Langsung ke konten utama

Play IQ: Lebih dari Main!

Assalaamualaikum,

Hari Sabtu tanggal 25 Oktober lalu, saya mendapat undangan workshop dari Fisher-Price di Toys City, Lotte Shopping Avenue. Lokasinya berada di store mainan, jadi saya pikir pasti si Bebe bakal anteng bereksplorasi. Kebetulan Mama saya juga lagi datang jenguk cucunya, jadi mereka kan bisa bonding juga sambil bermain.

Main bareng sama Enin sebelum acara dimulai.

Menurut saya, aktivitas bermain itu memang penting buat anak. Apalagi di masa Golden Age (1-5 tahun) yang cuma sebentar. Kadang suka kaget, kok anak kita udah bisa begini, bisa begitu. Kids really are fast learners! Makanya sejak mendapat undangan saya sudah excited. Karena pasti saya ga cuma dapat informasi produk deh, pasti ada ilmu yang bisa kita ambil sebagai orang tua. 




Benar saja. Hari itu temanya Play IQ, Lebih dari Main! Narasumber yang dihadirkan adalah Meiyin Leong (Head of Marketing Mattel South-East Asia), Vera Itabilianan Hadiwidjojo (Psikolog) dan Cathy Sharon (Brand Ambassador Fisher-Price). 

Meiyin Leong, Cathy Sharon, dan Vera.
Ternyata, aktivitas bermain itu jangan hanya dianggap sekedar main. Waktu bermain adalah saat bayi belajar mengenai dunia sekitar mereka dan mengembangkan keterampilan. Karenanya, saat bermain adalah saat tepat bagi para orang tua untuk membantu anak-anak belajar mengenai dunia sekitar serta mengembangkan bakat mereka. 


Kita pasti sudah tahu dong Fisher-Price sebagai salah satu merk mainan anak yang terpercaya. Kali ini Fisher-Price memperkenalkan "Play IQ, Lebih dari Main!" sebagai sarana untuk membantu para orang tua memahami perkembangan Fisik, Kognitif, dan Sosial-Emosional (FKS) anak-anak mereka. 

Seiring pertumbuhannya, anak akan menunjukkan kekuatan di tiga pilar perkembangan FKS. Melalui Play IQ, orang tua dapat mengetahui dan memonitor perkembangan anak-anak sehingga mereka bisa mengetahui potensi, mengetahui pencapaian, dan juga memberikan stimulasi yang tepat bagi anak-anak.




Dengan menggunakan Play IQ, memonitor perkembangan anak menjadi lebih mudah. Kita cukup membuka link: http://fisher-price.com/playiq dan menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait dengan si kecil.  Lalu dengan mudah kita bisa mengetahui potensi anak kita (dengan usia antara 0-24 bulan), pencapaian yang diraihnya, serta stimulasi bermain yang tepat untuk usianya. 

Untuk memudahkan orang tua dalam mengukur perkembangan dan potensi anak, Fisher-Price mengkategorikan 7 Persona Play IQ berdasarkan bakat anak dalam perkembangan Fisik, Kognitif dan Sosial-Emosionalnya.

7 Persona Play IQ di http://fisher-price.com/playiq.
Kalau melihat dari 7 persona ini, tampaknya Si Bebe termasuk The Crowd Favorite. Karena dia senang belajar sesuatu yang baru dan bercerita. Kalau di rumah anaknya senang menggerakkan botol-botol bedak, lotion dan lain-lain sambil bercerita seakan botol-botol itu hidup. Kalau lagi bantu (baca: gangguin) Mamanya di dapur juga selalu dilakukan sambil bercerita. 

Misalnya pas mau mulai masukkin bahan-bahan pancake dia pasti bilang,"Now let's get started!" Lalu dia pun meneruskan menyebut bahan-bahan sambil mengisi mangkuk plastik besar,"Put some flour.... some milk." Dll. Terus dia minta whisker dan bilang "Now, we're gonna whisk, whisk, whisk." Hehehe... seru deh ngajak anak bermain sambil beraktivitas bersama.

Berikut beberapa contoh cara mengajak anak-anak bermain sesuai usianya,



Oiya, menurut Mba Vera, menemani anak bermain dan mengarahkan mereka memang penting. Tapi kita juga harus memberi anak-anak "me time" juga, lho. Me time pada anak penting agar anak bisa belajar menghibur dirinya sendiri dan juga me-release imajinasinya. Tentu saja sambil diarahkan oleh orang tua ya.

