Langsung ke konten utama

Make-Up Review: Seri Perawatan Gizi Super Cream

Assalaamualaikum,

Sekitar dua minggu lalu saya mendapatkan serangkaian produk Gizi Super Cream untuk direview. Saya senang juga bisa mendapatkan produk ini, karena jaman kuliah dulu, salah satu teman dekat saya pakai produk ini. Dulu masih kemasannya masih dalam jar, dan saya ingat sekali di iklannya dulu bahan efektifnya katanya dari buah bligo. 

Kata temen saya, dia biasa pakai krim itu sebelum tidur saat kulit wajahnya lagi dalam kondisi ga bagus. Saya sih dulu belum pernah coba juga, karena memang jaman kuliah itu saya enggak rajin merawat wajah.

Ternyata saya baru tahu, Gizi Super Cream ini sudah ada sejak tahun 1972. Artinya, usianya sudah 40 tahun. Dengan pengalaman selama itu, produk ini tetap mempertahankan bahan-bahan alami tradisionalnya namun menggabungkannya dengan teknologi mutakhir. 

Menurut informasi produknya, Gizi super cream masih mengandung 7 bahan alami tradisional (Seaweed, Aloe Vera, Lime, Papaya, Rice, Bligo, dan Soya Bean) namun sekarang diproduksi dengan teknologi Nano. Teknologi Nano memungkinkan produk ini terserap secara cepat ke dalam permukaan kulit. Dan yang paling penting, krim ini halal.


Rangkaian produk Gizi yang saya terima.

Daily Natural Lightening Foam



Kesan pertama saya saat menggunakan foam pencuci muka ini adalah lembut dan nyaman. Saat dipegang dan digosok dengan air, teksturnya agak sedikit creamy jadi terasa lembut saat diusap. Kulit wajah terasa kesat namun terasa lembut dan tidak kering.

Busanya tidak terlalu banyak dan teksturnya sedikit creamy.

Daily Nutrition Cream (With SPF 18)

Daily nutrition cream ini adalah krim harian untuk siang. Baunya cukup lembut, agak segar wangi jeruk. 



Tekstur krim di kulit.

Pertama saya pakai di kulit, saya merasa teksturnya agak sedikit berat. Mungkin pengaruh kulit saya juga yang termasuk berminyak. Tapi jika diusapkan terus sampai meresap, maka krimnya akan meresap setelah beberapa lama. Jadi untuk penggunaan di siang hari, saya pakainya enggak terlalu banyak karena wajah terasa agak greasy jika terlalu banyak. 


Daily Cream Nutrition ini harganya Rp 40.000.


Daily Nutrition Cream 



Sedikit berbeda dengan krim sebelumnya, krim ini tidak mengandung SPF. Aromanya seperti bau herbal namun tidak tajam. Masih acceptable-lah buat saya. 


Seperti krim dengan SPF, krim ini pun teksturnya sedikit berat. Namun jika diusap akan menyerap dengan sendirinya. 


Daily Nutrition Cream ini harganya Rp 34.960.

Overall, saya paling suka dengan pencuci mukanya. Teksturnya creamy, lembut namun kulit wajah tetap terasa bersih.


REVIEW
(+) Krim ini terbuat dari 7 bahan alami
(+) Halal
(+) Bahan herbal namun baunya acceptable. Bahkan yang mengandung SPF sedikit wangi citrus/jeruk.
(+) Produk asli Indonesia
(+) Harga cukup terjangkau

(-) Tekstur krimnya sedikit berat untuk kulit saya yang berminyak. Namun jika diusap beberapa lama, lama-lama akan terserap. 

So, that's my review for today. Thanks for reading this post, Guys! 
Wassalaamualaikum :).



Komentar

echaimutenan mengatakan…
suka sih gizi...tapi baunya yg kurang sreg
Roswitha Jassin mengatakan…
Aih makin kece dong ya kakak..pengen coba facewash nya..
Risalah Husna mengatakan…
suka facial washnya... foamnya lembut trus wanginya juga enak.
Leyla Hana mengatakan…
Dulu juga pernah pake ini. Udah lama gak pake, ternyata masih ada dan tambah banyak ya variannya.
Anonim mengatakan…
lebih enakan mana pake gizi apa wardah ya mba?? :)
Dwi Puspita mengatakan…
belum pernah nyoba produk ini mbak..kapan2 mau nyoba juga :)
Memez mengatakan…
Kemasannya baru ya? Konon yang gizi super cream itu andalan model2 kalau mau pemotretan atau fashion show. Karena teksturnya yang mengkilap bagus di kamera.
Unknown mengatakan…
boleh dicoba nih produknya :)
Lidya Fitrian mengatakan…
kalau dulu kayanya cuma ada krim gitu aja ya, ternyata sekarang banyak ya rangkaian produk perawatannya
rahmi mengatakan…
Jadi inget jaman dulu makenya gizi supercream, tapi sekarang kemasannya udah beda yaaa
lara mengatakan…
wah udah lama banget nggak nemu merk Gizi, kirain udah gak ada, ternyata sekarang variannya tambah banyak ya.
Jade Ayu mengatakan…
mamaku smp skrg msh pake gizi super cream... skrg byk ya produknya...
Nefertite mengatakan…
Ini produk lama, namun karena sudah teruji, maka sampai sekarang juga masih banyak yang menggunakan ya, termasuk akyuuu, hehehe

