mereka masih bayi?  Sejujurnya, saya baru berani memijat Kakak Aira waktu bayi saat usianya sudah menginjak 3-4 bulan. Karena pijat bayi, walaupun saat itu sudah mulai ngetren dan sering terdengar, enggak pernah benar-benar saya saksikan di kehidupan sehari-hari. Dan, terutama, karena enggak ada yang ngajarin. 

Baby Aira dulu pertama kali dipijat sama dukun beranak, atau istilahnya "paraji" dalam bahasa sunda. Itu pun sekali saja waktu di Tasik di Rumah Papap dan Enin-nya Aira. Dipijatnya ya bukan pijat modern dan tampak sulit sekali buat saya yang masih ibu baru. Baru kemudian saya membuka salah satu paket hadiah JOHNSON’S® Baby dari seorang teman, saya menemukan VCD cara memijat bayi. Dan di situlah saya jadi tahu beberapa gerakan dasar pijat bayi yang mudah dan bisa dilakukan di rumah. Seperti gerakan pijat Butterfly dan Cross pada dada, gerakan mengayuh sepeda pada kaki, pijat I Love You, gerakan Milking India atau Swedia pada lengan, dan lain-lain. Dulu saya enggak ingat sih nama gerakan pijatnya, tapi cukup hapal dengan cara memijatnya. Selain bisa menenangkan, pijat bayi juga jadi semacam waktu bonding sama bayi kita.

Kalau sekarang, saya udah lebih pede kalau mau pijat baby Alia. Karena saya bisa dengan mudah menemukan tutorial pijat bayi di Channel YouTube-nya JOHNSON’S® Baby Indonesia. Dari bentuk persiapannya seperti apa saja, urutannya, dan bahkan simulasinya, jadi lebih jelas. Video di bawah ini salah satu contohnya,


Dan ternyata pijat bayi itu manfaatnya banyak sekali selain membangun ikatan (bonding) antara ibu dan bayi. Pertama, pijat bayi membantu merangsang stimulasi sensorik pada bayi yang merupakan kunci pertumbuhan, komunikasi, serta pembelajaran. Ke dua, kegiatan ini memicu stimulasi multisensorik yang membantu perkembangan psikologis dan emosional bayi serta melancarkan sirkulasi darah dan menguatkan sistem imunitas tubuhnya.

Enggak heran, perusahaan JOHNSON’S® Baby, sebagai salah satu perusahaan produk bayi terkemuka yang berfokus terhadap perkembangan holistik anak, meluncurkan inisiatif terbarunya yang diberi nama, “Sentuhan Cinta”. 

Apa sih program "Sentuhan Cinta" itu?

Jadi, Indonesia diperkirakan akan mengalami yang namanya Bonus Demografi selama periode 2020 – 2030. Yaitu saat jumlah orang di usia produktif akan mencapai sekitar 70 persen dari populasi. Ini artinya jika bayi memiliki kesempatan untuk tumbuh, mereka akan dapat meraih impian mereka di beberapa dekade ke depan dan memberikan kontribusinya pada pembangunan negara.

Nah, berangkat dari situ, program Sentuhan Cinta ini bertujuan mendorong ibu Indonesia untuk mendukung pentingnya sentuhan cinta ibu untuk kesehatan dan perkembangan bayi. Sentuhan Cinta bertujuan untuk memberikan bayi di seluruh Indonesia kesempatan yang sama untuk hidup agar mereka dapat tumbuh, berkembang, dan menggapai impian.

Melalui program Sentuhan Cinta, JOHNSON’S akan memulai perjalanan dan mengadvokasi para ibu di wilayah Indonesia dengan angka kematian bayi relatif tinggi seperti Maluku, Sumba, dan Sumatera Utara. Karena sesungguhnya, fase neonatal (fase 28 hari pertama pada masa hidup bayi) adalah saat paling krusial untuk pertumbuhan ke depannya).

Dalam program ini, JOHNSON’S® bekerja sama dengan Save the Children di Indonesia, Yayasan Sayangi Tunas Cilik untuk membantu edukasi ritual pijat bayi dan mandi bayi kepada para ibu di Indonesia melalui program “Kesehatan Ibu dan Anak”. Hebat ya? 

