Inspirasi Hijab Outfit : A Pinky Hijab Day

Assalaamualaikum,

Hari Minggu, tanggal 1 Februari kemarin diperingati sebagai Hari Hijab Sedunia atau Worl Hijab Day. Sudah tahu belum mengenai cerita dibalik World Hijab Day?

World Hijab Day adalah sebuah gerakan yang dimulai oleh Nazma Khan, seorang warga New York, Amerika Serikat, pada 1 Februari 2013 lalu. Nazma yang berasal dari Bangladesh, pindah ke Bronx, New York, pada usia 11 tahun. Ia merasakan bagaimana dirinya dianggap berbeda karena memakai hijab. Apalagi semenjak terjadinya tragedi 9/11, Nazma kerap dipanggil Osama bin Laden atau teroris oleh teman-temannya. 

Ia merasakan bagaimana masyarakat barat kerap kali menganggap hijab sebagai simbol dari penindasan dan pemisahan terhadap kaum perempuan dalam Islam. Padahal banyak perempuan yang memang sudah mantap berhijab karena dorongan dari dalam dirinya sendiri.

Pengalaman berat tersebut mendorong aktivis sosial ini untuk membuat gerakan untuk mendorong terciptanya toleransi bagi perempuan yang berhijab. World Hijab Day mengajak perempuan yang belum berhijab maupun perempuan non-muslim untuk merasakan pengalaman berhijab selama satu hari. Dengan cara tersebut, mereka bisa merasakan bagaimana rasanya berhijab dan dianggap berbeda.

Gerakan  ini ternyata telah menarik para perempuan muslim dan non-muslim di lebih dari 140 negara di dunia. Dan lebih dari 91 orang telah dijadikan World Hijab Day Ambassadors di 33 negara. (Informasi ini didapat dari Website Resmi World Hijab Day. Yang ingin tahu lebih banyak, bisa langsung ke websitenya, worldhijabday.com.)

Kita yang tinggal di Indonesia patut bersyukur ya bisa menikmati memakai hijab dengan nyaman. Karena jika ditarik ke belakang, sempat ada aturan-aturan seperti foto di surat resmi keluaran pemerintah yang mengharuskan membuka jilbab dan lain-lain. Juga bukan rahasia lagi bahwa beberapa pekerjaan menginginkan perempuan tidak memakai jilbab. 

Alhamdulillah sekarang banyak bidang pekerjaan di negara kita yang memperbolehkan para perempuan untuk berhijab, meski tidak bisa dihindari jika sebagian masyarakat menilai hijab saat ini sebagai tren. 

Kalau buat saya, ambil positifnya saja. Tren berhijab membuat hijab menjadi populer di antara masyarakat. Yang masih ragu-ragu memakai jilbab karena masalah fashionnya yang begitu saja, sekarang jadi enggak perlu ragu. Pakaian muslim yang longgar-longgar, panjang-panjang, dengan berbagai modelnya bukan barang langka lagi. Saya ingat sekali, dulu jaman saya SD dan pergi sekolah agama di madrasah setiap sore, saya biasanya pakai baju seragam hitam putih. Tidak ada jilbab basic polos yang dijual di toko, Mama saya harus beli kain dan ke tukang jahit untuk dijahit jadi jilbab segiempat. 

Sekarang semua berbeda. Jilbab bisa kita temukan dengan mudah di pasar, mall dan online shop. Kita pun sudah sangat terbiasa dengan jilbab. Ada kebutuhan busana muslim yang bertumbuh, dan ini membangkitkan ekonomi Indonesia. Busana Muslim Made In Indonesia jadi terkenal di mana-mana. Para desainer busana muslim kita mulai menjangkau Pekan Fashion-Pekan Fashion ternama di dunia. Targetnya, Indonesia jadi kiblat fashion muslim dunia. Aamiin. 