Postingan populer dari blog ini

Pilih-Pilih Gendongan (Review) : Geos, BabyK'Tan dan Hip Seat Carrier

Assalaamualaikum, Sesuai judulnya, kali ini saya mau bandingkan tiga gendongan yang saya miliki, yaitu Geos (Gendongan Kaos), BabyK'Tan, dan Hip Seat Carrier (merk Mooimom). Postingan ini saya tulis karena cukup banyak orang yang bertanya di DM instagram mengenai gendongan ini. Kenapa saya pilih gendongan ini, lalu enak yang mana dan lain-lain. Karena itu saya pikir saya akan tulis di blog saja, supaya jika ada yang bertanya lagi tinggal saya share saja postnya. Jadi tidak perlu menjelaskan berkali-kali. Geos (Gendongan Kaos) Geos adalah gendongan pertama yang saya beli bahkan sebelum melahirkan. Gendongan tipe ini relatively termasuk murah, harganya di kisaran Rp 90.000-150.000 tergantung merknya.  Geos pertama yang saya beli online di @malilkids ukuran S, dan ternyata pas sampe saya coba kekecilan. Mungkin sayanya juga kepedean kali ya liat chartnya pilih S. Geos kedua hadiah dari teman, merknya Mere et Moi. Saya suka bahannya, sayang kekecilan juga karena ukuran

Survey TK di Depok

Assalaamualaikum, Seperti yang pernah gue janjikan, gue mau share hasil survey TK di Depok.  Hari pertama gue survey barengan sama Bu Pipit  ke Sekolah Alam Indonesia (SAI) dan Al-Azhar, hari ke dua ke Global Islamic Labschool (G-labs) dan Aisyiah bareng sama Mba Widya, temen satu cluster. Survey kali ini diniatin banget, karena setelah trial di Gymboree  gue belum survey lagi ke sekolah lain. Gue juga minta maaf kali ini gue cuma foto pakai tablet, jadi mungkin hasil fotonya ga sebagus pakai DSLR. Soalnya kalau pas survey bawa kamera rasanya ribet sekali. Hehehe... Okay. Let's start. TK Sekolah Alam Indonesia (SAI) SAI Depok lokasinya di Jl. Raden Saleh, tepat di pintu gerbang Studio Alam TVRI. Lokasinya termasuk lumayan deketlah dari rumah, tapi memang akses jalan termasuk jalan yang nggak terlalu besar dan banyak sekolah swasta lain yang berlokasi di jalan ini.  Gue penasaran dengan konsep sekolah alam yang katanya bagus dan ga bosenin. Katanya anak-anak dib

Cerita Trimester Tiga: Pilih-Pilih Rumah Sakit (Biaya Melahirkan di Hermina Depok & Bunda Margonda)

Assalaamualaikum, Bulan ini usia kehamilan saya sudah memasuki 36 minggu. Tidak terasa ya, kata beberapa orang. Tapi buat saya mah kerasa banget xD. Hahahaha. Ada rasa lega ketika menginjak masa-masa akhir kehamilan. Rasa syukur ketika akhirnya trimester pertama dan kedua sudah terlewati. Kehamilan kedua ini memang istimewa. Sempet ngalamin yang namanya bedrest, bolak-balik cek ke dokter, dan rasa lelahnya luar biasa. Padahal jaman hamil pertama dulu mah saya masih pake sepatu tinggi sampai usia 6 bulan kehamilan. Sampai usia 9 bulan masih kuat jalan-jalan naik motor. Sekarang? Boro-boro xD. Jalan setengah jam aja udah engap. Apalagi masuk trimester 3 ini. Perut rasanya sering menekan dan engap. Walaupun ternyata memang ini salah satunya disebabkan oleh placenta previa dan beberapa kondisi medis yang baru ketahuan setelah saya cek fetomaternal (mengenai cek fetomaternal ini insya Allah akan saya bahas di post yang lain). Satu lagi yang saya alami di trimester ini, seperti keh