Dokumentasi program sentuhan cinta ini juga bisa kita lihat di instagram dan Channel YouTube-nya JOHNSON’S® Baby Indonesia.  Seperti di bawah ini,


Program Sentuhan Cinta di berbagai daerah di Indonesia.
Sumber: https://www.instagram.com/johnsonsbaby_id/

Di Jakarta sendiri, program "Sentuhan Cinta" ini mengajak teman-teman dari komunitas The Urban Mama  untuk hadir dalam Kelas Pijat Bayi yang diadakan pada Selasa, 5 Juni 2018 lalu di Gudang Gudang Yoga Studio, Kemang Timur. Di sana juga dipamerkan dokumentasi dari program Sentuhan Cinta ini. 
  


Sumber : The Urban Mama.

Teman-teman mau ikut berpartisipasi juga dalam program Sentuhan Cinta? JOHNSON’S® Baby telah bekerja sama dengan Alfamart dan Tokopedia sehingga para ibu seperti kita bisa berpartisipasi. Setiap transaksi pembelian semua jenis produk JOHNSON’S® Baby minimal Rp 25.000,- di Alfamart atau di Tokopedia, secara otomatis kita menyumbangkan Rp 500,- untuk Save The Children dan membantu mereka mendidik ibu lainnya di seluruh Indonesia agar bayi mereka tumbuh kuat dan sehat.

Buat teman-teman yang pingin tahu lebih banyak tentang cara memijat bayi serta program Sentuhan Cinta ini, cuss follow @Johnsonsbaby_id di Instagram atau bisa juga ke website JOHNSON'S® Baby  untuk lihat step by stepnya. Di Channel YouTube-nya juga banyak informasi penting buat Ibu-Ibu baru yang masih kagok dalam mengurus bayi newborn. 

Wassalaamualaikum.

Saturday, 9 June 2018

Nyobain Produk ERHA (pada Kulit Kusam dan Berminyak) dan ErHair - Part I




Disclaimer: 
Saya tidak menyarankan pemakaian produk perawatan saat masa kehamilan. Saat masa menyusui, sebaiknya konsultasikan pemakaian produk perawatan apa pun pada dokter kulit atau dokter kandungan teman-teman terlebih dahulu ya. 


Assalaamualaikum,

Di tulisan kali ini aku mau bahas tentang perawatan kulit sama rambut. Sebenarnya ini semua berawal dari sejak lahiran si adek sih. Aku ngerasa sejak melahirkan kulit wajah rasanya tampak kusam. Ya wajar sih ya, setelah melahirkan memang wajah biasanya membengkak karena sisa proses melahirkan, penyembuhan di organ dalam, plus, cencu saja sisa-sisa begadang yang bikin muka tampak enggak segar. 

Tapi setelah beberapa bulan kok rasanya wajah begini-begini aja tampak tidak ada perubahan. Kalau googling-googling sih, katanya memang pengaruh hormon, makanya wajahnya tampak kayak menggelap. Lalu somehow aku ngerasa kulit wajah pori-porinya tampak lebih jelas, trus kayaknya gampang banget dihinggapin komedo. Ya Allah, begini ya rasanya menua. Iya, seriusan, rasanya wajah tampak tua sekali gitu. Aku sedih.

Ini berkebalikan sama keadaan kulit waktu aku masih hamil. Aku ngerasa pas hamil itu kayaknya jarang banget wajahku jerawatan. Malah kulit cenderung kering, padahal aslinya berminyak. Makanya banyak orang yang bilang aku hamil kemarin glowing. Jangan protes. Orang lain lho yang ngomong, bukan aku 😂. 

Pokoknya beberapa bulan ini aku mulai ngerasa insecure sama keadaan kulit wajah. Dan ditambah lagi rambut juga rontok parah. Iya, kalau nyapu kamar pagi hari, itu rambut hampir segenggam aja gitu yang rontok. Literally. Aku tahu ini salah satu masalah yang menghinggapi ibu menyusui. Tapi kalau hampir tiap hari kok rasanya sedih begitu. Rambut makin lama terasa makin tipis.

Beberapa kali niat pengen potong pixie cut tapi enggak kesampean terus karena susah mau nitip bayi buat pergi sendiri ke salon. Akhirnya malah nekat potong sendiri depan cermin sambil liat tutorial orang potong rambut di YouTube. Hahaha. 