Ngomong-ngomong mengenai World Hijab Day, kemarin saya bertemu beberapa teman Indonesia Hijab Blogger (IHB) di Kota Kasablanka. Tadinya saya, Ayu, Witha sama Yeye mau ikutan Sunday Dress Up, acaranya Indonesia Fashion Week di Car Free Day. Apalah daya acara yang digelar pukul 6 pagi itu ga bisa kami ikutin karena hujan lebat dari subuh. Tapi senang juga nih akhirnya ketemu sama mereka. 

Selain bertemu geng calhaj, saya juga bertemu Nia dan Listia. Hari itu kami kompakan pakai Pink. Hehehehe... ini dia foto-fotonya.


Pinky day with Calhaj.
(Photo courtesy of Witha)

Saya, Yeye, Listia, Witha, Nia, dan Ayu.
(Photo courtesy of Yeye)

With Witha.
(Photo courtesy of Witha)


Nge-pink juga sama si Bebe.

Selamat Hari Hijab Sedunia, Teman-Teman! ^^

Wassalaamualaikum.


Komentar

Pritasyalala mengatakan…
mbak keren banget deh gayamu...suka

semoga nanti kalo sudah ketemu ilhamnya bs sekeren gayamu mbak, yg tanpa menghilangkan kesan syari..amiiiin
RiskiRingan mengatakan…
Lihat foto yg terakhir, saya jadi kangen nih Mak, kangen celotehnya dia yg ngegemesin... :)
Sun sayang dari Tante.. :)
Uwien Budi mengatakan…
Kalau lihat wanita2 berhijab yang unyu-unyu ngegemesin kek di atas itu, rasanya pengen niru2 sedikit gayanya gitu. Tapi aku mah apa atuda, hihihi
Senengnya euy ketemu teman-teman.
HM Zwan mengatakan…
waalaikumsalam...aku baru tahu kemarin dari statusnya om nh hehe...ish,ini emak2 cantik2 bnagett^^
Yeye mengatakan…
Pinky Pink yg #CukupTau aja :p
Ayu mengatakan…
semoga hijab bukan hanya tren ya mbak... semoga bisa mengarahkan ke hal yg lebih baik :)
Jade Ayu mengatakan…
pinky kakak - kakak dan adik- adik.. hihi..
Desy Yusnita mengatakan…
wah, tadinya mau hadir diacarahijab day itu mi, apadaya belum jodoh
kepengen sekali-kali ngumpul dengan emak-emak eksist inih hehhe dah lama ga bersuoo
Roswitha Jassin mengatakan…
Wahahaha ngakak baca komennya yeye :)) , Alhamdulillah ya kita bisa bebas berhijab di indonesia,tp jd inget juga dulu pernah ditawarin kerja tapi kudu lepas jilbab, bah..langsung aja kubilang ga bisa Mba, gpp saya ga jadi masuk kantor anda hehehe
Lidya Fitrian mengatakan…
aku baru tau ada hari hijab
Iena mengatakan…
duhh mommy mommy kece semua nihh, hihihihi :D
Winda Krisnadefa mengatakan…
Aww...aku malah baru tau sejarahnya hijab day setelah baca ini, mia...
Tengkyuuu....btw itu mamak2 cantik2 semua ya... ^^
keluarga Qudsy mengatakan…
Kece2 bingit sih kakak.... :)
NiaNastiti mengatakan…
Ihiy ada akuh *ngaku baru sempet follow blog Mba Mia* :D
Jadi tau sejarah World Hijab Day nih Mba, thanks Mba Mia. Hayuu kita meet up lagi di lain kesempatan ;)
Beby mengatakan…
Aku baru tau tentang hari hijab itu, Mbaaaak.. Memang sedih banget ya kalok jadi minoritas. Apa-apa dikaitkan dengan hal yang buruk. Tapi syukurlah uda mulai banyak orang yang berubah pemikirannya :D

Postingan populer dari blog ini

Pilih-Pilih Gendongan (Review) : Geos, BabyK'Tan dan Hip Seat Carrier

Survey TK di Depok

Cerita Trimester Tiga: Pilih-Pilih Rumah Sakit (Biaya Melahirkan di Hermina Depok & Bunda Margonda)