Langsung ke konten utama

L'OREAL Infallible Stay Fresh Foundation 24H Foundation Review




Assalamualaikum,
Halo! Apa kabar? Udah dari 2 bulan lalu pengen review foundation yang masuk ke Indonesia beberapa waktu lalu ini. Tapi baru kesampean sekarang. As I told you on my last post, di trimester pertama kehamilan ini  saya males banget dandan. Pagi-pagi udah kena morning sickness sih xD.
Tapi akhir-akhir ini kalau lagi ada acara ya agak dipaksain dandan biar wajah agak cerah sedikit ga pusing melulu. Wkwkwkwk.

Anyway, saya sebenernya memang peasaran banget sama foundation ini. Liat review infallable yang di tube dari tahun lalu katanya bagus, tapi yang masuk ke store di Indonesia ternyata kemasannya pump begini.




Cakep ya kemasannya. Biasa liat foundation lain botolnya silinder, yang ini kayak kotak dari botol kaca jadi kayaknya cakep aja liatnya. Pumpnya juga ada tutupnya lagi jadi tampak lebih higienis.



Si infallable ini sering banget muncul di iklan di instagram kalau saya pas lagi buka feed. Jadinya penasaran dan pengen nyobain. Walaupun kemarenan ada promo diskon di sociolla, saya nggak terlalu comfortable beli foundation secara online. Soalnya saya takut ga pas warnanya di muka. Udah gitu foundation drugstore punya kecenderungan oxidized di wajah saya, kondisi di mana warna foundation  berubah menjadi lebih gelap atau lebih oranye saat bersentuhan dengan oksigen. Apalagi saya punya wajah yang cenderung oily, jadinya kondisi ini bikin saya ngerasa wajah keliatan 'demek' dan enggak sesegar saat foundation pertama kali di apply.

Nah, karena pertimbangan itu, akhirnya saya memutuskan untuk memilih foundation L'oreal infallable yang warna shade-nya sekitar satu atau dua tingkat lebih terang daripada wajah saya, yaitu nomor 125, Natural Rose.



Tekstur foundation-nya cair, tapi termasuk cepat sekali nge-set di wajah. 



Ini wajah saya saat barefaced, tapi sudah pakai pelembab.



Ini aplikasi setelah 1 layer foundation menggunakan spons.



Ini aplikasi 2 layer foundation.


Foundation ini hasilnya cukup matte. Jadi buat kulit saya yang berminyak termasuk cocok. Foundationnya cukup tahan lama. Saya pakai 4-5 jam masih stay, tapi di kulit saya yang memang gampang berminyak ini ga sampe dua jam juga wajah uda keliatan mengkilap di daerah hidung. Tapi foundationnya sendiri tahan lama dan wajah masih keliatan 'on'.

Coveragenya oke buat saya, medium to full coverage. Kalau butuh coverage lebih banyak bisa saya build up.



Foundation ini ternyata memang oxidized. Jadi setelah satu atau dua jam warnanya akan berubah menjadi lebih gelap sekitar 1-2 tingkat. Jadi kalau berniat membeli saya sarankan sih beli foundationnya yang lebih terang sekitar 1-2 tingkat lebih terang. Saya sendiri beli 1-2 tingkat shade yang lebih terang, jadi warnanya ga terlalu masalah di kulit saya.

Overall, foundation ini oke dan tahan lama. Saya masih pakai foundationnya sampai sekarang. Saya suka efeknya yang matte. Karena saya ga pernah pakai dalam waktu yang sangat panjang, jadi saya ga bisa buktikan ketahanannya sampai 24 jam seperti claim-nya. Tapi untuk 4-5 jam sih masih oke.

Coverage      : Medium to Full coverage
Oxidized      :  Yes
Finish           : Matte
Harga           : Rp 199.000 (beli di Centro)
Nilai              : 3.5 dari 5 
Repurchase : Maybe

Wassalaamualaikum.


Komentar

Lia Harahap mengatakan…
Warnanya pas kok, Mbak. Jadi glowing mommy nih :D
Tian Lustiana mengatakan…
Wah lagi hamil lagi? selamat yaaa. ih jadi gagal fokus saya.
labollatorium mengatakan…
Wogh, ini hasil tampilannya matte ya? Oke sip deh kalo gitu mau coba testernya dulu ntar kalo ke Centro.. Makasih infonya Mbak.. :)
Indah Nuria Savitri mengatakan…
it matches your shade, ya Mia..cakeep..