Kalau dihitung, si adek sekarang sudah masuk usia 8 bulan, dan keadaan kulit wajah sama rambutku kayaknya belum menunjukkan perubahan. Sempat nyoba beberapa produk krim  yang dijual di pasaran tapi kayaknya ya gitu-gitu aja. Jadi sepertinya aku harus melakukan sesuatu. Apalagi sebentar lagi mau lebaran. Biar wajah kelihatan cerah sedikit diajak silaturahmi, ya kan?

Akhirnya sejak minggu lalu aku nyobain rangkaian produk dari ERHA. Sebenernya awalnya takut pake produk krim perawatan karena aku lagi menyusui. Tapi ternyata produk yang OTC (Over The Counter)-nya ERHA APOTHECARY itu aman buat yang menyusui. Ini tipe produk perawatan yang bisa langsung beli di ERHA APOTHECARY ya gaes, bukan dari resep dokter. Jadi kita bisa langsung ke counter dan nanti akan dilayani sesuai kebutuhan kulit kita, tapi enggak perlu resep dokter. Aku juga sebenernya baru tahu tentang ERHA APOTHECARY ini dari salah satu influencer yang saya follow di instagram, namanya @lylaandalucia , yang katanya #TerjebakErha .




Rangkaian produk OTC dari ERHA ini hadir dalam konsep ERHA APOTHECARY dan bisa kita temukan di pusat-pusat perbelanjaan di berbagai kota di Indonesia. Ada 11 personalized category yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pelanggan. Di ERHA APOTHECARY, kita juga bisa konsultasi dengan tenaga ahli dan dokter untuk membantu konsumennya mengidentifikasi masalah kulit dan rambut. Jadi, kalau kamu lagi jalan-jalan di mall, bisa sambil konsultasi kulit dan rambut juga.



Nah, kembali ke permasalahan kulitku, minggu lalu aku dapat beberapa produk dari ERHA. Untuk permasalahan kulitku yang kusam, berminyak dan pori-pori besar, ada beberapa produk yang aku dapat dari Erha. Yaitu, TruWhite Activator Day Cream, TruWhite Activator Night Cream, Facial Wash for Oily Skin, dan Sun Block Perfect Shield Helios SPF 50 PA++. Sementara itu, untuk permasalahan rambutku yang rontok, aku dapat Erhair HairGrow Shampoo dan Erhair HairGrow Serum. Kita bahas satu per satu ya.




TRUWHITE ACTIVATOR Day Cream dan Night Cream


Sebagaimana biasanya produk perawatan kulit, biasanya kita dikasih krim siang dan krim malam ya. Krim yang aku dapat adalah TRUWHITE ACTIVATOR Day Cream & Night Cream.

Dari kemasannya kita dikasih tahu, Day Cream-nya mengandung Tyrosinase Inhibitor dan Niacinamide untuk menghambat pigmentasi berlebih. Vitamin E sebagai anti-oksidan,  juga perlindungan tehadap UV A dan UV B agar wajah cerah, sehat bercahaya. Juga ada Oil-Absorbance untuk membantu mengurangi minyak berlebih pada kulit wajah.

Sementara itu Night Cream-nya mengandung Arbutin, Vitamin C, Chromabright MFF dan TegoCosmo C250 sebagai whitening complex yang membantu mencerahkan kulit. Diperkaya dengan Glycosphere Papain untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah kusam pada wajah. 


Day cream dan night cream ini teksturnya ringan dan memang tidak terasa oily. Yang aku suka wangi produknya sedikit sekali jadi tidak tercium wangi yang chemical. Krimnya tidak langsung cepat terserap di wajah, tapi juga tidak membikin wajahku yang cenderung berminyak tampak greasy. Aku benci banget krim perawatan yang bikin wajah jadi keliatan greasy. Ya memang kulitnya cenderung berminyak ya, jadi enggak suka kalau kulit tambah parah berminyaknya. Krimnya ini baru aku pakai sekitar satu minggu ya gaes, jadi kayaknya masih terlalu dini untuk memberikan review hasil kulitnya bagaimana. Insya Allah nanti di update kembali di part II.


