Wednesday, 26 June 2019

Tips Packing untuk Traveling bersama Bayi



Assalaamualaikum,

Walaupun sedikit telat, nggak apa-apa ya. Selamat Idul fitri, Teman-Teman! Alhamdulillah masih diberi kesehatan untuk berpuasa dan lebaran bersama keluarga. Selain itu, juga bersyukur sekali bisa menghabiskan waktu liburan, lepas dari tugas-tugas sekolah dan pekerjaan untuk beberapa waktu.

Ngomong-ngomong soal mudik, saya jadi ingat drama mudik kemarin. Ceritanya, kami berencana mudik hari Sabtu dini hari. Tapi packing untuk liburan 8 hari, baju Hubby, baju saya, baju Kakak Aira, dan baju Adek Alia itu ternyata bikin kewalahan. Padahal dulu waktu masih anak 1, saya biasa packing sendiri. Koper dimuat di bagasi, dan saya nyetir sendiri ke kantor suami untuk jemput lalu langsung cuss mudik. 

Sekarang nambah 1 anak lagi ternyata urusan packing jadi bikin kewalahan, takut ada baju atau peralatan yang ketinggalan. Apalagi peralatan buat si bayi yang udah segambreng sendiri. Belum lagi si kakak yang harus bawa satu tas mainan biar liburannya nggak bosan dan nggak nyentuh gadget. Packingnya pun digangguin terus sama si bayik. Akhirnya yang harusnya pergi Sabtu dini hari, jadinya mundur jadi Minggu subuh. Hahaha.



Mengingat pengalaman liburan kemarin, saya jadi pengen share beberapa tips packing untuk traveling bersama bayi. Apalagi setelah ambil raport, anak-anak udah mulai liburan lagi kan? 

Dulu saya penganut packing light, alias kalo traveling bener-bener pengen bawa bawaan yang ringan. Tapi sejak punya anak-anak saya nggak bisa bener-bener light. Tapi masih bisa diakali kok.

1. Tentukan jumlah koper atau tas.
Untuk mudik selama 8 hari, saya menentukan 1 koper kabin, 1 koper sedang, dan 1 travel bag baby. Segitu harus cukup. Entah pilih baju yang lebih tipis, dikurangi, atau gimana. Ya harus cukup. Ini tentu kembali ke masing-masing keluarga ya, tapi harus ditentukan di awal supaya bawaannya enggak overload.

2. Baju bayi 
Untuk perjalanan 1-2 hari, biasanya baju bayi saya pack bersamaan di 1 koper bersama baju lainnya. Tapi kalau lebih lama, baju dan perlengkapan bayi saya masukkan di travel bag  baby ukuran sedang dan bisa masuk kabin. Pengaturan ini memudahkan terutama jika perlu mengganti baju bayi di perjalanan karena kegerahan atau muntah. Jadi nggak perlu buka-tutup koper. Di situ juga sudah masuk popok, handuk, dan peralatan mandinya. Jadi pas sampai hotel, kita bisa langsung mandiin bayi tanpa harus gelar koper lagi.




3. Jumlah Baju Bayi
Ini yang paling bikin bingung Ibu-Ibu kayaknya. Akhirnya karena takut kurang semuanya dibawa. Wkwkwk. Awalnya saya pun begitu, tapi lama-lama jadinya beban juga kalau semua dibawa. Akhirnya saya bikin pengaturan, untuk 1 hari ada baju pagi dan baju sore. 

Baju pagi, biasanya baju yang lebih bagus. Sementara baju sore biasanya baju yang lebih nyaman. Baju sore ini adalah baju yang nyaman dipakai tidur, tapi juga kalau dipakai jalan keluar nggak kayak baju tidur banget. Baju tidur saya cuma bawa 2/3 pasang aja sebagai cadangan. 

Kalau sekiranya di tempat yang dituju ada air, misalnya di hotel atau di rumah orang tua, tidak perlu bawa baju untuk semua hari karena kita selalu bisa mencuci. Baju bayi kan kecil jadi biasanya mudah kering. 

Popok juga tidak perlu mempersiapkan terlalu banyak, karena kita selalu bisa membelinya di minimarket tempat tujuan. 

4. Pilih toiletries baby yang travel friendly
Salah satu hal yang cukup merepotkan saat traveling bersama bayi adalah peralatan mandinya. Pilihlah sabun yang bentuknya liquid daripada yang padat (bar) agar bisa dibuka tutup. Dan pilih sabun yang sudah 2 in 1 dengan shampo. Jadi kita tidak perlu bawa shampoo lagi.

Akhir-akhir ini saya nemuin Travel Kit dari Sleek Baby. Ini toiletries baby yang dikemas khusus supaya praktis dibawa travelling.


Ada Antibacterial 2 in 1 Hair & Body Liquid Soap. Sabun sekaligus shampoonya sudah diformulasikan khusus dengan jojoba, green tea, dan natural antibacterial. Telah teruji secara dermatologis, hypoallegenic, lembut di mata, dan pH nya 5.5.

Baby Laundry Travel Wash. Ini yang paling unik sih. Ini tuh deterjen konsentrat yang bentuknya seperti gel tapi dikemas dalam bentuk tube. Bahan-bahannya aman untuk bayi. Karena bentuknya gel, jadi bisa dipakai langsung dikucek di baju, atau juga bisa direndam dulu. Praktis banget, kalau di hotel tinggal kucek atau rendam aja washtafel. Dengan begitu baju bayi bisa dicuci.

Bottle, Nipple & Accessories Cleanser. Ini adalah pembersih khusus alat makan bayi seperti botol susu dan tempat makannya. Formulanya Food Grade, Natural Antibacterial, Anti-Irritation, dan bebas Paraben. Jadi aman banget buat bayi yang menggunakan botol susu atau bawa peralatan MPASI.

Antibacterial Diaper Cream. Diaper cream dengan natural-anti irritant, moisturizer dan antibacterial. Sudah teruji secara dematologis, hypoallergenic, dan pH 5.5. Ini krim penting sih buat traveling lama. Karena biasanya kalau travelling dalam waktu lama bayi cenderung merah-merah kulitnya karena kegerahan atau perubahan suhu.









Oia, Travel Kit dari Sleek Baby ini bisa didapatkan di Kino Official Store di LAZADA .   Terakhir aku cek juga ada diskon untuk produk ini dan reviewnya juga bagus-bagus. Btw, ini ada bonus pouch cantik juga, jadi bisa kita pilih untuk bawa semua, atau beberapa aja tergantung lama perjalanannya.

Untuk info lebih lanjut, Teman-Teman juga bisa follow Sleek Baby di Facebook atau Instagram ya.



Itu tips ala-ala dari aku buat packing traveling bersama bayi. Kalau kamu, biasanya apa yang bisa dilakukan supaya enggak ribet? Share yuk, di kolom komentar di bawah.

Selamat liburan lagi ya, Teman-Teman! Wassalaamualaikum. 



#SleekBaby #1000HariPerlindungan #PerlengkapanBayi #ProdukBayi #BayiBaruLahir #Liburan #Mamapedia #MAMblogger  

You Might Also Like

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...