Hm... senang deh jika bisa mengetahui potensi anak dengan baik dari sejak awal usia pertumbuhannya. Untuk membantu lebih jauh lagi, Fisher Price telah memvisualisasikan 87 jenis pencapaian dalam perkembangan anak usia 0-24 bulan. Ikon-ikon dan informasinya begitu mudah untuk diikuti dan dimengerti.



Setelah talkshow, kami juga diajak melakukan workshop bersama anak-anak. 

Workshop bersama Mba Vera (Psikolog dan para Mommy Bloggers).

Dengan dipandu oleh Mba Vera, kami jadi tahu bagaimana caranya mengajak bermain anak sesuai usianya  Misalnya saja bayi yang merangkak cocok memainkan Infant Puppy Crawl Along Ball. Saat anak belajar merangkak ia akan senang mengejar bola bergerak yang ada mainan anjing lucunya ini. Anjingnya bergoyang-goyang dan ada bunyi musik serta lagu-lagu.


Infant Puppy Crawl Along Ball.
Sumber: Fisher-Price.

Cathy Sharon dan Jacob, Brand Ambassador Fisher-Price.

Setelah workshop, para Mommy bloggers pun foto bersama bersama para pembicara.





Photo courtesy of Yeye.

Seusai acara kami mendapat goodie bag berisi boneka Tobi dan Storybook Rhymes. Ah, si Bebe langsung jingkrak-jingkrak deh. Malam itu tidur maunya sama Tobi dan Tobi diajakin bantu pencet-pencet storybook rhymes. Buku elektronik ini memang bisa menyanyikan nursery songs, menyebutkan warna serta angka-angka. 


"The environment must be rich in motives which lend interest to activity 
and invite  the child to conduct his own experiences."   
 - Maria Montessori.

Nah, ternyata bermainnya anak-anak itu ga sekedar main ya. Yuk ah mulai sekarang kita biasakan menstimulus anak-anak agar selain bermain mereka juga bisa bertambah pengetahuannya. Pilih mainan yang cocok dengan usia dan bakatnya agar beli mainan bermanfaat dan juga nggak mubazir dong *emak irit* ;).

Yang ingin tahu lebih banyak mengenai Play IQ dan mengecek perkembangananaknya, kalian bisa langsung cuss ke Website, Facebook, Instagram, dan Twitter-nya. Atau bisa juga dicari dengan tagar #PlayIQID. 

Sampai jumpa di posting berikutnya. Wassalaamualaikum :).

Komentar

Lidya Fitrian mengatakan…
meluncur ke webnya ah. pingin lihat tabelnya lebih jelas nih Mia
Dwi Puspita mengatakan…
wih,,yg beginian ini yang keren,,,enak ya bisa ketemu artis juga,,,#eh,,,tapi seru donk acaranya ya mbak,,,
dunia kecil indi mengatakan…
Seru dan bermanfaat sekali ya :)
Nathalia Diana Pitaloka mengatakan…
waa keren... tp utk anak sampai umur 2thn aja yah?
Fitri3boys mengatakan…
asik bgt acaranya ya..
Efi Fitriyyah mengatakan…
Eh kalau aku masuk tipe yang mana, ya? *dah lewat kali aaaah hahahaha* Seru ya, Mi. Ih jadi pengen punya anak deh ^_^
Mia Fauzia mengatakan…
Iya Mba Lidya, sekalian nyobain kuisnya ^^
Mia Fauzia mengatakan…
Hehehe.. iya Mba, seru dan dapat ilmu parenting juga :))
Mia Fauzia mengatakan…
Iya betul, Indii :))
Mia Fauzia mengatakan…
Iya Mba, sampai 2 tahun :)
Mia Fauzia mengatakan…
Iya Mba Fit, seruuu ^^
Mia Fauzia mengatakan…
Hahahaha... ihiww hayu atuh Teh Efi *ngomporin* ;)
Nathalia Diana Pitaloka mengatakan…
rekomendasiin ke adik & adik ipar ah...
Irma Senja mengatakan…
Kok liat postingan ini jd pengen punya baby lg ya *_*
Melly Feyadin mengatakan…
Wah, seru ya ikutan acara kayak gini klo udah punya anak ^^
Manfaatnya banyak bgt.
keluarga Qudsy mengatakan…
fisher price emang jempolan deh...
mainannya udah pasti jaminan mutu :)
Unknown mengatakan…
Waaa.... postingan yg bermanfaat.. And i love ur pink top!
Btw jangan lupa mampir ke blogku yaa www.dianaurora.blogspot.com :)