Postingan populer dari blog ini

Pilih-Pilih Gendongan (Review) : Geos, BabyK'Tan dan Hip Seat Carrier

Assalaamualaikum, Sesuai judulnya, kali ini saya mau bandingkan tiga gendongan yang saya miliki, yaitu Geos (Gendongan Kaos), BabyK'Tan, dan Hip Seat Carrier (merk Mooimom). Postingan ini saya tulis karena cukup banyak orang yang bertanya di DM instagram mengenai gendongan ini. Kenapa saya pilih gendongan ini, lalu enak yang mana dan lain-lain. Karena itu saya pikir saya akan tulis di blog saja, supaya jika ada yang bertanya lagi tinggal saya share saja postnya. Jadi tidak perlu menjelaskan berkali-kali. Geos (Gendongan Kaos) Geos adalah gendongan pertama yang saya beli bahkan sebelum melahirkan. Gendongan tipe ini relatively termasuk murah, harganya di kisaran Rp 90.000-150.000 tergantung merknya.  Geos pertama yang saya beli online di @malilkids ukuran S, dan ternyata pas sampe saya coba kekecilan. Mungkin sayanya juga kepedean kali ya liat chartnya pilih S. Geos kedua hadiah dari teman, merknya Mere et Moi. Saya suka bahannya, sayang kekecilan juga karena ukuran

Survey TK di Depok

Assalaamualaikum, Seperti yang pernah gue janjikan, gue mau share hasil survey TK di Depok.  Hari pertama gue survey barengan sama Bu Pipit  ke Sekolah Alam Indonesia (SAI) dan Al-Azhar, hari ke dua ke Global Islamic Labschool (G-labs) dan Aisyiah bareng sama Mba Widya, temen satu cluster. Survey kali ini diniatin banget, karena setelah trial di Gymboree  gue belum survey lagi ke sekolah lain. Gue juga minta maaf kali ini gue cuma foto pakai tablet, jadi mungkin hasil fotonya ga sebagus pakai DSLR. Soalnya kalau pas survey bawa kamera rasanya ribet sekali. Hehehe... Okay. Let's start. TK Sekolah Alam Indonesia (SAI) SAI Depok lokasinya di Jl. Raden Saleh, tepat di pintu gerbang Studio Alam TVRI. Lokasinya termasuk lumayan deketlah dari rumah, tapi memang akses jalan termasuk jalan yang nggak terlalu besar dan banyak sekolah swasta lain yang berlokasi di jalan ini.  Gue penasaran dengan konsep sekolah alam yang katanya bagus dan ga bosenin. Katanya anak-anak dib

Cerita Trimester Tiga: Pilih-Pilih Rumah Sakit (Biaya Melahirkan di Hermina Depok & Bunda Margonda)

Assalaamualaikum, Bulan ini usia kehamilan saya sudah memasuki 36 minggu. Tidak terasa ya, kata beberapa orang. Tapi buat saya mah kerasa banget xD. Hahahaha. Ada rasa lega ketika menginjak masa-masa akhir kehamilan. Rasa syukur ketika akhirnya trimester pertama dan kedua sudah terlewati. Kehamilan kedua ini memang istimewa. Sempet ngalamin yang namanya bedrest, bolak-balik cek ke dokter, dan rasa lelahnya luar biasa. Padahal jaman hamil pertama dulu mah saya masih pake sepatu tinggi sampai usia 6 bulan kehamilan. Sampai usia 9 bulan masih kuat jalan-jalan naik motor. Sekarang? Boro-boro xD. Jalan setengah jam aja udah engap. Apalagi masuk trimester 3 ini. Perut rasanya sering menekan dan engap. Walaupun ternyata memang ini salah satunya disebabkan oleh placenta previa dan beberapa kondisi medis yang baru ketahuan setelah saya cek fetomaternal (mengenai cek fetomaternal ini insya Allah akan saya bahas di post yang lain). Satu lagi yang saya alami di trimester ini, seperti keh