ERHA 2 Facial Wash for Oily Skin

Info di balik kemasan: Erha 2 Facial Wash membersihkan wajah dari kotoran dan sisa make-up tanpa membuat kulit kering. Dengan kombinasi AHA, DMAE, Nicotinamide, dan ekstrak Witch Hazel yang dapat membersihkan dan membantu membersihkan minyak berlebih di kulit wajah.

Juga ada info mengenai peringatan terbakar matahari: Produk ini mengandung Alpha Hydroxy Acid (AHA) yang dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari dan khususnya kemungkinan kulit terbakar. Gunakan tabir surya, pakaian yang melindungi dari sinar matahri dan batasi paparan sinar matahari selama dan seminggu sesudah menggunakan produk ini.



Aku seneng sih dia kasih tulisan peringatan tentang AHA itu. Jadi kan kita lebih aware kalau harus pakai sunblock dan membatasi diri kalau ada sinar matahari. Selama seminggu ini aku pakai sih belum pernah ya sampai kena sun-burned. Mungkin karena emang day cream-nya udah ada SPF 25 dan beberapa hari terakhir juga aku pakai sunblock dari Erha juga.


Facial Washnya ini berisi cairan bening dengan busa yang ringan, seperti di bawah ini.


Ringan banget ya busanya? Kalau dipakai di wajah, kulit enggak terasa kering, malah lumayan lembab. Jadi kalau dibasuh air, kayak ada semacam lapisan yang ga hilang-hilang begitu. Wanginya juga lembut dan ga bau chemical.


erhair HairGrow Shampoo dan erhair HairGrow Serum

Nah, aku penasaran banget sama shampoo dan serumnya ini. Karena ini pertama kalinya aku pakai yang namanya serum rambut. Kalau shampoo-nya aku udah pakai 3 kali selama seminggu ini. Kalau serumnya aku baru pakai sekali.




Shampoo erhair HairGrow ini busanya ringan banget. Shampoo-nya boleh digunakan untuk mencuci kedua kalinya untuk hasil yang lebih optimal. Entah karena shampoo ini atau bukan, memang aku perhatiin akhir-akhir ini rambut yang bertebaran di lantai enggak sebanyak sebelumnya. Tapi rambutku masih rontok. Jadi kita lihat saja nanti sekitar satu bulan ya. Aku juga mulai kombinasiin shampoo ini sama serumnya supaya efeknya lebih terasa.


erhair HairGrow Serum


Akhirnya aku mencoba juga serum rambut yang pemakaiannya untuk 7 hari ini. Ini kemasannya lucu banget. Serum rambutnya dikemas di botol kaca bening dan dikasih ujungnya buat aplikasiin ke rambut. Tiap botol kecil ini isinya 8ml dan dihabiskan setiap kali pakai. Serum ini juga tidak untuk dicuci lagi. Jadi memang dipakai saat rambut sudah setengah kering atau benar-benar kering.


Ini dia ujung aplikatornya untuk mengaplikasikan serum ke seluruh akar rambut,


Serum HairGrow ini ternyata konsistensinya mirip air. Rasanya dingin saat diaplikasikan ke seluruh kulit kepala. Karena seperti air, kepala juga terasanya segar dan rambut juga enggak terasa berminyak. Rambut juga cukup cepat terasa keringnya seperti habis keramas. Nah, tapi mungkin karena produknya serum, wanginya tercium chemical sih. Tapi saat rambut kering wangi chemical-nya hilang, cuma tertinggal aroma lembut aja.

Nah, itu dia pengalaman aku nyobain Erha untuk kulit dan erhair buat rambut. Nanti setelah sebulan pemakaian insya Allah aku update lagi hasilnya ya. Semoga berhasil ngatasin kulit kusam sama rambut rontok sekarang. Semoga bermanfaat ya, buat yang lagi cari referensi tentang perawatan. Kalau kamu, ada yang pernah nyobain produknya Erha juga nggak?



Oiya, buat yang pengen tahu lebih banyak mengenai produk-produk ERHA Dermatology, ERHA CLINIC, atau ERHA APOTHECARY, kamu bisa follow di instagramnya ya di @erha.dermatology Di sana ada banyak info mengenai kesehatan kulit dan rambut juga.





Wassalaamualaikum.

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...