Postingan populer dari blog ini

Pilih-Pilih Gendongan (Review) : Geos, BabyK'Tan dan Hip Seat Carrier

Assalaamualaikum, Sesuai judulnya, kali ini saya mau bandingkan tiga gendongan yang saya miliki, yaitu Geos (Gendongan Kaos), BabyK'Tan, dan Hip Seat Carrier (merk Mooimom). Postingan ini saya tulis karena cukup banyak orang yang bertanya di DM instagram mengenai gendongan ini. Kenapa saya pilih gendongan ini, lalu enak yang mana dan lain-lain. Karena itu saya pikir saya akan tulis di blog saja, supaya jika ada yang bertanya lagi tinggal saya share saja postnya. Jadi tidak perlu menjelaskan berkali-kali. Geos (Gendongan Kaos) Geos adalah gendongan pertama yang saya beli bahkan sebelum melahirkan. Gendongan tipe ini relatively termasuk murah, harganya di kisaran Rp 90.000-150.000 tergantung merknya.  Geos pertama yang saya beli online di @malilkids ukuran S, dan ternyata pas sampe saya coba kekecilan. Mungkin sayanya juga kepedean kali ya liat chartnya pilih S. Geos kedua hadiah dari teman, merknya Mere et Moi. Saya suka bahannya, sayang kekecilan juga karena ukuran

Survey TK di Depok

Assalaamualaikum, Seperti yang pernah gue janjikan, gue mau share hasil survey TK di Depok.  Hari pertama gue survey barengan sama Bu Pipit  ke Sekolah Alam Indonesia (SAI) dan Al-Azhar, hari ke dua ke Global Islamic Labschool (G-labs) dan Aisyiah bareng sama Mba Widya, temen satu cluster. Survey kali ini diniatin banget, karena setelah trial di Gymboree  gue belum survey lagi ke sekolah lain. Gue juga minta maaf kali ini gue cuma foto pakai tablet, jadi mungkin hasil fotonya ga sebagus pakai DSLR. Soalnya kalau pas survey bawa kamera rasanya ribet sekali. Hehehe... Okay. Let's start. TK Sekolah Alam Indonesia (SAI) SAI Depok lokasinya di Jl. Raden Saleh, tepat di pintu gerbang Studio Alam TVRI. Lokasinya termasuk lumayan deketlah dari rumah, tapi memang akses jalan termasuk jalan yang nggak terlalu besar dan banyak sekolah swasta lain yang berlokasi di jalan ini.  Gue penasaran dengan konsep sekolah alam yang katanya bagus dan ga bosenin. Katanya anak-anak dib

Cerita Trimester Tiga: Pilih-Pilih Rumah Sakit (Biaya Melahirkan di Hermina Depok & Bunda Margonda)

Assalaamualaikum, Bulan ini usia kehamilan saya sudah memasuki 36 minggu. Tidak terasa ya, kata beberapa orang. Tapi buat saya mah kerasa banget xD. Hahahaha. Ada rasa lega ketika menginjak masa-masa akhir kehamilan. Rasa syukur ketika akhirnya trimester pertama dan kedua sudah terlewati. Kehamilan kedua ini memang istimewa. Sempet ngalamin yang namanya bedrest, bolak-balik cek ke dokter, dan rasa lelahnya luar biasa. Padahal jaman hamil pertama dulu mah saya masih pake sepatu tinggi sampai usia 6 bulan kehamilan. Sampai usia 9 bulan masih kuat jalan-jalan naik motor. Sekarang? Boro-boro xD. Jalan setengah jam aja udah engap. Apalagi masuk trimester 3 ini. Perut rasanya sering menekan dan engap. Walaupun ternyata memang ini salah satunya disebabkan oleh placenta previa dan beberapa kondisi medis yang baru ketahuan setelah saya cek fetomaternal (mengenai cek fetomaternal ini insya Allah akan saya bahas di post yang lain). Satu lagi yang saya alami di trimester ini, seperti keh